
pagi menjelang tiba, tak seperti biasanya Zara yang selalu bangun on time kini dia masih meringkuk dibalik selimut nya,
tok..tok ..tok ..
"ci...ci Zara....!!ci Zara bangun ci!!ci Zara tidak bekerja???"ucap bik Ani memanggil dari balik pintu.
Zara menggeliat dan membuka matanya,ia terperanjat dengan perkataan asisten rumah tangga nya, Zara kemudian bangkit dari tidurnya dan melihat jam diatas nakas,jam menunjukkan pukul 7 pagi.
"iya bik... aku sudah bangun!!!"ucap zara dengan segera menuju kamar mandi.
setelah berkutat dikamar selama 15 menit Zara keluar dengan pakaian kerja nya yang modis dengan menenteng tas dan memakai lipstik sambil berjalan seakan tidak menghalangi dirinya untuk mempercantik diri.
"ci..ini bekalnya..."bik ani menyerahkan sekotak makanan dan potongan buah yang dipisahkan oleh wadah yang berbeda.
"iya bik... terimakasih...aku berangkat dulu ya..." ucap Zara sambil berlalu
bik ani menggelengkan kepalanya, "tumben ci Zara akhir-akhir ini telat bangunnya... "
***
dikantor Zara mengerjakan beberapa dokumen yang sudah ia persiapkan untuk bahan meeting nanti sore, akhir-akhir ini dirinya merasa menjadi orang lain,tidak on time dan sering keteteran dalam urusan pekerjaan nya.bahkan jadwal live yang biasa ia lakukan dua hari sekali pun sekarang hanya ia bisa lakukan satu kali dalam seminggu.zara berhenti sejenak dan memikirkan sesuatu.
"apakah karena aku sedang menyukai seseorang... sehingga aku tidak bisa bekerja dengan baik." Zara menggeleng kepalanya,
Zara kemudian tersenyum setelah mengingat kejadian semalam.
FLASHBACK ON
Zara dibonceng Azka setelah dari kafe, mereka menikmati udara malam sambil berkeliling kota, Zara tersenyum nyaman dibonceng Azka,meski tidak seperti pasangan yang sebenarnya ia merasa tenang duduk dibelakang Azka
"kemarikan tangan mu ..."ucap Azka dengan menjulurkan tangannya kebelakang
Zara melihat tangan Azka,dia heran kenapa Azka mengadahkan tangan nya.zara kemudian menyentuh tangan Azka, Azka langsung menautkan jari-jarinya disela-sela jari Zara.zara begitu kaget ketika Azka menarik nya kedepan perutnya dan membuat tubuh Zara menempel dipunggung Azka.
__ADS_1
"apa sekarang kamu lebih baik .." tanya Azka
Zara memahami apa yang diucapkan Azka tapi dirinya tidak berani menjawab yang sebenarnya,
"maksudnya..?"ucap Zara
"keadaan mu sekarang...apa sudah lebih baikan..."
"aku.. selalu baik..aku tidak apa-apa..."
"jangan selalu memendam masalah mu sendirian... berbagilah dengan ku..."
"aku tidak punya masalah... aku selalu....."
"Ra..... selagi bersama ku, bisakah kamu berkata jujur, jangan selalu menutup dirimu seperti ini...aku bukan laki-laki yang seperti ada dalam pikiran mu..."ucap Azka
"lupakan masa lalu mu ... kamu harus hidup lebih baik.. berbahagia menikmati hidup, setiap orang pasti punya masalah.. punya cobaan.jangan larut membenci takdir.aku...akan selalu menunggu mu... menunggu hatimu terbuka untukku.."ucap Azka lagi, dengan masih bertautan tangan nya Azka mengendarai motornya dengan kecepatan sedang.
Zara begitu tersentuh, ucapan Azka begitu menenangkan hatinya.memang benar selama ini ia merasa terbebani dengan keadaan masa lalunya yang begitu pahit.
"pegangan yang erat,kita akan kesuatu tempat yang indah..."ucap Azka melepaskan genggaman tangan nya,dan kembali memegang kemudi nya.
Zara menurut dan memeluk Azka dari belakang, dihirupnya parfum khas milik tetangganya ini, tetangganya yang membuat pikiran nya terbuka.
sesampainya ditempat yang Azka sebut tadi,ada taman yang indah dan dikelilingi danau, tempat ini dikelilingi lampu-lampu indah yang bertengger di beberapa ranting pohon.udara malam hari dan suasana malam membuat Zara semakin nyaman.
mereka berjalan beriringan panah asmara menyelimuti hati Zara saat ini, Azka meraih tangan Zara dan menautkan jari-jarinya disela-sela jari Zara.zara kaget dan ia sempat melirik genggaman tangan Azka.
"suasananya begitu indah... bagaimana menurutmu?"
"aahh iiya...benar,aku tidak pernah pergi ketempat seperti ini"
Azka mengehentikan langkah nya dan menghadap kearah Zara.
__ADS_1
",Ra ....?"
"iya...?"
"aku... menyukai mu...aku menyayangimu...aku....aku mencintaimu"
Zara merasa gugup mendengar pengakuan dari Azka, laki-laki yang terpaut usia 3 tahun lebih muda darinya ini sedang menyatakan perasaannya, bisakah ia menerima perasaan yang diberikan oleh Azka.
"aku ...aku..."
Azka menunggu jawaban dari Zara ia tak sabar mendengarkan apa yang akan dikatakan Zara saat ini,ia berpikir apakah Zara akan menolaknya kembali.
"aku...juga menyukai mu...."ucap Zara dengan kegugupan nya
Azka tersenyum senang mendengar penuturan Zara, tetangga sekaligus pemilik kontrakan nya ini juga membalas perasaan nya.
"jadi..." Azka menggantungkan kalimatnya
Zara sempat terdiam malu-malu dan kemudian menundukkan kepalanya menandakan ia menerima perasaan dari Azka.
Azka memeluk Zara dengan perasaan yang senang dan bahagia karena cinta nya terbalaskan oleh wanita yang dikaguminya saat ini.
"terimakasih.... terima kasih karena kamu sudah menerima ku...."
Zara merasakan kenyamanan dalam pelukan Azka, selama ini ia tak pernah merasakan apa yang namanya hubungan seperti ini, perasaan hangat dan nyama dalam pelukan ini mampu mengobati rasa menyakitkan dalam hatinya.
FLASHBACK OFF
.
.
next part selanjutnya 🤗🤗
__ADS_1
ig eunhyeayu90