TETANGGA KU OM MAFIA TAMPAN

TETANGGA KU OM MAFIA TAMPAN
TIGA HARI TERKURUNG DI RUMAH MEWAH


__ADS_3


Kini Kalisa terkurung di rumah mewah Smith, yang tertutup rapat oleh tembok tinggi, yang mustahil bisa di lewati dengan mudah.


Walau kehidupan Kalisa sudah hancur, namun Saat Smith tidak berada di dekatnya. dia selalu berusaha mencari jalan keluar dari rumah itu kadang mengelilingi rumah besar itu, untuk mencari celah menelpon Maminya.


Kalisa menjadi orang Yang pendiam, Saat Smith di dekatnya, dan juga tidak bernah berniat untuk berbicara kepada siapa pun di rumah itu.


Kalau dia merasa lapar, dia akan makan dan mengambil sendiri.


Kini sudah Tiga hari dia berada di sana, menunggu pertolongan datang. Kini Kalisa merasa, dia perlu membersikan tubuhnya, dari sentuhan-tentuhan Smith yang setiap hari dan malam memasukinya.


"Ya tuhan, tolong berikan jalan untuk keluar dari sini, aku tidak ingin terkurung bersama Pria itu" ucap Dalam hati Kalisa.


"Kalisa memasuki kamar Mandi, Saat tau Smith sudah hampir Setengah hari sejak pagi, belum kembali. dan Kalisa ingin membersikan tubuhnya, bekas sentuhan Smith.


Kalisa sangat yakin dia akan Ha..mi..l. Karena Smith tidak pernah memakai pengaman sa'at penyatuan mereka. dan tidak pernah memberikan Kalisa obat, Karena Smith benar-benar ingin, menciptakan Smith junior di dalam ra..hi..m Kalisa.


Kalisa menghidup kan air hangat dan mulai mengosokkan tubuhnya cukup kuat. Kalisa merasa ji..jik terhadap tubuhnya, yang kapan pun Smith bisa menyentuh dengan Gratis.


"Mami, tolong Kalisa, Kalisa mau pulang..!!" gumam Kalisa sambil mengguyur tubuhnya dengan air hangat.


Mungkin untuk orang yang putus asa, akan mengakhiri hidupnya, tapi tidak dengan Kalisa, dia tidak pernah ingin mengakhiri hidupnya, hidupnya masih sangat berarti, dia sangat sayang kepada maminya.


Maminya akan sedih saat kehilangan dirinya. itu harapan Besar Kalisa.


Kalau dia bisa keluar dari sana, dia akan pergi sejauh mungkin agar tidak bisa di temukan oleh Smith, walau pun dia harus hamil, dia akan membesar kan anaknya sendiri, keluarganya tidak kekurangan Harta, dia akan tenang membesar kan anaknya nanti.


Hampir satu jam Kalisa di kamar mandi, sambil merenung dan berpikir mencari celah untuk keluar, Kalisa cukup yakin dia bisa kabur, walau pun belum bisa di pastikan kapan waktu itu datang.


"Kreeeitt..." Tiba-tiba pintu kamar Mandi terbuka, dan itu sudah di Pastikan adalah Smith. yang sudah polos memasuki kamar mandi.


Menyadari itu, membuat Kalisa langsung ingin keluar dari kamar mandi itu, tanpa berniat menatap tubuh Amith yang polos dan mengiur kan.

__ADS_1


Melihat sikap Kalisa yang ingin menghindarinya. Smith tidak akan membiar kan Kalisa keluar dari sana.


"Haap" Smith menarik tangan Kalisa dan membalik kan tubuh Kalisa menghadapnya. menarik pinggang Kalisa, agar menempel kepada tubuhnya.


Menarik pelan dagu Kalisa dan langsung melahap bibir indah Kalisa dan me***** nya. lalu mendorong pelan Kalisa ke tembok, dan langsung mengakat satu kaki Kalisa, benda Kramat Smith, mulai memasuki Kalisa. dengan penuh Ga****.


Sunggu Kalisa di buat seperti budak S*** oleh Smith, tapi dia heran, kenapa Tubuhnya, tidak bisa menolak sikap Smith terhadapnya.


Smith mulai mendorong pinggulnya dan memaju mundurnya secara pelan.


Saat Kalisa sudah cukupT******* baru lah Smith mempercepat pinggul untuk m**** lebih dalam ke sarang Benda kramat miliknya.


Dan kembali membungkam b**** Kalisa dan memasuki lidahnya. ******* Kalisa tertahan akan ciuman Smith.


