TETANGGAKU I LOVE YOU

TETANGGAKU I LOVE YOU
episode 14


__ADS_3

Di dalam kereta Azka sedang duduk memandangi Zara yang sedang ketiduran di sampingnya,rasa lelah dan kantuk setelah seharian bekerja dan menghadiri undangan pernikahan Arnold membuat Zara yang baru beberapa menit Duduk di bangku kereta langsung ketiduran.


Azka membuka jaketnya dan menyelimuti Zara yang saat ini masih menggunakan baju pesta tadi, Azka tersenyum bahagia karena keisengannya menanyakan ajakan untuk ke Jogja ke pada Zara malah ditanggapi baik.entah karena Zara benar ingin ikut atau tidak enak hati kepada nya, yang jelas dia berhasil membuat Zara terus bersama nya.


Azka menghubungi seseorang lewat chat agar menjemput nya saat subuh menjelang.azka melihat Zara yang terkesiap dan hendak bangun dari tidurnya karena bunyi ponsel yang berdering di dalam tasnya,


"aahh maaf,ini jaket mu..."


"tidak apa-apa, pakailah... pakailah dengan benar", ucap Azka


"oh iyya... terima kasih" zara kemudian memakai jaket Azka pada tubuhnya, dia sadar ini tempat umum.


Zara kemudian mengambil ponselnya didalam tas,ada 47 panggilan tak terjawab dari Jonas.zara shock dan melihat jam yang ada di ponselnya,jam menunjukkan pukul 1 dini hari.ia kemudian segera menghubungi jonas kakak nya.


"halo ko..."ucap Zara


"dimana kamu!!!!"ucap Jonas marah


"aku sedang bersama teman ku,aku menginap dirumahnya."


"jangan berbohong kamu!!! cepat alihkan ke sambungan video call!!!cepat!!!"


zara takut dengan ucapan jonas kakak nya, bagaimana tidak mungkin kalau ia memperlihatkan dirinya sedang perjalanan jauh bersama seorang lelaki di sebuah kereta.zara melirik kearah Azka, Azka yang mendengar itu meraih ponsel Zara dan mengalihkan panggilan video kearah padanya.


"maaf.."ucap Azka


"oohh jadi kamu yang membawa adikku pergi!!! kembali kau b*****k!!!atau ku laporkan kau kepolisi!!"ucap jonas yang marah sampai wajah nya memerah


"maafkan saya,saya tidak sempat meminta izin kepada anda untuk mengajak Zara pergi ke Jogja kerumah orang tua saya.."


jonas terdiam dengan penjelasan azka, mendengar penuturan Azka yang akan membawa Zara menemui orang tuanya membuat Jonas tak bisa membuka mulutnya lagi, sejak kapan adiknya memiliki hubungan yang serius kepada seseorang? mengapa adiknya tidak pernah bercerita kepada nya?


"mana Zara!!!!"


"sebentar,...." Azka melihat Zara yang terlihat gusar dengan panggilan yang akan dialihkan kepada nya .ia sempat menggeleng kearah Azka untuk tidak menutup sambungan telepon dari jonas,tapi Azka yang tidak ingin masalah ini berlarut.ia ingin apa bertanggung jawab apapun yang terjadi nantinya.


Zara menerima ponsel dari tangan Azka,


"iya ko...." ucap zara pelan


"segera pulang!!!kita bicarakan di rumah!!!! aku akan buat perhitungan dengan laki-laki itu jika dia berani macam-macam dengan mu!!! mengerti ci!!!ingat..!!!jika laki-laki itu berani melakukan hal aneh-aneh terhadap mu kau harus menghubungi ku.!!!" ucap jonas dengan nafas memburu karena hatinya diliputi kemarahan.


"iya ko....!!!"


"segera share lok jika sudah sampai disana!! mengerti!!!!"


"iya ko...!!"

__ADS_1


sambungan telepon itu akhirnya terputus zara terlihat kikuk setelah menerima panggilan dari Jonas,ia tidak berani menoleh kearah Azka,


"seharusnya aku lebih dulu meminta izin kepada Kaka mu....maaf sungguh aku menjadi tidak enak..."


"ttidak apa-apa....aku juga salah karena tidak berpamitan kepadanya sehingga menimbulkan kecemasan pada dia...maafkan koko ku.."ucap Zara menunduk,


"iya tidak apa-apa . sama-sama... sekarang tidur lah kembali.ketika sudah sampai nanti aku akan membangun kan mu..."


