TETANGGA KU OM MAFIA TAMPAN

TETANGGA KU OM MAFIA TAMPAN
KEBAHAGIAN KALISA DAN PENDERITAAN SMITH


__ADS_3


"Ahhhh... ahhh...!!!" Suara seorang Pria yang berada di kamar mandi mewah itu, untuk menghilang kan rasa yang tidak tersalur kan, Kepada wanita yang sudah Sebulan lebih tidak berada di dekatnya.


"Kalisa.... aku sangat mengingin kan mu, dan begitu mengingin kan" ucap Smith saat hampir satu jam hal itu terjadi, dan keluarlah lahar Panas dari barang pusaka Smith. hanya tangannya yang bisa membantu.


Bukan Smith tidak mampu membayar atau mencari gadis atau wanita-wanita berkelas di luar sana, Tapi ntah lah, Smith Akan jijik bila di ganggu dan di goda para wanita di luara sana.


Tubuhnya menolak, dan hanya mengingin Kan Kalisa semata, setiap malam Smith selalu memikir kan Kalisa, dan jika terjadi kesalahan sedikit pun oleh anak buahnya. Smith tidak akan segan untuk membunuh mereka secara langsung, tanpa pikr panjang lagi.


Dulu Smith masih punya hati, untuk membunuh, naMun sekarang, otak nya tidak bisa di kendali kan, Karena sang Pawang, sudah tidak di dekatnya.


Sepertinya Hati Smith memang Sudah di kuasai Kalisa, dulu Smith pikir, Dia yang akan menghancur kan mental Kalisa, dan tidak akan pergi dari hidupnya. Karena sudah mendapat kan sesuatu yang berharga dari diri Kalisa.


Tapi ternyata itu tidak berpengaruh, Kalisa malah meninggal kan Smith tanpa berpikir panjang, dan juga tidak meninggal kan jejak apapun.


itulah yang di pikir kan Smith tentang Kalisa.


"Kalisa, Kenapa harus aku yang menderita, Aku mau kamu yang bertekuk lutut Pada ku" ucap Smith sambil mengguyur tubuh dengan air dingin, dan memmbersikan bekas- bekas lahar Panas yang Masih menenpel di se..lang..ka..ngan... Smith.


"Kalisa, aku begitu yakin, kamu Pasti akan membawa anak ku di ra..him mu" gumam Smith,


"Kalisa... Kalisa.. Kalisa...!!!?" Aku pasti bertemu dengan mu dan anak kita," geram Smith yang sudah selesai dengan mandinya lalu keluar kamar dengan ber..te..lan..jang.., Tanpa memakai apapun


Karena itu memang sudah menjadi kebiasaan Smith, Karena tidak akan ada yang berani masuk ke kamarnya, tanpa permisi, Kecuali Kalisa.


PAGI yang indah, Kalisa setiap Pagi, membiasakan tubuhnya untuk bergerak dengan sedikit aktifitas, Karena dokter mengatakan Kalisa mempunyai janin yang kuat, walaupun masih sangat mudah, Tapi Kalisa tidak perlu menghawatirnya babynya itu.

__ADS_1


Kalisa memang tidak akan beraktifitas berat. hanya sekedar berkeliling area rumah, atau kadang menemani sang Art memasak, itu pun Kalau Kalisa merasa jenuh di kamar.


Saat ini Kalisa menikmati sarapan sendiri tanpa sang mami, karena ada sesuatu pekerjaan yang memang, mengharus kan sang mami hadir.


Kalisa pun mengerti itu, lagi pula banyak penjaga di rumah itu, kalau terjadi apa-apa dengan Kalisa.


"Sayang.., Kita akan tumbuh di negara ini, walau tanpa seorang ayah, tapi tenang saja, kita punya nenek yang akan selalu menyayangi kita" ucap Kalisa mengelus perutnya, dan tidak sabar untuk melewati bulan ke bulan.


"Andai kamu pria baik-baik dan memintaku secara baik-baik pula, aku dengan senang hati mnerimah mu Smith, Tapi hati ku sekarang, terluka oleh sikap mu yang memaksa. aku membawa sebagian dari diri mu bersama ku, sebagai kenangan yang tidak akan pernah terlupakan, aku tidak sabar melihat Paras anak kita, apa dia mirip dengan mu yang tampan dan menggoda, atau dengan ku" ucap Kalisa tersenyum.


