
setelah kepergian kedua orang tuanya dan juga jonas kakaknya, Zara hanya bisa merenungkan nasibnya.ini bukan yang pertama untuk nya tapi seakan merusak psikologi nya yang di usia tak muda lagi.seseorang yang sangat ia cintai, yang ia kagumi malah melakukan hal yang merugikan dirinya.
sudah tiga hari Zara telah izin tak masuk kantor.ia masih sangat terpukul akan peristiwa yang dialaminya.zara mencoba untuk bangkit dan tak lagi memikirkan itu tapi dirinya terlalu lemah akan hal perasaan.
"huuu....huuu.....", tangis Zara di sela-sela lamunannya.
"aku memang lemah dalam hal ini,dia cinta pertama ku . tapi dia juga yang menyakiti ku....hiks...hiks..." isak tangis Zara melemah.
Zara kemudian berjalan ke balkon,ia mengingat bahwa Azka tinggal di sebelah apartemennya,ia melihat apartemen itu sepi dan lampu juga tak menyala.
Zara kemudian melangkah pergi keluar dan memencet tombol kamar apartemen itu.tak ada sahutan orang sama sekali.ia mencoba membuka pascode.zara menekan tombol itu dengan angka asal tapi alhasil terbuka.
Zara sangat shock karena yang ia tekan adalah tanggal lahirnya,ia kemudian pelan pelan masuk kedalam apartemen itu,ia mencoba menghidupkan lampu penerangan, dengan sekali tekan seluruh lampu-lampu dalam ruangan itu menyala
Zara melihat tak ada banyak barang dikamar apartemen ini,ada beberapa baju milik Azka yang tersimpan di lemari pakaiannya
"ia melihat banyak puntung rokok didalam asbak,ia juga menemukan botol minuman keras diatas meja tamu.
"apa yang membuat dirimu seperti ini???ya Allah...azkaaaa." keluh Zara.
Zara akhirnya duduk di ruang tamu itu sambil menunggui Azka pulang,tapi waktu yang berputar hingga pukul 2 dini hari, tidak ada tanda tanda siapapun masuk kedalam apartemen ini.zara berasumsi jika Azka telah meninggalkan apartemen nya.
setelah kembali ke apartemen nya semula , Zara merebahkan tubuhnya di ranjang nya empuk,sambil melihat bintang-bintang di langit.
"aku ingin sekali membencimu...tapi rasa ini tak sanggup untuk mengalihkan pandanganku terhadap mu.... Azka!!!! kenapa kamu tega kepada ku ...huuuuu....hu...huuuuuuu...."tangis Zara pecah.
***
keesokan harinya, Zara kembali bekerja ia mencoba untuk bangkit dan pelan-pelan melupakan pria muda Yang memporak-poranda kan hatinya.
Zara mengerjakan pekerjaan nya dengan teliti,meski imunnya sedikit menurun.
drttt....drrrtttt
drttttt....drtttttt
zara melirik kesebuah ponsel yang tergeletak di sisi tangannya,ia mencoba untuk meraih dan mengambil nya, setelah ia dapatkan ia melihat nama yang tak asing lagi,
"iya git....."
("Bu Zara pasti masih bekerja kan....??")
__ADS_1
"hmmmmmm....."
("Duh....bu Zara emang bener ya.... ini jam istirahat bu....")
Zara tidak menghiraukannya," ada apa git..."
("bu...aku mau ngabarin kabar baik buat Bu Zara ")
"hmmmmm...."
("aku sekarang sudah hamil bu....2 bulan ")
Zara kemudian berhenti mengerjakan pekerjaannya,ia sontak kaget dengan kabar dari Gita.
("bu.... Bu Zara.....halo....halooo......")
"ah...iya git... selamat.... selamat atas kehamilanmu....,"
("iihhh bu Zara .....kaget kan.... habis ini bu Zara punya keponakan dari aku bu....")
"aahh..iiyyyaaaa.. pasti aku sangat senang git...."
"iya git....aku juga demikian... hati-hati ya jaga kehamilan mu...."