Smith sudah mengubah beberapa Gaya, terhadap tubuh sintal Kalisa, yang sudah menjadi candunya. sehari saja dia tidak menyentuh Kalisa, kepalanya akan pusing, Karena selalu memikir kan, bagaimana reaksi Kalisa saat penyatuan nikmat mereka.


Dan sikap Kalisa yang selalu kalah di bawah tubuh kekar Smith


"Kalisa, mari menikah, aku benar-benar tidak bisa lagi berpisah dengan mu, dan juga tubuh indah mu" ucap Smith memompa lebih cepat, saat lahar panas itu terasa sudah ingin keluar.


"Aggghh.. Aggghh..." desah Kalisa


"Agggghhhhhhh" Desah Panjang Smith, saat lahar panas sudah memasuki Tubuh Kalisa. dengan sempurnah.


Kalisa sudah lemas dan Smith memeluknya, agar Kalisa tidak terjatuh kelantai kamar mandi itu. lalu membersikan tubuh mereka. lalu mengendong Kalisa yang sudah cukup kedinginan.


Smith memang tiap hari memasuki Kalisa, namun Sejak awal penyatuan mereka, Kalisa tidak pernah menatap dan berbicara padanya.


Tapi Smith tetap akan memasuki Kalisa, walau Kalisa tidak perduli padanya.


Smith menggantikan pakaian Kalisa dan juga pakiannya, lalu membaring kan Kalisa di ranjang,


"Akan ku ambilkan sarapan," ucap Smith keluar dari kamar.

__ADS_1


Kalisa yang tadi nya lemas di tempat tidur, sedikit menoleh kan kepala ke arah meja di dekat ranjang tidur.


Kalisa melihat Hape Smith tertinggal di sana.


Kalisa meraba ada sedikit harapan, dan langsung mengambil Hape tersebut.


Namun tidak sebesar harapan Kalisa. Hape itu mempunyai sandi.


"Tuhan, tolong beri aku jalan, ku mohon, aku tidak mau disini lagi" gumam Kalisa sambil meletak kan kembali Hape itu dan mulai menetes kan air matanya.


"Kriieett" pintu kamar terbuka, menampak kan Smith membawah nampan yang berisikan Makanan untuk Kalisa.


Mendengar suara pintu, Kalisa lansung menghapus air matanya.


"Ayooo... duduk dulu, makan, agar tubuh mu tidak terlalu lemah," ucap Smith, membantu Kalisa bangun, namun Kalisa tidak peduli dan menepis tangan Smith yang ingin menyentuhnya lalu membalik kan tubuhnya membelakangi Smith.


"Kalau kamu tidak ingin Makan, aku kan memasuki mu lagi sampai malam" ucap Smith, membuat Kalisa langsung duduk dan mengambil makanan itu, lalu memakannya dengan cepat.


Kalisa Kembali berbaring dan menutup tubuhnya dengan Selimut.


Melihat itu, Smith tersenyum, lalu ikut berbaring di samping Kalisa, ikut masuk ke dalam selimut dan memeluk Kalisa.


Meraskan pelukan itu, Kalisa berusaha menyingkir kan tangan Smith, membuat Smith semakin mengeratkan pelukan di perut Kalisa.


"Aku ingin segera melihat baby kita. kenapa sangat lam tumbuhnya" Bisik Smith di telinga Kalisa. membuat Kalisa menjauh kan kepalanya dari Smith.


Ntah, Smith selalu ingin menepel di Tubuh sintal Kalisa, saat ini pun Smith selalu berusaha mengesek-gesek bagian tubuh Bawahnya. yang dapat Kalisa rasakan, bahwa benda itu sudah hidup kembali.


"Kenapa tubuh mu selalau, menjadi candu, Aku tidak pernah mau menyentuh wanita lain, selain Kamu, ucap Smith, yang membuka lebar selimut mereka, lalu Smith tanpa berpikir melentang kan tubuh Kalisa, Smith pun di atas Kalisa.


menyentuh pipi cuby dan cantik Kalisa.


"Sihir apa yang kamu berikan kepada ku bocah??, Aku bahkan berniat untuk menikahi mu, Tapi kenapa kamu tidak berniat menjawab ku" ucap Smith memegang dagu Kalisa, agar menatapnya.

__ADS_1


"Ntah lah, ini Sekedar Obsesi, atau hati ku memang sudah tertarik pada mu." ucap Smith kembali, yang beberapa hari ini selalu berbicara sendiri pada Kalisa. seperti orang Gila saja.


__ADS_2