
acara sudah dimulai, Zara juga sudah berada di diruang tamu yang kini sudah dipenuhi ibu-ibu majelis taklim wilayah itu.zara memakai baju syar'i berwarna mocca dengan kerudungnya yang menjulang panjang.azka pun juga memakai baju koko yang senada dengan baju syar'i Zara.mereka berdua tampak serasi bagaikan suami dan istri.
surat Yusuf dan surat Maryam bagian dari acara tersebut, acara berjalan dengan khidmat.zara tampak haru ketika seorang penceramah mengisi acara itu.
beberapa keluarga Azka turut hadir dan juga beberapa tetangga sekitar yang dekat dengan mereka.ada beberapa tetangga yang mempertanyakan keberadaan Zara dirumah itu.tapi keluarga Azka menyebutkan jika Zara adalah istri Azka yang berasal dari Jakarta.
banyak yang tak menyangka jika Azka sudah menikah lagi.tapi hari ini mereka menyadari jika Azka benar-benar memiliki istri yang begitu cantik.
acara sudah selesai,para undangan sudah pulang dengan bingkisan makanan kue snack dan juga souvernir yang dibagikan.meski mendadak,tapi dengan menggunakan EO acara itu berjalan sesuai dengan rencana.
seorang dari keluarga Azka menghampiri zara,
"dek Zara... minta fotonya...aku belum punya fotoe lo... ayo - ayo .. kita foto dulu sama calon ibu dan ayah" ajak sepupu Azka
keluarga berkumpul menuju Zara, Zara yang merasa kikuk hanya bisa tersenyum.dari arah jauh azka hanya memandang mereka begitu bahagia.tidak dengan dirinya yang masih ganjal, karena Zara menolak menjadi istrinya.
"ayo dek Azka..cepet sini..."
Azka mau tidak mau menuju ke keluarganya,ia berdiri disampingnya Zara,para keluarga seperti paman bibi ,pak lik dan bulikbulik.dan para sepupu sudah mengambil barisan,tak lupa bu Yanti dan juga ana ikut berfoto bersama.
foto diambil beberapa kali dengan gaya yang berbeda, Zara mau tak mau ia ikut larut dengan kebahagiaan keluarga besar Azka.
acara pun selesai, sekarang sudah pukul 7 malam, Zara turun ke ruang tamu dengan menenteng kopernya.ia menemukan ada ana dan juga bu Yanti disana yang sedang bersantai menonton Tv.dimana Azka? mengapa setelah bersua foto tadi ia tidak bertemu dengan nya kembali.
"loh..ndukk...mau kemana ???"
"Zara mau kembali ke Hotel Tante..." jawab zara.
Zara memakai dress dibawah lutut dan memakai sweaternya,ia juga mengalungkan syal yang terlilit dilehernya.
"mbak Zara kenapa tidak menginap disini saja mbak .... kita kan sekarang keluarga..."
"maaf .... aku tidak bisa tinggal disini...aku harap kalian bisa mengerti keadaan ku...aku menghargai niat baik kalian,tapi tidak untuk menginap di sini.aku akan menyempatkan waktu untuk berkunjung kemari ketika berada di Jogja... terima kasih Tante.. terimakasih ana..."
Zara menghampiri bu Yanti dan memeluknya,ia sangat menyukai keluarga Azka yang menerima nya.
"maafkan anak ibuk ya nduuukkkk..."
__ADS_1
"Tante jangan memikirkan hal itu.... Zara sudah tak mempermasalahkannya"
Zara melepaskan pelukannya,dan beralih ke Ana,ia memeluk Ana seperti adik kandungnya.
"mbak Zara .... Sedih jadinya mbakk..."
"kamu tetep adikku...." jawab Zara
setelah berpamitan Zara keluar dari rumah itudi depan teras sudah ada Azka di sana, tatapan mereka bertemu tapi kemudian Azka mengalihkan pandangannya ke arah lain.
"aku akan mengantarmu..."
mau tidak mau Zara menerima tawaran Azka.ia masuk kedalam mobil,disusul dengan Azka,
Zara memberikan senyuman nya kepada bu Yanti dan juga ana.zara tak menyangka niat liburan nya akan terdampar disini.
di sepanjang perjalanan mereka tampak terdiam satu sama lain tak ada obrolan diantara mereka.saat ketika Azka berhenti disalah satu toko oleh-oleh di Malioboro.azka memarkirkan mobilnya, kemudian mematikan mesin mobilnya,
"turunlah ..aku sedikit lama disini, ada sesuatu yang harus aku kerjakan" Azka kemudian turun dari mobilnya
Zara melihat banyak wisatawan di toko itu, Zara berpikir apa Azka sedang membeli sesuatu di Toko oleh-oleh itu.tak ambil pusing zara turun dari mobil dan ikut mengikutinya.
Azka tiba-tiba menggenggam tangan Zara, dan berjalan,zara melotot kaget dengan sikap manis Azka.
para pegawai toko tercengang dengan kedatangan bosnya membawa seorang perempuan cantik cece Chinese,
mereka saling pandang memandang tak berani komentar, karena saat itu toko di malam Minggu sangat lah ramai pengunjung.
seorang pegawai menghampiri azka, "pak Azka ini... beberapa pembukuan untuk Minggu ini" ucap salah satu pegawai dengan menyodorkan tab ditangannya.
Azka memeriksanya dan memberikan tab itu kembali. " sudah ada kenaikan 35 % Alhamdulillah...aku harap Minggu depan bisa lebih berkembang lagi,"
"baik pak Azka....", ucap seorang pegawai toko itu dan kembali melayani pembeli.
"kamu tidak ingin sesuatu di sini...." tanya Azka
"hah..." Zara yang sedari tadi tidak konsentrasi karena matanya sibuk melihat isi toko dan banyak nya wisatawan membeli.
__ADS_1
"apa kamu tidak ingin sesuatu di sini???"
"akuu....aku ingin bakpia pathok yang enak..."
"baiklah.... Gus....agus...sini..." ucap Azka memanggil salah satu pegawai laki-laki di situ.
" iya pak...", ucap pegawai itu menghampiri
"bakpia pathok premium mix rasa,30 kotak..."
"baik pak..." pegawai itu kemudian pergi menhemas pesanan bosnya
"kenapa banyak sekali, aku hanya ingin satu...." protes Zara
"ini untuk oleh-oleh di Jakarta..."
"jangan ngawur...aku tidak bisa membawanya..."
"aku akan mengantarkannya..."
"Azka jangan aneh-aneh...!!!"
Azka tersenyum simpul, dirinya gemas melihat Zara yang semakin sebal kepadanya.
di perjalanan menuju hotel , Zara tertidur di dalam mobil,ia begitu lelah hari ini.perjalanan jauh dan juga serangkaian acara tiga bulanannya membuat energi mya terkuras.
mobil Azka sudah memasuki parkiran hotel, Azka yang tak berani membangunkan Zara hanya bisa terdiam dan memandang wajah Zara yang tampak damai dalam tidurnya.
Azka melihat perut zara, Zara memang paling pintar menyembunyikan kehamilannya, dengan memakai pakaian mini dress longgar seperti ini tidak ada seorang pun jika dirinya hamil, Azka menggerakkan tangannya ke Perut Zara dan mengelusnya perlahan.
"berkembang lah dengan baik, sehatlah sayang...."ucap Azka berbisik.
.
.
selamat malam dan happy weekend 🤗❤️
__ADS_1
ig eunhyeayu90