("bye Bu Zara......")
"iya git...."
sambungan pun tertutup dengan kalimat penutup mereka, Zara kemudian berpikir apakah dirinya tidak apa-apa melakukan itu bersama Azka tanpa menggunakan pengaman apapun.zara sangat takut jika dirinya sampai hamil diluar nikah, Zara yang saat ini panik mencoba untuk menetralkan perasaannya,ia menggeleng kan kepalanya pertanda bahwa tidak semudah itu dirinya hamil begitu saja.
***
Mount Elizabeth Hospital, SINGAPORE
Azka berjalan menyusuri koridor rumah sakit dengan tergesa-gesa,ia sempat mendapat kabar jika ibunya memiliki perkembangan yang baik saat dirawat di rumah sakit terbaik di Singapura.
"mas....." tegur Ana
"piye ibu An...???"
(bagaimana ibu )
__ADS_1
"Alhamdulillah mas... kuasa ne Gusti Allah,ibu sadar mas...." ucap Ana terharu
"Alhamdulillah An...."ucap syukur Azka
"musibah iki Alhamdulillah kita bertemu dengan wong apik koyo pak Yoseph,awak ndewe di kasih pengobatan seng koyo ngene mas ... rumah sakit, tempat tinggal,uang saku" jelas Ana
Azka terdiam sejenak,ini masalah cukup besar yang pernah ia hadapi.masalah kesehatan ibunya,insiden pernikahan dadakan,dan juga dirinya dan Zara.
Zara mendengar namanya saja Azka dibuat sesak, bagaimana tidak dia telah membuat ulah dengan wanita yang tulus mencintai nya.dirinya tak membayangkan betapa bencinya saat ini Zara terhadap nya setelah perbuatan menjijikkan yang ia lakukan.
"iku harus An... mereka yang salah... seharusnya mereka memang bertanggung jawab.."
"iyo mas...tapi kan ikii musibah e bukan untuk kita juga... tapi musibah untuk mereka.mereka juga sebenarnya tidak mau hal seperti ini terjadi,tapi ini sudah kehendak yang maha kuasa mas..."
"tapi kan mereka punya rencana jahat sebelumnya, mereka mau lepas tangan dan mau memutar balikkan fakta.untung saja mas dengan cepat mengambil rekaman cctv saat kejadian,bahwa kecelakaan itu atas kelalaiannya mereka.''
"wes mas...wes....ayo podo legowo mas...."
Azka menghembuskan nafasnya kasar,ia memang sangat emosi ketika Jonas waktu di kantor polisi dengan mulut pedasnya menolak atas kejadian itu.ditambah lagi dengan obrolan empat mata yang terjadi antara dirinya dengan Jonas,jika Jonas akan membiayai pengobatan ibunya hingga sembuh total dan juga beberapa uang untuk biaya hidup tapi dengan satu syarat agar menjauhi adiknya,yaitu Zara.azka sangat kesal dengan penawaran yang menghubungkan masalah pribadi, berarti Jonas dalam kasus ini tidak merasa bersalah kepada musibah yang dialami ibunya.
"mas...ibu wes iso ngenali aku.... kemarin ibu nyari in mas Azka...."
"terus kamu bilang apa???"
"yo tak bilang mas Azka di Indonesia sedang kerja....mas ..aku oleh tanya??"
Azka menaikkan alisnya,ia penasaran apa yang akan ditanyakan oleh adiknya ini.
"mas....mas Azka....aku...aku wes ngerti kabeh opo seng mas Azka lakune saat di Indonesia.....mas ...mas Azka iki...hiks...hiks ..." isak tangis Ana menahan perasaan yang terpendam.
Azka terpaku,ia tidak menyangka jika adiknya akan mengetahui segala nya.
.
.
01.36 menit....jam pagi-pagi buta gengs...demi kaliannnn.....😴🥲🥱☺️☺️☺️
yukkk semangat bacanya ya...!!!! jangan lupa like dan share ya...gomawo!!!
ig eunhyeayu90
__ADS_1