
ULAN TEMAN BARU KALISA
"Takk...takk....takkk" Suara sepatu memasuki ruangan, Seorang Pria dengan senyum halus saking halus nya angin lewat pun bingung apa dia tersenyum atau tidak.
Terlihat raut wajah cukup ceria dan menawan menambah ketampanan sang pria tersebut.
Mungkin suasana hatinya memang sedang bahagia, sampai-sampai bos besarnya lewat pun tak di sadari lagi.
"Ehemmmm..." Ucap Smith membuyar kan lamunan sang asistent pribadinya yang sering di panggil
dengan JHon.
Seketika lamunan itu buyar dan langsung menunduk dan kembali memasang wajah datar tanpa ekspresi.
"Apa yang membuat kamu tidak menyadari kehadiran ku, sipat mu yang seperti itu membuat kamu cepat mati," ucap Smith tak kalah datar.
"Ma'af bos" Jawabnya tegang.
Saat Smith ingin melanjut kan ucapan nya, Tiba-tiba suara merdu nan manja pun menghampiri telinga Smith, Smith pun langsung mengubah ekspresi garang menjadi lembut.
" Aduh kenapa si malam-malam ribut, "Ucap Kalisa menghampiri sang suami dan melingkar kan tangan nya ke lengan milik sang suami tampan.
"Dia nih sayang, masa aku lewat depan dia gak lihat" jawab Smith sambil memandang mata indah sang istri.
"Gak usah marah, dia baru saja ku suruh untuk mengantar teman cantik ku, karena tadi ku Lihat Ulan kurang Sehat, banyak melamunnya" Jawab Kalisa dan langsung membuat Smith menoleh kepada JHon.
"Apa kamu sedang memikir kan gadis kecil itu, hingga kamu tak bisa melihat bos mu lewat di depan mata mu" ucap Smith menatap Tajam namun bersuara lembut, takut sang istri akan terganggu akan cara dia berbicara kepada sang asistent.
"Ma'af bos" Jawab jhon masih dengan menunduk kan kepala, karena dia tau saat ini bos nya sedang menahan amarah karena masih ada sang istri di sana.
__ADS_1
"Ihhhh... kamu kenapa si sayang, biarin aja kalau dia mau mikirin atau jatuh cinta sama Ulan, Orang masih sama-sama belum ounya pasangan" Ucap kalisa cukup kesal dengan sang suami.
"Tapi kan say....." belum sempat Smith melanjut kan ucapannya Kalisa keburu melepas tangan nya dari Smith dan berlalu begitu saja menuju kamar mereka.
Sambil berjalan menuju kamar Kalisa bergumam"Emang nya kenapa kalau suka sama teman ku, kan dia baik, dasar om om tua gak tau diri" Omelan kecil masih berlanjut.
Tanpa Kalisa sadari Smith sudah berada di belakang nya dan mendengar sayup ucapan kecil Dari istri nya.
"Sayang"Kalisa sedikit kaget namun tidak peduli dengan panggilan Sang suami yang memanggilnya
""Sayang ma'af ya, jangan marah-marah song nanti dedek bayi nya ikut ngambek" Ucap Smith berusaha menenang kan istrinya.
Kalisa membalik kan tubuhnya dengan muka marah dan langsung mengeluar kan unek-unek nya kepada Smith
"Om dengarrrrr ya, teman ku itu baik, polos dan belum punya pacar, Jadi apa salahnya kalau si jhon jatuh cinta mereka itu Manusia jugaaaaaaaa......." Ucap Kalisa sedikit lantang, sejak hamil mood Kalisa pun berubah-ubah tanpa waktu...
"Ma'af sayang, kita gak usah bahas itu lagi ya, udah larut kita istrhat duulu, kan kamu capek," ucap Smith mengelus dan memeluk sang istri yang lagi emosi.
"Gak usah peluk-peluk aku bisa tidur sendiri" jawab Kalisa menjauh lalu berbaring menarik selimut sampai-sampai menutupi seluruh tubunya.
