
Hari yang cukup indah, dengan suasana Bahagia Kalisa dan Smith, saat memulai acara pernikahan mereka. dengan suasana bahagia, acara pernikahan di gelar, di sebuah halaman luas yang mereka persiap kan dengan cukup cepat.
Smith dengan senyum indah dan gaga mengucap kan janji pernikahan mereka.
dengan suasana yang cukup Meria...
selesai dengan Janji pernikahan mereka, Para tamu pun mulai menikmati hidangan dari pernikahan cukup besar dan mega milik Kalisa dan Smith.
Tiba-tiba seorang Pria menyusup dari keramian para tamu undangan, menuju Smith dan Kalisa dengan sebuah Pistol yang tersembunyi di balik jas milik nya.
"Dorrrrr....!!!!" Sebuah tembakan yang di layang kan Kearah Kalisa dan Kalisa tidak sempat menghindari itu, namun tidak dengan Smith yang begitu waspada, dan menyadari itu. langsung melindung sang istri.
Mendengar suara tembakan, seluruh tamu mulai tidak beraturan dan lari untuk menyelamat kan diri, membuat sang penembak juga sulit untuk di lacak di keramian itu, Anak buah Smith mulai bertambah siaga, Karena mereka kecolong dan hampir saja mencelakai istri dari bos mereka.
Smith menyelamat kan Kalisa dan mami Kalisa.
"Apa yang terjadi Smith, kenapa ada orang yang ingin mencelakai kita..??" ucap Kalisa dengan muka cukup cemas.
"Aku juga tidak tau, untuk sementara, Kamu dan Mami di sini dulu, jangan kemana-mana, jangan ikut dan percaya dengan siapa pun kecuali diri ku" ucap Smith.
"Berikan kami sebuah pistol untuk jaga-jaga di sini" ucap Mami Kalisa spontan, membuat Kalisa dan Smith cukup Kaget.
"Mami bisa menggunakan nya..???" ucap Smith dan Kalisa bersamaan.
"Berikan saja, kita tidak tau kapan orang akan menemukan kami di sini, sedang kan kamu, mencari mereka di luar sana" ucap Mami Kalisa tegas dan Yakin.
Smith Langsung mengeluar kan sebuah pistol dan memberikan nya Kepada Mami Kalisa.
Saat Smith ingin beranjak dari tempat itu, Mami Kalisa kembali mengeluar kan suara emas nya.
"Jangan bawak-bawak putri ku, dalam urusan kotor mu, kalau tidak..!!! kamu tidak akan mendapat kan kesempatan terakhir." ucap Mami Kalisa.
Membuat Kalisa langsung menatap Mami nya, dan Smith sedikit membeku mendengar kata-kata itu.
__ADS_1
"Apa maksud mamai..!!?" tanya Kalisa penasaran.
"Kalisa, begini..., sebenar nya ak...!!!" ucap Smith terputus, saat mami Kalisa langsung memotong ucapan Smith.
"Tidak ada apa-apa sayang..., Mami hanya sedikit Khawatir dengan Smith, dan tidak ingin dia ada masalah lain di luar dan membawa-bawa kamu, kan kamu lagi Hamil, harus jaga mental." ucap Mami Kalisa kangsung memberi kan Kalisa penjelasan, dan Kalisa pun langsung mempercayai itu dan tersenyum.
"Keluar lah, dan cari parah penembak itu Smith" ucap Kalisa memberi kan sebuah senyuman kehangatan kepada Smith, Smith pun membalas senyuman Kalisa.
"Jaga diri mu baik-baik, ingat kembali demi Kalisa dan anak kalian" ucap Mami Kalisa dan Smith pun mngangguk lalu Keluar dari ruangan itu.
Saat Smith keluar dari ruangan tersebut, dia sedikit berpikir tentang ucapan sang mertua.
"Kenapa dia berkata seperti itu, Apakah Mami mengetahui hal yang sebenar nya" gumam Smith menuju tempat tadi.
Sampai di tempat peyerangan tadi, Smith melihat beberapa orang, telah dapat di tangkap oleh anak buah Smith, Smith dengan muka garang nya, menyeringai menatap orang-orang yang mencoba merusak dan mencelakai pernikahan dan istrinya.
