TETANGGAKU I LOVE YOU

TETANGGAKU I LOVE YOU
episode 77


__ADS_3

"Zara...."panggil Azka


Zara menoleh kebelakang dan kaget Azka sudah ada dibelakangnya,ia melihat ponselnya yang masih dipenuhi layar perkembangan janin.ia buru-buru mematikan ponselnya dan menoleh ke arah Azka.


"apakah kamu sedang berusaha menguntitku sekarang??" tanya Zara dingin


Azka mendekat dan duduk disebelah Zara, Zara tampak panik dan berdiri,tapi tangan Azka menarik nya kembali.


"duduklah jangan berdebat di tempat umum....kamu akan membuat mereka bangun.. lihat lah... mereka sedang tidur..."


Zara kembali duduk lagi, dan menyingkap hadap ke jendela,ia tak mau menatap Azka.


"aku setiap seminggu sekali akan pulang ke Jogja...aku tidak sengaja melihat mu dari arah belakang..."


Zara yang muak dengan ucapan Azka lalu mengambil earbuds dan memasang kan ke dua telinga nya, Azka yang tau kembali mencegah Zara dengan memegang tangan nya.zara yang kesal menoleh kearah Azka.


"lepaskan tanganmu!!!"


"cukup diamlah dan dengarkan....aku akan berbicara dengan mu"


"aku tidak ingin mendengar kan ucapan mu....aku sudah tidak tertarik dengan cerita mu!!!"


"aku tidak sedang bercerita...aku hanya ...." omongan Azka terjeda karena melihat perubahan wajah Zara yang berkeringat.dan bibir Zara yang menahan sakit.


Azka membuka kacamata Zara, sekarang ia melihat Zara dengan jelas, Zara yang tampak menahan sakit.


"ra...kamu tidak apa-apa..."ucap Azka khawatir


Zara semakin gugup,mau bagaimana lagi, janinnya mulai beraksi,tak tahu mengapa ketika berada dekat dengan Azka, janinnya akan berulah.


Zara memegang perutnya, dengan menahan sakit.azka yang tahu itu dengan refleks memegang perutnya Zara.


Zara melotot kaget dan menoleh kearah Azka, Azka pun ikut menoleh kearah Zara.


"perutmu....??"tanya Azka menggantung


Zara gugup lidahnya keluh,tak dapat berbicara,tapi kemudian Azka menyikap tangan Zara dan menggantikan dengan tangan nya


tangan Azka mengelus perut Zara, wajahnya tampak tak terbaca.perlahan tapi pasti gerakan tangan Azka dapat meredakan sakit perut yang dialami Zara.


Zara yang sudah tidak merasakan sakit perut,kembali menyingkirkan tangan Azka.


"aku sudah membaik..." ucap Zara


"apa dia selalu rewel??" tanya Azka


Zara terdiam ia tak ingin menjawab pertanyaan dari Azka

__ADS_1


"maafkan aku karena tidak mendampingi mu saat seperti ini,aku akan bertanggung jawab..."


Zara menoleh dengan sinis air matanya sudah membendung


"apapun yang kamu katakan aku tidak peduli, karena aku tidak akan pernah menerima pertanggungjawaban dari pria seperti mu!!!"


"aku tahu aku salah ... maafkan aku,aku tidak tau jika kamu...."


"cukup!!!!aku tidak ingin mendengar perkataan mu lagi!!!"


"sudah berapa bulan sekarang,???" tanya Azka


Zara terdiam tak menjawab,ia kemudian menatap luar jendela.ia memasang kan earbuds kembali.


Azka tak menyerah kemudian mengambil earbuds dari telinga Zara,zara seketika menoleh kepada Azka.ia tampak kesal dengan perlakuan Azka kepada nya.


"apa maumu!!!!"


"berapa bulan sekarang??"


"4 bulan...."


"kita akan mengadakan tiga bulanan setelah sampai Jogja..."


Zara kaget dengan ucapan Azka,ia tak menyangka Azka akan melakukan hal itu.


"setelah melakukan acara tiga bulanan.... terserah kamu mau liburan atau tidak....tapi aku akan mengadakan acara tiga bulanan!!!" ucap tegas Azka.azka kemudian menghubungi ibunya jika ingin mengadakan tiga bulanan untuk seseorang,dan ibunya dimintai tolong untuk mempersiapkan segala keperluannya.


