
Jonas keluar dari mobilnya dan berjalan menuju mobil Zara, tapi kemudian ia berhenti karena Zara telah keluar dari mobilnya dan menuju ke kakak nya
"ko..." sapa Zara dengan senyum manisnya
jonas ikut tersenyum,ia tak menyangka jika adik yang selalu berselisih paham dengan nya akan memberikan senyuman untuk dirinya.
"bagaimana liburanmu ?? kenapa kamu di sini...apa ada masalah dengan mobilnya.."
"aahh.. tidak..aku sedang menata dokumen yang harus aku bawa ke kantor...hari ini aku ada meeting dengan atasan..."
jonas melirik kedepan ke arah mobil Zara, kemudian ia beralih menatap adiknya.
"yasudah cepat lah berangkat..."
"kalau begitu...aku berangkat dulu ya ko..." ucap Zara kemudian berbalik menuju kemudinya.
Zara membuka pintu mobil dan kemudian memutar balikkan mobilnya, setelah melewati jonas ia membunyikan klakson nya.
Jonas terdiam,ia tau jika adiknya sedang menyembunyikan sesuatu di mobilnya, karena ia sempat melihat mobil itu bergoyang sekian detik.jonas berpikir jika didalam mobil Zara ada seseorang.tapi siapa yang telah disembunyikan oleh adiknya itu.jonas akan mengawasi keadaan Zara lagi mulai saat ini.
diperjalanan Azka berada di samping kemudi,ia tadi berpindah kearah kursi penumpang.
"berhenti...aku akan menyetir untuk mu .."
"tidak usah....ini sudah mau nyampe...."
"apa kita akan terus begini???"
"untuk saat ini jangan dulu Ka...."
"kalau buku nikah kita sudah jadi....aku akan menemui kedua orangtuamu... sesuai kesepakatan kita kemarin"
"ka.... jangan dulu..."
"Ra....aku tidak bisa terus-terusan seperti ini...aku ini suami kamu...?"
Zara tampak sedih sekali,ia juga tidak tau dibawa kemana pernikahan nya dengan Azka,ia juga takut berhadapan dengan keluarganya.
"terserahlah...." ucap Zara pasrah
kendaraan Zara sudah sampai didepan perusahaan tempat Zara bekerja, Zara kemudian turun dari mobilnya dan pergi begitu saja, Azka sampai tertegun dengan sikap Zara yang sepertinya sedang marah dengan nya.azka menghela nafasnya.
"sabar...sabar........!!!huhhh...."
didalam ruangan Zara disibukkan dengan pekerjaan yang sudah menumpuk.setelah melakukan meeting Zara langsung ke ruangan nya.ia ingin sekali mengerjakan pekerjaan nya dan segera pulang.
"bu...." ucap gita dibalik pintu
"masuklah git ...."
Gita tersenyum dan menuju kearah Zara, "bu..."
"iya git... bicara lah..." ucap Zara dengan masih menulis kan sesuatu di setiap dokumen yang ia periksa tanpa melihat kearah Gita.
"bu Zara....aku dapet info dari temen ku yang bekerja di Kantor agama...kalau mas Azka sedang mendaftarkan pernikahan Nya"
__ADS_1
Zara kaget dan berhenti membubuhkan tanda tangan nya di setiap kertas itu.ia kemudian beralih menatap Gita
"wanita yang dinikahi mas Azka adalah...."
"iya...!!!!itu aku...."jawab Zara tegas
Gita tersenyum senang karena Zara tidak lagi bisa mengelak.
"akhirnya Bu Zara... menikah jugaaaa!!!!aauuu.....aku bahagia banget bu..."
Zara melihat gita yang sangat bahagia karena mendengar pernikahannya.ia ikutan tersenyum.
"jadi di foto Instagram sepupunya mas Azka kemarin...benerrrr kaaaaaaan..." ucap Gita sambil melirik kearah perut Zara
Zara tampak malu dengan Gita, bisa-bisanya dia hamil diluar nikah diusia yang tak lagi muda. berbeda dengan Gita yang bisa menjaga diri sampai menikah
"ahhh...kamu .. jangan macam-macam ya....pelankan suaramu..."
Gita semakin tersenyum,ia kemudian berjalan menuju kearah duduknya Zara,ia mengulurkan tangannya ke perut Zara dan ia melotot kaget karena perut Zara terlihat membesar.
