TETANGGA KU OM MAFIA TAMPAN

TETANGGA KU OM MAFIA TAMPAN
BERHASIL MELUMPUH KAN LAWAN


__ADS_3




adik sang penghianat



SEKERTARIST SMITH/ORANG KEPERCAYAAN


Ha..ha..ha.....!!!! Tawa seorang pria memenuhi ruangan sempit, di mana Kalisa Saat ini berada.


"Haiii manis, Pantas saja si brengsek itu sudah menikmati tubuh indah mu duluan, ternyata wajah dan tubuh mu memang menggiur kan" ucap Sang Pria dengan telpon masih tersambung dengan telpon milik Smith.


Dengan geram nya, Smith mulai kembali melakukan pergerakan, dengan anak buah rahasia yang menyerang secara Rahasia


Smith memang sengaja memancing dirinya untuk terlihat oleh penghianat-penghianat itu, Agar mereka tidak menyadari kehadiran orang-Orang Rahasia Smith.


"Seperti nya kamu memang tidak peduli lagi dengan keluarga mu, sehingga kau mengabai kan ancaman kecil ku ini" ucap Smith mengulur Waktu.


"Itu jelas kau paham Pecundang, dan istri cantik mu ini, Pasti akan sangat berharga." ucap pria itu membuat Smith semakin geram dan ingin segerah mematah kan leher pria itu, dan membuang nya ke kandang buaya.


Smith semakin mendekat ke arah sinyal yang masih tertempel di penjepit rambut Kalisa.


"Ya..., Istri ku memang sangat berharga untuk ku, justru itu aku datang langsung ke tempat mu dan menemui mu secara langsung." ucap Smith mulai memasuki ruangan di Mana Kalisa di kurung bersma seorang penghianat yang menjaga Kalisa.


Penjagaan di sana cukup Ketat, Namun ternyata sang penghianat membiar kan Smith masuk ke ruangan itu, Tanpa senjata dan Anak buah.


Smith langsung menyetujui keinginan pria itu, tidsk mau Kalisa lebih takut lagi terhadap Ancaman pria itu.


Saat Smith sudah di dalam ruangan itu, Smith semakin mengeras kan rahang nya, Saat melihat Kalisa terikat cukup ketat, dengan beberapa lebam nanpak di muka cantik Kalisa.


Gaun pengantin Kalisa pun sudah sangat kotor, dan beberapa goresan terdapat di kaki Kalisa, kemungkinan, Kalisa di Tarik Paksa oleh Pria-pria brengsek itu.


"Haiiii Smithh. Akhir nya kau datang juga untuk menemui istri cantik mu ini, ucap sang Pria mendekati Kalisa dan menodong kan sebuah pistol ke kepala Kalisa.

__ADS_1


"Jangan lukai istri ku, Aku sudah berada di sini, Lakukan apa yang ingin kau lakukkan pada ku, cukup pada ku saja" ucap Smith melihat Kalisa sangat takut Akan pistol.


"Ohhhh... suami yang siaga dan perhatian" ucap Pria itu, Lalu menodong kan pistol ke arah perut Kalisa.


Membuat Kalisa Melemas dan Smith semakin geram, dan ingin segera menyiksa pria itu.


"Saat detik-detik terakhir pistol akan mendarat ke tubuh Kalisa.


"Dorrrrr..." Sebuah peluruh menembus lengan sang penghianat, Dan Smith pun dengan cepat melindungi Kalisa, penyerangan pun di mulai, Anak buah Smith pun mulai menyerang markas itu. dengan membabi buta.


Hampir satu jam berlalu, akhir nya Pihak Smith menang. dan para penghianat pun di tangkap secara hidup-hidup.


Smith membawa Kalisa menuju rumah sakit, untuk mendapat kan perawatan, Takut kondisi Kalisa dan baby mereka terganggu.


"Drrrrttt... drrrtttt..." Sebuah telpon masuk ke HP milik Smith. Saat Smith menunggu pemeriksaan tentang Kondisi Kalisa.


"Bos.. mereka sudah Kami aman kan, apa yang Harus Kami lakukan" ucap Suara tersebut.


"Lepas kan kuku-kuku mereka dengan keadaan sadar, dang tangkap keluarga nya, lakukan apa yang ingin Kalian lakukakan terhadap Keluarga nya, Sisa nya biar aku yang beres kan" ucap Smith tanpa berbelas kasih sedikit pun, Karena berani melibat kan Wanita kesayangan nya,.


"Aagggkkk...!!!" Teriak beberapa pria yang sedang di siksa, di ruangan penyiksaan di Markas milik Smith.


"Bagai mana Rasanya, dulu Kalian menghianati bos dan berani menyakiti Wanita nya. siksaan ini belum cukup untuk orang seperti Kalian, Kami ingin menunjuk kan sesuatu yang sangat mengejut kan untuk Kalian" ucap seaorang kepercayaan Smith yang masih terlihat Tampan dan masih cukup muda.