Bukan Smith marah tanpa alasan namun Smith takut tingkat kewaspadaan sang asistent menurun karena telah jatuh cinta atau semacamnya lah.
Karena nyawa mereka sangat mudah untuk hilang kalau sampai kewaspadaan mereka tidak lagi terjaga oleh orang masing-masing.
Smith tidak melarang untuk jatuh cinta, asal tingkat kewaspadaan dan kepekaan masih aman dengan diri masing-masing.
Karena dunia mereka penuh dengan musuh yang kapan saja bisa menghilang kan nyawa mereka yang berharga. jika karena wanita mereka lemah, bagaimana bisa menjaga diri sendiri..
"Knapa aku bisa melamun seperti tadi dan tidak menyadari kehadiran bos besar, benar kata bos jangan sampai tingkat kewaspadaan ku menurun, akan bisa mengancam nyawa sendiri" gumam pria itu yang mulai mwnyadari sikap dirinya tadi.
jam pun tak terasa sudah menunjuk kan waktu Pagi, namun oria yang sering di panggil jhon itu, belum ada tanda-tanda untuk mengistrahat kan tubuh kekarnya, memang bekerja dengan bosnya tidak terbebani, hanya saja tingjat kewaspadaan dan ketertiban dalam menjalan kan misi-misi mereka harus tepat dan siap, tidak ada kata belum siap, Karena berhubungan dengan nyawa, bahkan orang terdekat sekali pun
__ADS_1
"drrrrttt...drrrrrttt...drrrrttttt.." getar Hp milik Jhon menanda kan ada yang menghubunginya,
"Ya bos, siapp" ucap cepat jhon dan langsung berlalu mencari keberadaan sang bos besar.
"Ya bos" ucap jhon saat sudah berada di dekat sang bos besar.
"Duduk, ada yang ingin ku bicarakan dan tanya kan pada mu" Ucap Smith yang sedang berada di kursi kebesaran dan ruang rahasia mereka.
"Ya bos, siap" jawab jhon duduk berhadapan deng bos Smith.
"Kamu ada masalah atau kamu benar-benar sedang jatuh cinta" Tanya Smith menatap jhon.
"Tidak bos" jawab singkat jhon tanpa ekspresi
"Sebenarnya urusan pribadi mu bukan urusan ku, dan kamu tqhu bukan, aku tidak pernah ingin tau tentang kehidupan pribadi dan masalah kalian," ucap tegas Smith
"Iya bos..... saya tahu itu, saya tidak akan mengulangi nya lagi dan akan saya buktikan bos"Jawab Jhon singkat walau jawaban jhon tidak terlalu di gubris Smith.
"Akan terlihat kedepannnya cara kerja kamu, karena kamu orang yang selama ini saya percaya dan punya tingkat kewaspadaan, kecerdasan dan tindakan yang sesuai seperti saya ingin kan" ucap Smith sedikit menekan beberapa kata-kata itu, agar sang asistent tidak akan mengulanginya lagi.
Karena Smith sudah sanamngat yakin akan Jhon
"Baik bos" jawab jhon singkat tqnpa bertele-tele atau pun mencari celah untuk beralasan.
"Keluarlah dan jalan kan tugas-tugas mu seperti biasa"
Jhon pun beranjak dari kursi, Saat gagang pintu akan tersentuh, satu ucapan lagi keluar dari mulut sang bos besar.
"Saya tidak pernah melarang mu jatuh cinta, tapi tetap jaga kekuatan mu" Jhon sedikit berhenti lalu keluqr dari ruangan rahasia mereka dan akan menjalan kan misi-misi dan tugas seperti biasa.
"Aku pqstika aku tidak jatuh cint dan tidak akan lemah oleh cinta atau pun wanita" gumam Jhon berjalan untuk melanjut kan tugas dari bos untunya.
__ADS_1
"Ahhhh wanita memang merepot kan, gumam jhon, ntah apa yang membuat dirinya tidak bisa mengendali kan perasaan sediri.....
VOTE....VOTE.....VOTE...., LIKE YA TEMAN-TEMAN BIAR AUTHOR TETANG SEMANGAT UPDATE NYA