Ntah lah, mungkin hormon ibu hamil muncul didiri kalisa saat ini, yang mengingat tentang ayah dari baby yang dia kandung.


Sampai bibirnya pun tidak sadar menyebut dan memuji Pria yang sudah merenggut masa depannya dengan Paksa.


Saat ini memang keberadaan Kalisa tidak bisa di lacak dan di temukan sama sekali jejaknya, Karena tidak ada petunjuk apapun dari rumah peninggalan Kalisa.


Karena mami Kalisa menutup dengan rapat kepergian mereka berdua saat itu.


Dan hal yang belum mungkin terjadi, Smith menanyakan kepada polisi dengan pangkat tinggi, tentang kepergian mereka.


Yang Pasti juga ada orang-orang yang melindungi mereka dari kalangan pangkat tinggi itu.


"Kalisa, tiba nanti saatnya aku menemukan mu dan anak kita, aku akan memberi tahu Kalian, bahwa aku ingin menjadi kan kita keluarga yang utuh dan melepas gelar Mafia ini." gumam Smith saat berada di ruang Kerjanya, sambil menglihat foto-foto Kalisa yang sangat di rindukannya.


Kenapa harus Aku yang kamu buat menderita Kalisa, Kenapaaaa...!!!" ucap Smith mengusap rambutnya ke belakang dengan sedikit kasar.


"Biasa yang yang aku rencanakan tidak pernah meleset, Kenapa Kali ini tidak seperti yang ku harap kan, kamu yang harusnya datang Pada ku kalisa, setelah apa yang aku lakukan, bukan aku yang sibuk mencari mu dalam beberapa bulan ini" Smith sibuk berbicara sendiri dengan foto di Hapenya.

__ADS_1


Dan ada beberapa foto Kalisa yang dia pajang, di beberapa ruangan pribadi miliknya, untuk sedikit menghilang kan rasa rindu yang dia tahan dalam beberapa bulan ini.


Smith juga tidak berniat untuk dekat dengan wanita manapun, seakan Kalisa sudah memenuhi hatinya yang dulu kuat dan koko seperti besi tebal.


Yang merasa semua orang akan tunduk padanya termasuk wanita-wanita luar sana.


Tapi bagi seorang Kalisa tidak mempan dengan sikap Kasar Smith.


LIMA BULAN BERLALU


Perut Kalisa sudah mulai nampak membuncit, dan beberapa Kali dia memeriksa baby itu ke rumah sakit. dan dengan hasil yang sama, baby nya sehat dan juga kuat, yang lebih membuat Kalisa bahagia, ternyata baby di dalam Kandungannya ternyata kembar.


Saat awal memeriksa, Kalisa cukup kaget dan menangis, Karena tuhan memberi dia tambahan keluarga tidak cuma satu, tapi dua sekaligus.


Mami Kalisa juga ikut terharu, Mengetahui cucunya ada dua di dalam kandungan Kalisa.


Hal itu membuat Mami Kalisa, sering mengcancel pekerjaan di luar kota, Karena khawatir akan putri dan kedua cucu yang masih di kandung Kalisa.


"Mami, kita kan menjadi berempat, dan keluarga yang rame, kita tidak perlu berdua lagi mi" ucap Kalisa kepada mami, Saat mereka duduk santai di ruang tamu, sambil menikmati beberapa cemilan.


Iya sayang, Mami sangat senang, dan beeeeegitu bhagia, menunggu kehadiran mereka di dunia ini." ucap Mami Kalisa tersenyum bahagia, seakan mereka tidak punya beban pikiran apapun.


Memang saat ini, mereka tidak punya beban apapun, Karena beban itu, sudah mereka lewati saat awal, dan sekarang mereka hanya ingin menikmati dan menunggu baby lucu yang akan hadir di antara keluarga bahagia Kalisa.


Kalisa bahkan lupa, Kalau dia pernah di hancur kan masa depannya, oleh pria yang sangat di kaguminya.


Sekarang memang kebahagian yang mereka rasakan, berkat dukungan dan kasih sayang, yang Mami Kalisa berikan untuknya.

__ADS_1


yang tidak pernah menyalakan atau membuat Kalisa terpojok sama sekali.


__ADS_2