TETANGGA KU OM MAFIA TAMPAN

TETANGGA KU OM MAFIA TAMPAN
BERTEMU


__ADS_3


"Kreeeeek" Suara pintu terbukak pelan, menanda kan ada seseorang yang masuk ke dalam kamar remang-remang milik Kalisa. karena waktu sudah menunjuk kan jam Satu malam.


Kalisa masih bermanja dengan tidur lelap dengan posisi terlentang, dan beberapa bagian tubuhnya, di ganjal oleh beberapa buah bantal, Agar Kalisa nyaman, Karena Kondisinya sekarang, membuat Kalisa agak sulit mencari posisi tidur yang nyaman.


Perlahan, Seseorang itu menutup rapat pintu lalu mendekat ke ranjang Luas Kalisa.


*DUA BELAS JAM SEBELUMNYA*


"Tante" Panggil suara berat, yang menghampiri mami Kalisa dari balik tubuhnya.


Mami Kalisa cukup kaget, dengan suara itu.


Mami Kalisa menoleh pelan ke arah suara sang pria yang memanggilnya dan mamasang raut wajah yang cukup dingin.


"Tante, aku Smith tetangga lama tante," ucap Smith semakin mendekat dan mengulur kan tangannya. dan itu di sambut oleh mami Kalisa, walau ekpresi wajah masih sama.


"Tante, aku sangat ingin bertemu Kalisa dan anak ku, tolong beri aku kesempatan untuk melihat mereka" ucap Smith, langsung ke intinya.


Mendengar ucapan Smith, membuat mami Kalisa mengeluar kan suara emas nya.


"Mungkin dia masih sedikit trauma melihat mu, Tapi aku juga yakin dia ingin bertemu dengan mu, Kamu datang saja ke rumah saat dia sudah tidur, dan sekalian kamu mejaganya, aku beri kamu kepercayaan satu kali ini, dan jangan permain kan Kalisa lagi, Kalau tidak, sampai mati pun...!!!!, kamu tidak akan melihat Kalisa dan cucu-cucu ku" jawab mami Kalisa yang menjawab dengan tegas dan langsung inti pembicaraan, tanpa bertele-tele,


Mami Kalisa berbalik dan masuk ke mobil miliknya, dan bersiap untuk melakukan bisbis beberapa hari, memberi Smith kesempatan dan untuk memberi sedikit kebahagian kepada Kalisa, yang beberapa Malam sering mengigau menyebut nama ayah dari anak-anaknya itu.


Smith tersenyum lebar, hal itu menandakan tentang betapa bahagianya dia.


Smith bahkan tidak sabar untuk menanti malam, Sampai-sampai Smith menyewa sebuah tempat di dekat rumah mewah milik Kalisa.


Kini malam yang di nanti pun tiba, Kalisa mulai menampakkan kantuk yang mulai menyerangnya. mungkin efek ibu hamil, lebih cepat lelah, walau tidak beraktifitas berat.


Kalisa membaringkan tubuh semok dengan perut buncitnya. di ranjang luas nan empuk itu.


Kalisa menyusun beberapa bantal untuk membantu, agar dia lebih nyaman untuk tidur.


Walau kadang, dia juga sering terbangun di tengah malam, Karena sering pi..pis dan bolak balik kamar mandi, dan juga sang baby kembar sangat aktif di dalam perut Kalisa.


JAM SATU MALAM

__ADS_1


Smith mendekati ranjang luas Kalisa dan duduk pelan di sana, Smith langsung fokus dengan perut buncit Kalisa, yang hanya tertutup dengan baju tidur longgar, agar lebih nyaman untuk sang baby dan ibunya.


Perlahan Smith mengangkat tangannya, bermaksud untuk menyentuh perut Kalisa, tidak terasa, setetes air mata menetes di wajah tampan seorang Smith dengan senyum yang juga terlihat di wajahnya.


Dengan buru-buru Smith mengusap air mata itu. dan bergumam sangat pelan.


"Sayang, Ayah datang, melihat Kalian, Apa Kalian merindukan Ayah.??"


Niat ingin menyentuh perut Kalisa, namun di urungnya, Karena melihat, begitu nyenyak Kalisa tertidur.


"Smittth..." ucap Kalisa pelan, dan hal itu cukup mengaget kan seorang Smith.


Smith menoleh ke arah Kalisa secara perlahan, Namun saat menoleh, membuat Smith merubah kembali ekspresi muka Kagetnya. dan menghembus kan napas kasar.


Tapi juga senyum mengembang kembali di wajah tampan seorang Smith


"Ternyata kamu juga merindukan ku" gumam Smith, Karena panggilan dari Kalisa, bukan saat sadar, Melain kan Kalisa menyebut nama Smith Saat Kalisa tertidur.


Ternyata Kalisa begitu merindukan nya.


Smith mendekat ke arah Kalisa, mencium kening Kalisa dengan pelan, namun Hal itu membuat Kalisa cukup terganggu, dan sedikit mengeliat kan tubuhnya.


Lalu perlahan mengangkat tangannya dan menatap perut Kalisa.


