TETANGGA KU OM MAFIA TAMPAN

TETANGGA KU OM MAFIA TAMPAN
PERTOLONGAN DATANG


__ADS_3


Mami Kalisa tidak pernah Putus asa, walau sudah hampir Empat hari berlalu, Putrinya belum juga ada tanda-tanda mengetahui keberadaannya.


Mami Kalisa terus berusaha, membayar detektif termahal dan juga anggota polisi tingkat tinggi untuk menemukan putri satu-satunya.


Bisa di bilang, nyawa bagi mami Kalisa.uang tidak akan berarti apa-apa, kalau putrinya tidak lagi bersamanya.


Pagi hari, Kalisa selalu terbangun dengan tubuh yang lelah, seperti bekerja sangat berat satu hari penuh.


Ya.. itu ulah Smith yang selalu tidak puas, akan Kalisa, dia terus dan terus berada di atas tubuh Kalisa, sampai dia benar-benar melihat Kalisa sangat lelah, dan siang baru dia menyuruh Kalisa, untuk Istrahat.


Smith menahan gai***nya kalau siang, untuk Kalisa beristrhat. kalau pun sudah tidak bisa menahannya, dia akan memasuki Kalisa, Satu atau dua Kali saja.


Hari itu, Smith keluar dari kediamannya cukup lama, Kalisa berusaha bangun dan turun, sambil mencuri kesempatan agar bisa menghubungi maminya.


Saat Kalisa melewati dapur rumah itu, Kalisa tidak sengaja melihat sebuah Hape tergeletak di dekat wastafel dapur itu.


Melihat itu, Kalisa berusaha mencuri kesempatan untuk mendekat sambil mewaspadai orang-orang di sana.


lalu tergesa-gesa menggapai mengambil Hp itu. kemudian Kalisa berusaha masuk ke toilet yang berada di dapur rumah itu.


Kali ini tuhan baik padanya, Hape itu tidak ada sandi, Kalisa langsung memecet nomor maminya.


dan langsung tersambung.


"Mami tolong Kalisa" ucap Kalisa dan hal itu langsung di respon oleh maminya.


"Aktif kan Gprsnya sayang, biar mami lacak" ucap mami Kalisa.


"Mi Kalisa di tengah hutan, sulit keluar dari rumah ini, karena tembok tinggi, tapi di atas rumah ini, ada atap semen yang luas, tolong pakai helikopter mi" ucap Kalisa dengan suara gemetarnya.


"Iya sayang, pertolongan akan segera datang," ucap Mami Kalisa menenang kan putrinya.

__ADS_1


"Segera matikan telponnya sayang," lanjut mami Kalisa, dan Kalisa pun langsung mematikan telpon itu.


Kalisa langsung mengaktif kan, dan langsung tersambung, kepada para detektif terbaik yang di bayar maminya.


Dan Pencarian Besar-besaran dan secara diam-diam itu, langsung di lakukan.


Kalisa langsung ketakutan, namun dia berusaha untuk keluar dari toilet dan meletak kan kembali Hape itu di tempat tadi, untuk mengurangi kecurigaaan


Kalisa Memang tidak mengetahui kapan pastinya bantuan itu datang, namun dia tetap berusaha, mengantikan baju miliknya dengan warnah cerah agar mudah di lihat, dari udara.


Kalisa mengantikan dengan warna kuning, kemudian bergi ke atas, seakan ingin bersanatai di sana, Kalisa sadar, Cctv berada di mana-mana, namun Kalisa tetap ingin berusaha, siapa tau tuhan memberi dia kesempatan untuk pergi dari sana, dan tidak lagi bertemu.


Kalisa seolah-olah berdiri mencari angin di atas sana, kadang-kadang menoleh ke arah pintu keluar dari atap rumah itu, siapa tau Smith kembali. mungkin waktu hampir satu jam.


terdengar lah sebuah suara helikopter, Kalisa zidak berani berharap, bisa jadi itu helikopter milik milik Smith, namun sedikit menaruh harapan itu, lebih baik.


Sebuah helikoper itu, mendarat di atap rumah semen yang luas itu, lalu keluarlah seorang Ibu-ibu, yang membuat Kalisa langsung berlari menuju Ibu-ibu itu, dan memeluknya.