Zara yang kesal dengan tingkah semaunya Azka kemudian melihat ke arah jendela kembali,ia tak sanggup menghadapi Azka yang sangat menyebalkan seperti sekarang.


setelah sampai di stasiun, Zara yang akan segera berdiri dihentikan oleh Azka,"aku akan mengantarmu."


"aku tidak mau!!!!"


"kita akan mengadakan acara tiga bulanan sore ini...jadi kamu harus ikut dengan ku..."


Azka menggandeng tangan Zara dengan menarik koper milik Zara.zara terpaksa mau tidak mau mengikuti arah Azka.ia tak ingin menimbulkan kegaduhan di dalam kereta.


Zara dan Azka masih berdiri distasiun menunggu jemputan.mobil putih lewat didepannya,dan berhenti.Azka membuka pintu itu dan menyuruh Zara untuk masuk


"masuklah...."perintah Azka


Ana yang menyetir mobilnya kaget dengan kedatangan Zara bersama kakaknya.


"mbak Zara...???" panggil ana


Zara terlihat gugup,tapi kemudian ia masuk kedalam kursi penumpang.azka menutup pintunya.

__ADS_1


dan beralih ke kemudi, "An...temani zara dibelakang... biarkan aku yang menyetir"


"Iyyaa...mas .." ucap ana sambil turun menuju kursi penumpang belakang.


di perjalanan Azka tampak terdiam,ia sekali- kali melirik kearah spion untuk melihat keadaan Zara, ketika pandangan mereka bertemu, Zara buru-buru beralih ke arah lain.


sesampainya di rumah Azka zara kaget dengan perubahan rumah itu,rumah yang pernah ia datangi sekarang berubah menjadi dua lantai dengan desain minimalis modern.rumah itu kini memiliki pagar yang menjulang tinggi.diantara rumah didampinginya rumah Azka sekarang paling menonjol.seperti rumah orang kaya pada umumnya.


Zara turun dari mobil itu dan membuka kacamata hitamnya, tidak sopan jika bertemu dengan ibu Azka memakai kacamata hitam. ana menggandeng zara tanpa canggung menuju kedalam rumah nya.niat hati ingin berlibur dan bersenang-senang zara malah berakhir di rumah Azka sekarang.


"assalamualaikum..."ucap Ana dan juga Azka.


bu Yanti keluar menuju teras rumah dan ia kaget dengan kedatangan Zara.


"Nak Zara....?" ucap bu Yanti.


Zara melangkah menuju bu Yanti dan memeluknya, "apa kabar Tante ...?lama tak bertemu"


bu Yanti tersenyum, "iyo nak .. kabar ibuk baik...ayo masuk .."


bu Yanti menggandeng Zara masuk kedalam rumah, Zara melihat sekeliling rumah Azka yang tampak elegan.sepertinya Azka menggunakan jasa Desain interior untuk penataan ruangannya.sesukses itukah Azka sekarang.batin Zara.


"duduklah....nak"


Zara duduk disalah satu ruangan keluarga yang terdapat TV yang besar ukurannya.bu yanti kemudian bercerita dan menanyakan kabar dari Zara.mereka berdua mengobrol dengan sesekali tersenyum satu sama lain.


Azka membawakan koper Zara masuk kedalam,ia meletakkan koper itu di kamarnya di lantai dua tanpa meminta persetujuan Zara.kemudian ia kembali ke ruang keluarga tempat Zara dan ibunya mengobrol.


"le...sini nak..ibuk pengen ngobrol dengan kalian..."


Azka duduk disebelah Zara,ia tau sekarang adalah waktunya untuk bercerita kepada ibunya.


"sebenarnya...siapa yang akan melakukan 3bulanan nanti sore...dan apa hubungannya dengan sampeyan nak??"


"buk.... sebenarnya...Zara yang akan melakukan tiga bulanan.. karena zara hamil Anak Azka"


bu Yanti kaget , Zara mengandung anak dari Azka putranya.ia bingung keadaan seperti ini sebenarnya ia sempat bertanya kepada Azka untuk apa melakukan tiga bulanan dirumahnya, padahal tidak ada sanak saudara ataupun menantu dirumahnya.tapi mau tidak mau ia tetap menuruti kemauan Azka,ia menghubungi tetangganya dan memesan makanan dan minuman,tak lupa juga kue dan Snack untuk persiapan tiga bulanan itu.


.


.


.


yuhuuuu... semangat Up deh demi kalian 😄 selamat sore gengs....🤗like and vote ya...


ig eunhyeayu90

__ADS_1


__ADS_2