
Emmmm..!!! pagi yang indah," gumam gadis imut, yang baru saja membuka selimut tebal nya sambil melihat jam di atas meja. di samping ranjang luas itu.
"Masih jam Sepuluh lewat ternyata," gumam si imut itu.
Hari minggu memang hari yang indah Bagi gadis imut yang bernama Maria itu, Karena hari minggu hari di mana dia bisa bersantai dan bisa melanjut kan tidur sampai siang hari.
Sebenar nya waktu Maria bangun, bukan lagi pahi hari, tapi sudah jam Sepuluh lewat, Namun Maria menganggap masih pagi.
Maria mencari keberadaan Hp nya, yang ntah di mana dia meletak kan benda itu.
Tangan nya, sibuk meraba-raba meja dan ranjang luas untuk mencari HP dengan Mata yang masih sayu-sayu.
Saat Maria sudah mendapat kan Hp itu, dia mulai mengotak-atik dengan mata yang masih belum terbuka sepenuhnya.
Tiiga panggilan tak terjawab.
"Nomor baru siapa ini..??"
Maria mencoba menelpon balik nomor itu, dannnnn....!!!
"Hallo.." ucap suara di sebrang sana, dengan suara yang sangat di kenali oleh Maria. Maria sedikit melotot dan Kaget, lalu kembali ingin memastikan suara yang sangat dia rindukan itu.
"Ha..llo...!!!" ucap Maria gugup.
"Mar, loe masih kenal suara gue kan,.??" ucap suara itu, dan Maria langsung berteriak dan bangun dari ranjang luas nya, Sampai kaki Maria hampir tersandung oleh selimut tebal, yang belum sepenuh nya tersingkir dari tubuh Maria.
Ka..kalisaaaa....!!!!?"
__ADS_1
"Iy..." ucapan Kalisa terputus Saat Maria mematikan telpon nya, dan langsung sebuah panggilan Video call masuk ke HP Kalisa.
Kalisa Hampir saja marah, Saat Maria mematikan telpon milik nya, Namun pikiran itu langsung berubah sedetik kemudian, Saat Sebuah panggilan video call datang dari sahabat baik nya itu.
Kalisa langsung mengangkat video call itu dan langsung tampak lah gadis imut di sebrang sana, dengan senyum yang begitu ceria, lebih cerah dari sinar matahari di pagi itu.
"Ohhhhhhh, sayang...!!! Dasar Kalisa gila.....!!!, gak mikirin Gue, gak mikirin gimana setres nya gue, setiap malam, setiap hari, gue mikirin loe, sedang kan loe gak ada niat dan pikiran sama sekali untuk hubungin gue...., Semua chatingan dan ibox gue gak pernah loe bales, loe ninggalin gue tanpa Pamit sedikit pun, Kalau ketemu gue mau gue makan loe hidup-hidup....!!!! KALISAAAAA.....!!!" Omel Maria panjang lebar tanpa jedah, dan juga berteriak marah kepada Kalisa, senyum yang tadi terbit berubah dengan muka garang dan kesedihan yang terpancar Dari Raut muka Maria.
"Gue Sedi..hhh, loe gak mikirin Gue" ucap Maria terbata-bata, sambil berurai air mata, Sedih dan bahagia bercampur saat hampir Setengah tahun lebih, Kalisa tidak memberikan Maria Kabar...
Kalisa yang melihat Sahabat nya begitu sedih, dia juga ikut berkaca-kaca dan belum mengeluar kan ucapan Apapun, dia mendengar keluh kesa Maria yang begitu kesal padanya karena tidak memberikan dia kabar.
Cukup Lama dengan tangisan Maria dan diam Nya Kalisa, mulai lah Kalisa membuka mulut nya.
"Ma'afff sayang, Aku salah" ucap Kalisa
"Haaaaaahhhh...haaaaahhhh" Tangis Maria semakin menjadi-jadi saat mendengar kata Maaf dari sahabat nya itu, dengan tingkah cengeng, Maria menangis seperti anak kecil di kamar luas milik nya..