Cukup lama menatap perut buncit Kalisa, sampai-sampai Smith tidak menyadari, Kalau Kalisa mulai menggerak kan tubuhnya dan membuka pelan mata indahnya.


Seperti mimpi, Kalisa nampak cukup Jelas, melihat Pria yang selama ini ,cukup ingin dia lihat, sekarang berada di dekatnya dan memandang ke arah perutnya.


"Smith..???!" ucap Pelan Kalisa, Namun Smith tidak merasa kaget seperti awal.


Karena Smith merasa, Kalisa masih mengigau dan menyebut kembali namanya.


"Apa sebegitu rindunya kamu, sampai kamu selalu menyebut nama k..u..??" ucap Smith sambil menoleh ke arah wajah Kalisa. dan kali ini, membuat Smith beneran Kaget dan hampir terjungkal dari ranjang Luas Kalisa.


Untung saja Smith masih bisa menyeimbang kan tubuhnya, hingga Smith langsung berdiri cukup tegap.


"Ka..kali..sa...!!" ucap Smith, masih berdiri di posisi tadi.


"Plissss...!!! jangan takut pada ku, aku tidak masuk kesini dengan diam, aku sudah minta ijin Mami mu"ucap Smith menjelas kan.

__ADS_1


"Aku hanya ingin melihat mu dan anak kita, bukan untuk menyakiti mu, Karena itu aku datang di saat ku sudah tidur agar kamu tidak terganggu dan takut pada ku, Kalau kamu sekarang merasa takut, aku segera pergi sekarang" Ucap Smith mulai membalik kan tubuhnya menghadap ke arah pintu.


"Apa kamu datang ini nyata.???" tanya Kalisa, hal itu menghentikan langka Smith.


"Atau ini cuma mimpi saja, aku bahkan cukup lama, ingin melihat kamu datang dan melihat kami, Karena anak mu cukup rewel," Sambung Kalisa, membuat Smith menelan kasar salivanya, karena mendengar ucapan Kalisa, berbanding terbalik dengan yang di bayang kan Smith, jika Kalisa melihatnya.


Smith menoleh dang langsung menghampiri Kalisa, lalu menyentuh wajah Kalisa yang terlihat lebih cuby dari sebelum nya.


"Aku nyata, bahkan aku sudah mencari mu, sejak kamu pergi hari itu, aku sudah berusaha semampu ku mencari mu, aku bahkan yakin kamu membawa anak kita" ucap Smith, yang masih menatap lekat wajah cantik Kalisa, yang sekarang bwrtambah cantik.


"Aku boleh menyentuh anak ku" tanya Smith.


Kalisa hanya mengangguk pelan, hal itu membuat Smith langsung mencium kening Kalisa, lalu mulai mengelus lembut perut buncit Kalisa.


"Sayang Ayah datang untuk kalian, Apa Kalian merindu kan Ayah juga," ucap Smith mulai menempel kan telinganya perut Kalisa.


"Awww..!!!" Rinti Kalisa, sambil mengelus perutnya. mendengar itu Smith cukup Panik, karena Kalisa seperti sangat Kesakitan.


"Yang mana.. bagian mana yang sakit sayang..??" ucap Smith Panik dan juga tidak menyadari ucapan yang keluar dari bibir **** Smith.


Kalisa memang sedikit kesakitan, karena babynya cukup aktif, namu sekali ini, tendangan baby dalam perut Kalisa cukup keras, namun hanya sebentar.


Muka Kalisa cukup memerah, menyadari ucapan yang keluar dari bibir Smith, Namun Smith masih dengan sikap paniknya.


"Anak mu menedang perut ku" jawab Kalisa, membuat jantung Smith berdegup cepat dari biasanya, mendengar ucapan Kalisa, namun rasa itu masih di simpan Smith.


"A..apa yang harus ku lakukan, dengan anak ki..ta" jawab Smith gugup tanpa ingin menatap balik Kalisa, namun Kalisa cukup menyadari kegugupan Smith, hal itu membuat Kalisa tersenyum tipis.


"Kamu bujuk dia, agar tidak rewel, aku capek" ucap Kalisa cukup Manja.


Tanpa di duga, Smith menatap mata Indah Kalisa, lalu tersenyum tampan, senyum itu membuat Kalisa cukup membeku.


"Cuuuup" Smith tiba-tiba mencuri ciuman singkat dari bibir Kalisa dan mulai kembali mengelus perut Kalisa.


"Sayang, jangan nakal ya, mama capek kalau kalian nakal terus, kalau sudah hadir di dunia ini, Ayah akan bantu mama untuk merawat Kalian" ucap Smith mencium perut Kalisa.


Akibat ciuman singkat itu, membuat Kalisa cukup kaget dan sadar, Kalisa terharu oleh ucapan-ucapan Smith kepada baby mereka.


#JANGAN LUPA VOTE,... VOTE....VOTE.. LIKE DAN KOMENT YA TEMAN-TEMAN* TRIMAKASIH....!!!

__ADS_1


__ADS_2