
"mas....mas Azka....aku...aku wes ngerti kabeh opo seng mas Azka lakune saat di Indonesia.....mas ...mas Azka iki...hiks...hiks ..." isak tangis Ana menahan perasaan yang terpendam.
Azka terpaku,ia tidak menyangka jika adiknya akan mengetahui segala nya.
"apa An...mas gak nglakuin apa-apa...." elak Azka
"mas ...mas nikah terus cerai karo Mbak Ratih toh....mas kok bisa se mas ...mas kan gak cinta Karo mbak ratih"
Azka mengusap wajahnya kasar, mengingat nama Ratih Azka begitu muak dengan segala penghinaan yang diucapkan oleh wanita itu dan keluarganya.
"pak lik mekso aku biar nikahin Ratih....rumah lan sawah kita biar balik kembali.tapi mereka ingkar... malah dijual ke orang lain"
Ana mendengarkan seksama penjelasan kakak nya,ia tak menyangka jika itu adalah alasan kakaknya menikahi Ratih.
"lah terus mas ... rumah kita..."
"kamu jangan khawatir....mas sudah mendapatkan rumah kita kembali....tinggal sawah saja...."
"Alhamdulillah ya mas ....Ana lega .. ketika ibuk sudah sembuh kita bisa kembali ke rumah yang di Jogja.. rumah peninggalan bapak..."
Azka mengangguk,meski dirinya mengorbankan prinsip nya untuk tidak menjadi orang yang buruk.tapi dengan kejadian yang menimpa keluarganya ia telah melanggar prinsip itu sendiri.
"ayo mas....kita keruangan ibuk...." ajak Ana
"ayo....An...."
adik dan kakak itu kemudian berjalan menuju tempat rawat inap ibu mereka yang terletak tidak jauh dari tempat mereka mengobrol.
***
BANDUNG ✓
sebulan sudah zara tak lagi bertemu dengan Azka, setiap Zara pulang kerja ia menyempatkan diri bertandang di apartemen sebelahnya yang sempat dihuni Azka,ia membersihkan dan juga kadang menginap di apartemen itu tapi sang penghuni tak pernah kembali lagi,hati Zara yang dilanda rindu kini terasa dingin.ia merasa hanya dirinya yang merasakan cinta ini.ia Sadar jika waktu dapat mengubah segalanya, termasuk mengubah perasaan Azka terhadapnya.
Zara memandangi isi apartemen Azka,ia kemudian duduk dan merenung, melihat perabotan yang hampir sebulan ini menjadi temannya.
__ADS_1
"besok aku akan kembali ke Jakarta....aku tidak akan kemari.... aku harap pemilikmu datang kesini dan merawat kalian....," zara menunduk menahan air matanya.
"huuuu....huuuu.......hiks...hiks ...hiks ..."isak tangis Zara.
Zara kemudian berjalan menuju lemari,ia kemudian membuka lemari itu dan mengambil baju kemeja Azka, kemeja yang pernah ia pilihkan saat berbelanja bersama Ana.kemeja yang dipakai saat dipernikahan Gita dan Reza.
Zara pergi meninggalkan apartemen Azka dan kembali ke apartemen nya semula.didalam ia membereskan segala barang-barangnya,tak lupa juga telah memasukkan baju Azka kedalam koler besar miliknya,ia tak sanggup jika harus berlama-lama tinggal di apartemen ini.kenangan manis yang pernah ia rasakan bersama Azka,dan juga kenangan buruk karena ditinggalkan Azka ada di apartemen ini.
malam ini juga zara telah pergi meninggalkan apartemennya, apartemen yang ia tinggali selama kurang lebih 3 bulan.
diparkiran zara menyeret kopernya, setelah sampai ke mobil zara membuka bagasi dan mengangkat kopernya dengan susah payah.
dari arah depan ada sebuah mobil memasuki area parkir apartemen itu mobil sedan hitam metalik itu berhenti disalah satu parkiran dekat lift basemen.
"sudah sampai buk....kita akan tinggal sementara disini selama satu minggu .. setelah renovasi rumah di Jogja selesai kita akan kembali ke sana..." jelas Azka
" gak opo-opo le ...ibuk terimakasih....kamu wes sabar ngurusin ibuk..."
"nggeh buk...yang penting ibuk sehat dulu,An...ibuk bantuen ..mas tak angkat barang-barang dulu...."
Ana membantu ibunya berjalan menuju lift.kondisi bu Yanti saat ini dibilang bagus, karena sudah bisa jalan dan tidak ada masalah serius.meski sedikit kendala karena bu Yanti tak bisa jalan lebih cepat karena urat syaraf nya belum sepenuhnya kembali sempurna tapi itu tak menjadi masalah yang serius.karena berjalannya waktu dan banyak latihan akan bisa kembali seperti semula.
Azka membuka bagasi dan mengangkat koper dari dalam.setelah barang - barang keluar semua, Azka menutup nya kembali.
dari arah belakang ada mobil yang melintas,mobil itu adalah mobil Zara yang telah pergi meninggalkan arena parkir.azka maupun Zara tidak saling tau jika Mereka dalam posisi yang berdekatan.
Azka kembali menarik kopernya berjalan menuju lift menyusul adik dan juga ibunya.
***
di lorong apartemen menuju apartemennya ia melihat pintu kamar apartemen Zara,ia berharap tidak bertemu dengan zara dalam kondisi seperti ini.
Azka membuka pintu kamarnya,ia kaget apartemen huniannya begitu bersih dan wangi, seperti habis di Pel.
"apik mas....koyo di Tipi-Tipi meski kamar nya cuma 1...." jujur Ana
__ADS_1
bu Yanti menuju kamar mandi ingin buang air,ia kaget karena keran air menyala.
"le ...."teriak bu Yanti
Azka tergesa-gesa menuju sumber suara, "iya bukk..."
"keran banyu ne...kok murup le ... lali ora dimatikan..."
Azka dibuat terkejut, karena setahunya apartemen ini tidak melayani room servis,terus siapa yang telah membersihkan apartemennya.
"iyo buk... mungkin petugase lali..."
"yowes ibuk tak buang air dulu ..", ucap bu Yanti sambil menutup toilet nya
"mas...."panggil Ana dengan berbisik
Azka menoleh kearah Ana, "ono opo An...."
Ana menggeret tangan Azka ke depan tempat keluarga/ ruang nonton TV.
Ana memberikan kucir rambut berwarna salmon ke Azka
"mas....ini tadi di atas sofa iki ...sebenere...iki nduwene sopo mas???", tanya Ana curiga.
Azka hanya dibuat bingung, setahunya ia tak memiliki tamu yang bertandang di apartemennya.siapakah sang pemilik pita rambut itu.apakah Dia....
......Dia adalah ZARA
.
.
SEMOGA HARI Kalian menyenangkan...🖐️🤗
ig eunhyeayu90
__ADS_1