"Gue udah pindah ke luar negri Mar, dan gue punya Masalah besar, membuat gue belum bisa balik ke Indo..
"Whattt..!???, Jadi maksud loe, loe menghilang beberapa bulan ini, loe pindah ke luar negri, loe menghilang, tanpa jejak sedikit pun..???" Teriak Maria sambil menghapus genangan Air matanya yang terus mengalir itu.
"Iya gue pergi dari Indo, tanpa jejak karena ada masalah yang gak bisa gue ceritain kepada orang lain." ucap Kalisa sedih dan menunduk
"Kalisa, Gue sahabat loe, gue mau berteman sama loe, dalam keadaan dan keterpurukan apapun, gue tetap sahabat loe, gak apa-apa loe belum siap atau gak mau cerita masalah loe sama gue, tapi plissss kal...!!! loe jangan menghilang tanpa jejak dan gak kontak gue lagi, gue hampir gila tau gak...
Gue sedih banget, gak ada loe di dekat gue." jawab Maria memberikan sedikit pecerahan kepada sahabat nya Kalisa.
"Iya, mar... gue gak kan hilang kontak lagi kok sama kamu, ini nomor baru gue, loe simpen ya." ucap Kalisa sedikit senduh.
"Iya Kalisa..., loe baik-baik ya di sana, kalau ada libur cukup Panjang, gue jenguk loe kesana, gue pengen banget ketemu loe, gue kangennnnn....!!!" ucap Maria cemberut, namun rasa sedih sudah tergantikan, Karena sudah mendapat kabar Dari sahabat nya.
__ADS_1
"Iya sayangggg...!!! nanti kalau loe kesini gue mau perlihat kan loe sesuatu, dsn juga menceritain semua yang gue alamin, sampai gue berada di luar negri sampai saat ini" jawab Kalisa.
Saat Kalisa melihaat Smith masuk ke kamar nya, Kalisa langsung pamit untuk menutup telpon dengan Alasan lain kepada Maria.
Karena Kalisa belum siap sekarang menceritakan tentang Smith kepada Maria, yang tidak mengetahui sedikit pun tentang Smith.
Mendengar Alasan Kalisa, Maria pun mematikan Video call itu.
"Sayang... apa kamu mau jalan-jalan untuk menghilang kan penat." ucap Smith yang ikut duduk di ranjang Kalisa sambil mengelus rambut panjang Kalisa.
"Boleh juga" jawab Kalisa menatap Smith yang juga menatap dirinya.
"ya sudah, biar aku ganti baju dulu" sambung Kalisa, yang menyindir Smith untuk keluar dari kamar, Karena ingin berganti pakian.
Namun ucapan itu tidak berpengaruh kepada Smith, walau pun Smith mengerti makna dari ucapan Kalisa tersebut.
"Smittthhh" ucap Kalisa.
"Cuuuup.." Smith malah mengecup sedikit bibir indah Kalisa, dan tidak ada niat beranjak dari ranjang itu.
"Aku sudah melihat semua nya sayang, untuk apa malu, telan*** saja di depan ku," ucap Smith
Tiba-tiba Smith mendekat kan wajah nya ke wajah Kalisa, lalu berbisik." Bukan kah bendah pusaka ku, juga sudah sering berada di dalam sana" dengan tangan nakal Smith mengapai daging segar di bawah sana.
Muka Kalisa langsung memerah Saat tangan besar itu tanpa aba-aba meraba bagian daging segar milik Kalisa.
Kalisa sampai susah menelan salivanya, Karena mulai tertarik dengan sentuhan tangan besar Smith ke arah daging segar, yang hanya tertutup gaun tipis.
Ntah setan dari mana lagi yang mulai menguasai Smith dan Kalisa, Sampai-sampai Smith memasuk kan Satu jari ke dalam daging segar itu.
Kalisa yang terpancing pun, mulai tidak terkendali, dan mulai perlahan mendongak kan kepala dengan sensasi yang di berikan oleh si tampan Smith yang gagah....
__ADS_1
VOTE..VOTE... LIKE... KOMENT YA TEMAN-TEMAN