"ahh..iiyaaaa..."


setelah menjalani perjalanan beberapa jam akhirnya sampai di sebuah stasiun di jogjakarta,


Azka membangun kan Zara, kemudian zara terbangun..


"sudah sampai...ayo kita turun..."ajak azka


"ah iyya .."Zara mengambil tasnya di bawah


***


keadaan luar stasiun sangat sepi, karena masih pukul tiga dini hari, Azka dan zara berdiri menunggu jemputan.azka dengan setia membawa ransel di punggung nya,dan juga Tote bag ditangannya dan juga paper bag punya Zara yang sekarang beralih ke tangan Azka.zara hanya membawa tas kecil berisikan ponsel dan dompet.


angin pagi di Jogja terasa dingin dan segar, Zara yang merasa kantuk pun hanya bisa sesekali memejamkan matanya.azka hanya bisa tersenyum melihat nya.seketika lampu sorot mobil dari arah depan mengenai nereka.azka kemudian menghampiri mobil itu,


"mas Deri.. "sapa azka


"ahh..iso ae mas..ini tolongin aku barang-barangku"


mas deri segera turun dari mobil dan membantu memasukkan barang azka dan Zara.mas deri hanya terpaut satu tahun usianya diatas Azka, mereka adalah sepupu an dan yang akan menikah nantinya.


"mas Azka...sopo kuwi cah ayu yang kamu bawa..?" ucap mas deri pelan


Azka tersenyum,"konco mas ..."


"aahh bohong iku ..pacarmu yo,uwayu tenan mas .iso gempar nang kampung iku .."


"wes ...wes ...nanti ae dibahas, kasihan dia kedinginan diluar.selak subuh mas..."


"oke ...oke .. Ojo lali kenalne ya .."


"iyo .."


sepanjang perjalanan mereka saling bercerita, mengenai pekerjaan dan juga kegiatan sehari-hari nya, Zara hanya mendengar kan sambil mengamati interaksi dua orang yang duduk di depannya itu.


mobil yang ditumpangi oleh mereka telah sampai di desa yang ditinggali ,tak butuh waktu lama hanya setengah jam dari stasiun.sesampainya dirumah Azka, Zara mengedarkan pandangannya ke penjuru halaman luas itu, rumah Azka yang begitu sederhana dan menghadap ke sawah,di deretan kanan ada sebuah bunga-bunga yang tumbuh dengan indah.


"Ra..maaf ya rumah ku begitu sederhana,"

__ADS_1


"tidak apa-apa"


"wahh ..wes waktunya subuh mas ..aku tak nang musholla sek adzan subuh..." pamit deri


"iyo mas...suwun nanti tak susul .." ucap Azka.


"ayo kita masuk ..."


Zara mengangguk,dia begitu nervous masuk kedalam rumah Azka,dia melihat Azka mengetuk pintu rumah nya.seakan jantung nya berdetak lebih cepat dari biasanya.


seketika pintu terbuka oleh seorang gadis yang berusia sekitar tujuh belasan,


"mas azka ..ket mau to Dateng e...?"sambil mencium punggungtangan Azka


"ora.... barusan kok"


gadis yang bernama ana itu melirik kearah wanita cantik disamping kakak nya,ana melihat dari bawah keatas, penampilan nya begitu mempesona seperti artis ibukota.


"dia...sopo mas"


"ooh...iki ...kenalne.. Zara namae"ucap Azka


ana meraih tangan Zara dan mencium punggung tangan nya, Zara yang baru mendapatkan perlakuan seperti itu merasa tidak enak.


"aku ana mbak.. adiknya mas Azka"


"aku .. Zara,salam kenal .."ucap Zara


"mbak pacare mas Azka to...ayo masuk ndang tak kenal ne sama ibu..." ana menarik tangan Zara.


Azka melihat itu senyum-senyum sendiri,dan kemudian membawa barang-barang masuk kedalam.


"bu ....ibu...."


seorang wanita paruh baya memakai daster keluar dari arah belakang, wanita itu adalah ibu dari Azka,bu Yanti melihat kedatangan anaknya dan juga wanita cantik disampingnya anaknya, wanita yang begitu cantik,


"bu ...mas Azka membawa calonnya..."bisikan ana ketelinga yang masih bisa didengar oleh Zara dan juga azka


bu Yanti melihat Zara dari atas sampai bawah, dengan seksama dan meneliti,


.


.


seribu kata lebih gengs...happy reading...🤭


IG eunhyeayu90

__ADS_1


__ADS_2