"ini.... berapa bulan bu...wahhh....aku kecolongan nih....kapan Bu Zara bikinnya sama mas Azka...." tanya gita antusias
"hadduuhhh... Gita... jangan heboh deh... pelankan suara mu..."
Gita tersenyum dan semakin gencar menggoda Zara.
"berarti waktu kita jalan di mall kemarin kalian pura - pura baru ketemu ya... padahal...aahhhh..kalian ini benar-benar pandai berakting..."
Zara semakin dibuat pusing dengan sikap Gita,mau dijelaskan juga percuma, terlalu banyak ia jelaskan sama Gita akan menambah kan segala persepsi yang berbeda.padahal memang benar jika dirinya baru bertemu kembali dengan Azka di mall.
"sudah jangan dibahas lagi git... sekarang kamu sudah tau kan...."
zara tersenyum dengan sikap polos Gita,ia tak membayangkan jika anaknya akan berteman dengan anak gita.
sepulang bekerja Zara keluar dari kantor dan menuju mobilnya yang terparkir di samping perusahaan nya,ia masuk ke bangku depan.
"ada apa ini...aku lihat kamu tersenyum terus ..." tanya Azka
"gita...."
"ada apa dengan gita??"
"Gita sudah tau kalau kita menikah..."
"wwaaaahh...oia ..kok bisa???"
"temen nya itu kerja di kantor Agama di Jogja... terus tau nama kamu yang menikah.. dilaporin deh ke Gita...emang ya... orang KUA gak bisa jaga privasi..."
"oo... paling yang bilang Kinan...iyaa..iya .Kinan...dia memang kerja di situ .. mereka sahabat dekat.. mereka adik kelas ku...jadi wajar mereka membicarakan ku..."
"wajar apanya???"
"mereka pernah menyatakan perasaannya kepada ku..."
"ssssiiaaapaa??? mereka siapa??"
__ADS_1
"Gita sama Kinan??"
"Gita???gita pernah nyatain perasaannya ke kamu...??waaahhh....ini sulit di percaya... terus kalian jadian"
"nggak lah...aku dulu kan ketua OSIS,yaa..tampangku ya.. seperti ini, ganteng gak ketulungan...alias ganteng banget...", ucap Azka narsis
Zara kemudian mencubit pipi Azka
"aaauuu....!!!sakit yang .."
"kamu jangan narsis ahhh... terusin cerita nya!!!"
"yaa..aku tolak yang...aku dulu kan sudah berpacaran sama Ratih..."
"Ratih lagi...Ratih lagi...."ucap Zara terlihat sebal dengan nama itu
"tuhkaaann...kamunya sendiri minta cerita tapi sekarang malah marah.. yasudah nnggak usah dilanjutin..."
"aaahh.. nggak.. nggak...lanjutin cerita nya..."
"ahh.. tidak...nanti kamu marah lagi..."
"nggak ..aku janji deh gak marah lagi...Ka..!!!ayo lanjutin..."
Azka tersenyum mendengar suara rengekan Zara sepanjang jalan,sampai ia tiba di tempat kosannya,
"kita lanjutin didalam...ayo masuk..!!!"
Zara terlihat gugup,ia melihat sekeliling tempat kos hunian Azka itu,
Zara mengekor dibelakang Azka,ia melihat Azka membuka kamar kos nya, setelah terbuka Azka masuk dan di susul oleh Zara.
Azka menutupnya kembali,ia kemudian menaruh tas nya Zara di kursi kecil dekat jendela.
Zara melihat sekeliling kamar kos Azka, terlihat kecil hanya ada kasur,sofa mini beserta meja yang dekat jendela TV, lemari es, microwave,almari,dan kamar mandi.
"apa tidak ada dapur disini??"
"tidak... tidak boleh masak dalam kamar.. kalau masak ya pake dapur umum di dekat garasi sana..."
"ooo...."
"aku sudah membeli kan makanan untukmu..." ucap Azka sambil mengambil makanan di lemari pendingin,ia mengeluarkan kotak makanan berisi makanan Padang dan juga sekotak pizza.
"aku akan menhangatkannya di microwave..." Azka kemudian menarih kedua makanan itu dan menyalakan microwave.
"seharusnya aku yang melayanimu..."
"benarkah...sini layani aku..."ucap Azka sambil menepuk di tangan nya di atas ranjangnya.
Zara tersenyum malu dan menghampiri Azka,
.
.
__ADS_1
nahloh ...lagi apa ya mereka...🙄
ig eunhyeayu90