
Zara kembali kerumahnya larut malam,ia membuka kamar tidurnya dan kemudian menutup pintu kamarnya, setelah itu menghidupkan lampu kamarnya, ketika berbalik ia kaget mendapati ibunya yang sedang duduk dengan santai di sofa dekat balkon kamarnya, Zara mendelik kaget.
"mama ..?"Zara pelan-pelan maju melangkah kearah sang ibu
"dari mana ci...?? jam berapa ini???"cecar tanya bu Natalia
Zara melirik kearah jam Beker diatas nakas,jarum menunjukkan pukul 11 malam.
"ma....?"Zara duduk disebelah ibunya
Bu Natalia menatap anaknya,"ci....apa pria yang membawa mu pakai motor tadi ...dia orangnya???"
Zara dengan takut mengangguk kan kepalanya,
"apa kamu begitu menyukai pria itu???"
"ma ....aku...."
"Jawab mama ci....!!!"
Zara mengangguk lagi,"iiyyya...."
"pertemukan mama dengan pria itu .."
Zara melihat wajah ibunya,wajah datar ibunya yang tak pernah ia lihat selama ini,
"ma..."ucap Zara memelas
"kenapa??kamu takut mama akan berbicara tidak baik dengannya?? "
"tidak... bukan begitu,maksud Zara...."
"mama tunggu dia di rumah om kamu besok jam makan siang..." ucap Bu Natalia, kemudian tanpa menunggu jawaban dari Zara,bu natalia keluar dari kamarnya Zara.
Zara melihat kepergian ibunya dengan sedih,dia menduga akan terjadi sesuatu yang tak menguntungkan untuk dirinya dan juga Azka.
***
pagi harinya Zara menuju meja makan untuk melakukan sarapan pagi bersama keluarga nya,ia melihat semua keluarga sudah berkumpul kecuali ayahnya,
__ADS_1
"selamat pagi..."ucap Zara
"pagi ci..."ucap Grace
Zara melihat jonas tidak membalas sapaan nya,dan juga ibunya pun tidak.zara semakin dibuat sedih.
"kak Grace...mana steve??"
"Steve masih tidur ci..."ucap grace dengan senyuman manisnya
"papa kemana ma...???"tanya zara
"papa sudah kembali ke Pontianak subuh tadi.."ucap Bu Natalia
Zara terlihat tercengang kenapa papanya tidak membangunkan dirinya saat pulang,apa papanya marah terhadap nya.
Zara terduduk makan dengan tak bersemangat,baru saja ia memiliki banyak kekuatan dari Azka tapi dirinya saat ini dihadapkan dengan keluarganya yang terang-, terangan tak sependapat dengannya.
***
dikantor Zara harap-harap cemas,jam makan siang sudah akan segera tiba sejam lagi.ia sudah memberitahu kan Azka soal ibunya yang ingin menemuinya, diluar dugaan dari pemikiran Zara, Azka bahkan sangat antusias ingin segera bertemu dengan ibu dari wanita ia cintai.
Zara menggeleng kan kepalanya, "tidak usah git...aku akan keluar pada jam makan siang..."
"ouh ...oke bu ..saya kembali dulu ya bu ."ucap gita sambil menundukkan kepalanya dan kembali keruangan nya
waktu pun terus berputar jam menunjukkan pukul 12 siang, Zara kemudian turun ke parkiran dengan tergesa-gesa,disana sudah ada Azka yang baru saja datang dengan motor sportnya.
"kamu sudah dari tadi???"tanya Zara
"tidak..aku baru saja datang..."ucap Azka sambil melepaskan helm dan maskernya,
"ayo kita berangkat..."ucap Zara dengan menyerahkan kunci mobilnya
Azka menerima kunci itu dan menautkan jari, tangannya ke tangan Zara."tenanglah...ada aku disini... jangan khawatir"
"mama ingin bertemu dirumah om ku ...ini sesuatu yang diluar kendali... tidak untuk anggota keluarga inti saja yang tau tentang hubungan kita,tapi sudah masuk ke keluarga besar ku..aku sangat khawatir tentang ini,dan kemungkinan buruk yang akan terjadi pada kita nanti."
"tenanglah...aku yang akan menghadapi nya...''
__ADS_1
mereka saling pandang,ada raut wajah gelisah pada wajah Zara, sedangkan Azka tampak tenang.
***
mobil yang dikendarai mereka berdua sudah masuk kedalam carport rumah besar minimalis berlantai dua itu, rumah yang sejuk meski disiang hari karena pemilik rumah menanam banyak tanaman.rumah yang pernah disinggahi Zara saat pindah dari Pontianak ke Jakarta sampai menginjak bangku kuliah.
mereka masuk dengan menggenggam tangan melangkah ke depan ruang tamu yang sengaja pintu depan sudah dibuka.
diruang tamu sudah ada ibunya Zara yang menunggu, Bu Natalia melihat Azka yang menggenggam tangan zara didepannya.
Azka melepaskan tangannya dan melangkah kearah bu Natalia,dia kemudian meraih tangan bu Natalia dan menyium tangan, tanda rasa hormatnya kepada orang tua dari kekasih hatinya
"saya Azka, senang bertemu dengan anda"ucap Azka.
"duduklah...,"ucap Bu Natalia,
Azka dan juga zara kemudian duduk bersebelahan,tak lama menunggu omnya Zara keluar dan menemui mereka berdua.
"ci... kalian sudah datang??"
Azka kemudian menjabat tangan om Thomas
"azka.." ucap Azka dengan tetas tanpa ada kegugupan.
om Thomas adik dari bu Natalia, seorang lawyer yang selalu mengurusi permasalahan Zara pada waktu insiden menyakitkan itu.
"duduklah..."ucap om Thomas masih dalam mode biasa-biasa saja
"saya ingin memperkenalkan diri saya nama saya Azka, saat ini saya menjalin hubungan dengan Zara."ucap Azka dengan tegas.
bu Natalia memperhatikan setiap kata yang diucapkan oleh pria yang memiliki hubungan asmara dengan putrinya,pria tampan dan sopan adalah first impression yang ia tangkap.
.
.
.
pada penasaran kan...???yuhuuu.. lanjut ya gengs...ðŸ¤ðŸ˜€ðŸ˜„🤗
__ADS_1
Ig eunhyeayu90