"Kenapa sayang, mami harus tau dan mengkap Pelakunya, mami tidak ingin dia berkeliaran seenaknya.


"Kalisa akan jelas kan nanti mi, yang penting Mami tau tempat nya." ucap Kalisa memaksa dan mami Kalisa mengikuti kemauan Putrinya, dan akan bertanya lebih banyak nanti.


Mereka pun langsung pergi dari sana.


Smith Kembali ke rumah itu cukup sore, dan masuk ke dalam kamar seperti biasa. Karena beberapa hari bersama Kalisa di rumah itu, dan Smith meyakini Kalisa tidak akan bisa pergi dari rumah itu. dia tidak melakukan penjagaan yang ketat, cukup beberapa Art saja.


" Smith melihat kamar itu kosong, lalu mendekat pintu kamar mandi lalu membukanya. tapi tidak ada kalisa di sana, meliat lantai kamar mandi yang cukup kering, menadakan Kalisa tidak mandi.


Lalu Smith pergi ke arah ranjang, mengecek ranjang itu, namun terasa dingin, dan memastikan, hampir seharian ,kalisa tidak di kamar ini, Smith pun langsung menghubungi anak buahnya, untuk mencari keberadaan Kalisa.


Smith langsung memasuki ruangan Cctv untuk mengecek Kalisa, dan benar saja kecurigaan Smith, terbukti dari Cctv, bahwa Kalisa sudah tidak berad di rumah itu lagi.


Smith langsung memanggil Art, dengan penuh amarah.

__ADS_1


Dengan ketakutan Kedua Art Smith mendekat.


"Siapa yang meletak kan Hape di dapur.??" ucap Smith dengan mengeras kan rahangnya.


"Saya tuan," jawab salah satu Art di sana dengan suara gementarnya.


Tanpa berpikir dua kali, Smith langsung menembak mati, salah satu Art itu.


"Nyawa Kalian tidak akan sanggup menebus Kesalahan besar yang Kalian lakukan" ucap Smith lalu pergi dari sana.


anak buah Smith yang sudah datang, langsung meberes kan m**** itu.


Smith langsung keluar dari rumah itu menuju Kota, mencari tempat tinggal baru, sambil mencari Kalisa untuk mendapat kannya kembali.


Kalisa dan maminya sudah berada di kota lain, untuk menghindari Smith, Kalisa sudah menceritakan semua, dan meberi tahu maminya, semua kejadian yang terjadi, yang di lakukan Smith terhadapnya.


Kalisa tidak ingin lagi berurusan Dengan Smith. dan ingin maminya juga tidak mengungkit hal itu lagi, Tapi untuk urusan hukum, mami Kalisa tetap mencari keadilan untuk Putrinya.


"Mi, Apa bisa kita pindah dari negara ini, Kalisa Takut dia tidak mudah di temukan, dan malah mencari Kalisa lagi." ucap Kalisa ketakutan.


"Iya sayang, demi keamanan dan kenyamanan mu, kita akan pindah, hari ini sayang" jawab mami Kalisa.


"Maksih mi," ucap Kalisa memeluk maminya.


"Apapun akan mami lakukan sayang, demi kamu, kamu nyawa mami" ucap mami Kalisa, membuat Kalisa menetes kan air matanya.


Ini yang membuat Kalisa bertahan, walau masa depan nya sudah Hancur.


Maminya, harta berharga juga untuk Kalisa, karena mereka berdua saling melengkapi, dan hal itu membuat Kalisa merasa hidupnya sudah sempurnah.


Smith juga mulai menurun kan perintah kepda parah orang-orang hebatnya, untuk mencari Kalisa. dan juga melindungi dia dari kejaran parah aparat kepolisian, sudah Smith Pastikan, keluarga Kalisa tidak kan tinggal diam, apa lagi keluarga Kalisa keluarga Kaya di negara itu.


"Kemana pun kamu pergi, kamu sudah membawa sebagian dari dalam tubuh ku Kalisa, kita Pasti akan bertemu lagi, Cepat atau lambat" ucap Smith di tempat persembuyian baru miliknya, yang tidak kalah mewah itu.

__ADS_1


__ADS_2