Beberapa Anak buah Smith membawa orang tua dan Saudara dari Pria penghianat itu.


Dari beberapa Pria itu, ada dari mereka yang mempunyai saudari perempuan yang Cantik. dan masih terlihat sangat mudah dan polos, sekitar umur enam belas tahun.


"Jangan... aku mohon jangan sentuh keluarga ku" ucap Seorang Pria dengan Kondisi yang cukup mengenas kan, dengan jari-jari Kaki yang sudah di penuhi darah.


"Woooww... ternyata Kalian menyembunyikan bidadari tak bersayap di rumah kalian, Kenapa Kalian tidak ingin berbagi sedikit," ucap Seorang asistent Smith yang tampan itu.


Pria itu menarik paksa seorang Gadis mudah dari anggota keluarga nya.


membuat orang tua dan salah satu pria penghianat yang tak berdaya itu, langsung berteriak.


"Tolong... jangan libat kan Adik ku.. ku mohon" ucap pria itu lemasss..

__ADS_1


"Tolong..!!!, kami mohon Tuan, jangan sakiti Anak gadis ku, dia tidak tau apa-apa tentang kakak nya, Kami mohon" suara memohon dari orang Tua penghianat itu terdengar di telinga pria tampan tampan itu, yang saat ini sedang meneliti gadis mudah itu, Tanpa peduli akan ucapan dan permohonan mereka.


"Barang segar" ucap Pria itu, mengelus kulis mulus dari adik sang penghianat.


"Urus mereka, Aku akan bermain Sedikit dengan Gadis kecil ini" ucap Pria itu dan langsung menggendong gadis mudah itu, menghilang dari pandangan keluarga nya, yang berteriak histeris, memohon untuk sang putri nya.


Gadis mudah itu pun mencoba melawan sekuat tenaga. agar tidak di bawah oleh Pria tampan dan Gagah itu.


Pria itu membawa sang Gadis ke sebuah Kamar, dan langsung melempar ke atas ranjang Milik nya.


Pria itu mulai melepas sesuatu yang menutup tubuh Gagah nya. Pria itu menyeringai menatap sang gadis mudah seperti mangsa yang sudah siap santap.


Pria itu mendekat ke arah sang gadis, membuat Gadis itu semakin mundur dan mencari sesuatu untuk melindungi diri dari Pria dewasa yang tidak mungkin bisa dia lawan dengan tenaga nya.


Saat gadis itu trus mundur, Pria itu menanik kedua Kaki gadis itu mendekat ke arah nya dan menindih tubuh sintal sang gadis mudah.


Gadis itu trus berusaha melawan sebisanya.


Namun.."Grappp..!! Pria itu menangkap tangan gadis itu dan meletak kan di atas kepalanya.


Dengan tangan Satu nya mulai memasuki kaos polos gadis mudah itu dan meremas gunung kembar milik Gadis itu. dan memaksa menyatu kan bibir nya dan bibir sang gadis.


"Janga..jangan...!!!" ucap gadis itu saat tangan besar sang Pria sudah menguasai gunung kembar Milik nya. Bukan nya berhenti, sang Pria malah mengangkat baju kaos itu hingga ke atas, dan menarik paksa pengbungkus gunung itu,


Saat sudah terpampang di depan mata, membuat sang Pria menelan saliva Kasar dan langsung menerkap Gadis muda itu, dengan satu mulut yang mulai menghisap dan satu tangan meremas gunung yang satu nya lagi.


"Janga..nn..." ucap Gadis itu seperti sebuah lagu indah yang terdengar di telinga pria itu, suara gadis itu seperti mengoda dan membuat Milik nya di bawah sana mulai mengeras.


Pria itu melepas hisapannya, Lalu menatap mata indah gadis mudah itu yang sudah di penuhi air mata.


"Kalau bukan ulah Kakak mu, Kamu tidak akan merasakan hal seperti ini, Tapi tenang saja, Aku akan bermain dengan lembut, Hingga saat kita selesai melakukan nya, Kamu akan meminta kepada ku setiap hari, walau aku tidak mengingin kan mu" ucap Pria itu, memasuki satu tangan ke bagian bawah gadis mudah itu. dan..


"Akkkhhh...., ku mohon Tuan, Jangan lakukan itu, Aku belum pernah melakukan nya" jawab Polos gadis itu, membuat sang Pria tersenyum segar...


"Aku suka barang yang belum pernah tersentuh pria mana pun" jawab Sang Pria dan mulai mengila, memaksa menyentuh daging segar milik gadis mudah itu.


VOTE..VOTE... LIKE..LIKE... DAN KOMENT YA TEMAN-TEMAN

__ADS_1


__ADS_2