Smith mengambil sebuah Pistol dari tangan anak buah.
Tanpa berpikir panjang, sebuah tembakan mendarat di kaki salah satu pelaku penembakan tadi.
"Akkkkhhh.....!!!" teriak salah satu pria tersebut, Saat sebauh peluruh dari pistol yang di pegang Smith, mendarat di kakami pria itu.
"Tembak saja, saya tidak fakut dengan oranag seperti kau Si bod** Smith, Ha.. ha..ha..!!" tawa dan cara pria itu meremehkan Ucapan Smith, membuat Smith mendarat kan satu tembakan.
Untuk memberikan Hadiah atas ucapan Pria itu.
"Baiklah, Kalau kalain tidak ingin mengatakan nya." ucapa Smith sambil mengeluar kan Hp dari saku nya dan langsung menampil kan sebuah Video kepada Pria tersebut.
Membuat Pria itu langsung gemeteran dan bersujud kepada Smith.
"Tolong jangan lakukan pada keluarga ku, aku.. ak..u akan mengatakan yang sebenar nya" jawab Pria itu.
"Katakan..!!" ucap Smith dengan muka kejam nya
"Salah satu anak buah mu menyuruh kami, Karena dia tidak trimah kau selalu tidak menghargai dia, walau hanya sebatas anak buah mu" ucap Pria itu
"Dorrrr..." Smith langsung menembak Mati pria yang sudah mengungkap kan siapa dalam dari kekacauan di hari pernikahan Smith.
__ADS_1
"Sisa nya buang mereka ke kandang buaya hidup-hidup" ucap Smith kepada anak buah nya.
Dan mereka pun berteriak minta di lepas kan, Namun itu sia-sia. tidak ada ampun bagi Smith.
"Aku berencana ingin melepas gelar ini, Tapi aku punya rasa takut sekarang, Takut mereka mencari celah, mnecelakai keluarga ku" ucap Hati Smith.
Selwsai dengan masalah itu, Smith menuju ruangan tadi, melihat keadaan Kalisa dan mertuanya.
Saat Smith mendekati ruangan itu, Smith cukup Kaget, Pintu itu terbuka.
Smith dengan Was-was berlari cukup cepat kesana.
Seperti pikiran Smith, Kalisa tidak lagi di sana, Hanya Ada sang mertua tergeletak bersimbah darah di ruangan itu.
Smith langsung menghampiri mami Kalisa yang masih ounya kesadaran.
"Ce..cepattt carr..iii Kalisa, Mereka mebawa nya" ucap mami Kalisa dan langsung Pingsan.
Smith langsung menlpon beberapa anak buah nya untuk datang membantu dan menolong sang mertua.
Smith pun mulai melacak Keberadaan Kalisa Dari kalung dan jepit rambut yang di pasang pelacak oleh smith, tanpa di ketahui Oleh Kalisa.
"Keberadaan Kalisa sudah cukup jauh, besar kemungkinan mereka membawa Kalisa dengan kendaraan udara.
Dengan sigap Pula Smith langsung pergi menujuh arah pelacak itu. dengan hati was-was dan juga sedikit membenci diri nya, Karena tadi harus meninggal kan Kalisa dan Mami nya.
"Jangan samapai istri dan anak ku terluka, Akan ku remuk kan segala tulang-tulang Kalian" gumam Smith menuju Helikopter miliknya.
Hampir satu jam berlalu, Kini Smith mendarat di tempat yang sudah terlacak itu, dengan hati-hati Smith dan Anak buah nya mulai memasuki wilayah itu.
Satu telpon Masuk ke Hp Smith, Smith pun mengangkat nya.
"Haiiii Mantan Bosss, ternyata kamu cukup berani datang ke tempat ku" ucap Suara pria yang cukup di kenali Smith.
Smith mengeras kan rahang nya mendengar sebuah suara sang istri di sana.
"Jangan sentuh istri ku, Kalau tidak, Aku tidak akan melepas kan keluarga mu, Kau tahu bukan, Semua identitas dari keluarga anak buah Atau pun mantan berada di tangan ku" ucap Smith mengancam Pria itu.
__ADS_1
VOTE... VOTE....VOTE... LIKE..LIKE... DAN KOMENT YA TEMAN- TEMAN...
*TRIMAKASIH*