TETANGGAKU I LOVE YOU

TETANGGAKU I LOVE YOU
episode 73


__ADS_3

berbeda dengan Azka yang nampak bersinar, kehamilan Zara yang kini menginjak hampir 4 bulan membuat perut nya sedikit membuncit, Zara dan kedua orang tuanya sepakat akan merawat anak itu dengan baik.keputusan itu sempat ditentang oleh Jonas,tapi karena segala resiko yang akan dialami Zara jika melakukan aborsi membuat Jonas kini ikut andil dalam perkembangan keponakannya itu.


"ci...kapan kamu akan mengambil cuti.... teman-teman kantor mu tidak ada yang curiga??" tanya bu Natalia


"Alhamdulillah... tidak ma..... Zara masih nyaman memakai pakaian oversize ini...."


"jangan memakai heels ci.... Grace dulu waktu hamil Steve tidak kubolehkan pake heels,..."imbuh Jonas perhatian


"koko tidak usah khawatir.... aku tidak akan apa-apa.... terimakasih koko sudah bisa menerima anak ini....itu sudah cukup bagiku..."


"aku tidak seburuk itu....janinmu juga mengalir darah keluarga 'Fang' jadi jangan berkecil hati" kata Jonas kembali.


Bu Natalia tersenyum mendengar anak-anaknya kembali akur.


"mama sudah buat kan kamu bekal ci..ini jangan lupa bawa ke kantor...mama juga bawakan puding untuk kamu..."


."terimakasih ma...." ucap Zara sambil menenteng tas bekal dari ibunya.


"ci... tunggulah...minum susunya sebentar "ucap pak Yoseph sambil membawa segelas susu hamil untuk putrinya.


Zara begitu terharu melihat ayahnya yang tak pernah sekalipun menyentuh barang-barang dapur,kini semakin giat sering bolak balik ke dapur untuk membuat kan susu untuk dirinya.


"terima kasih pa...." balas Zara,dan meminumnya.


dikantor Zara membuka bekalnya, matanya berbinar-binar melihat menu makan siang nya kali ini, makanan Chinese kesukaannya yaitu nasi Hainan dan juga dimsum,kulit pangsit yang kenyal membuat selera makannya bertambah.


"so yummy..... delicious...." ucap Zara


tok....tok.....tok


"Bu Zara......"ucap Gita yang sudah biasa menghampiri Zara jam makan siang.


"iya git....kamu mau makan siang dengan ku ..apa Reza tidak mengajakmu makan siang kali ini...."


"Reza sedang ada kerjaan bu.... menumpuk banyak katanya..jadi tidak bisa ijin keluar untuk sekedar makan siang dengan ku...." ucap Gita dengan cemberut.


Gita berjalan menghampiri zara,zara melihat perubahan dalam perut Gita yang terlihat membesar,dia tak sabar melihat perubahan perutnya yang seperti itu.


"lihatlah...perutmu git....besar banget.... udah berapa bulan siih..."


"udah tujuh bulan bu....ini saja ayah gita nyuruh pulang ke Jogja...masa mau tujuh bulanan di Jogja sampe lebih harinya..mau bagaimana lagi ..kan reza belum dapet cuti"

__ADS_1


"pake adat Jawa???"


"ya bu....iihhhh pokok nya seru bu....nanti ada proses siraman terus pecah kelapa...."


Zara tersenyum mendengar keterangan dari Gita, sampai saat ini Gita tidak tau jika dirinya juga sama-sama mengandung,ia tak berani mengatakannya kepada Gita.


"bu...apa sekarang lagi trend memakai pakaian oversize seperti ini..."ucap gita sambil memperhatikan baju Zara


zara mengangguk, "yaaaa....kamu pasti sangat kuper kan... tidak pernah lihat drama Korea??? sekali-kali lihatlah... cewek-cewek di sana sedang menyukai baju seperti ini"


"ooouh... . begitu.....aku jadi pengen belanja baju oversize seperti Bu Zara...nfak tau mengapa aku suka lihat bu Zara memakai baju oversize seperti sekarang....oia bu...nanti pulang bekerja kita ke mall yukk ..,"


"ide bagus....aku juga pengen beli keperluan untuk si bayiii...." ucap Zara


"si bayi????"ucap gita heran


, Zara Sadar akan ucapannya,kini ia gelagapan menjawabnya,


"maksudnya si bayi ... keponakan ku yang baru... sepupu ku sedang hamil....aku ingin membeli kan sesuatu untuk bayinya...."


"oooh....oke deh...cuzzz nanti bu... pulang bekerja ya ..."


***


Reza menemui Azka sepulang bekerja, sudah hampir 7 bulan dirinya tak bertemu dengan teman lamanya itu.kini mereka sedang berada di angkringan pinggir jalan.


Reza yang sudah duduk di motornya menunggu kedatangan Azka.


dari arah depan lampu sorot motor Azka telah membuat cahaya yang terang di wajah reza.azka berhenti tepat di depan motor Reza.ia mematikan mesin motornya dan membuka helm nya.


Azka tersenyum dan menyapa Reza. "halo...broo..."


"wah ...umur bertambah...udah berganti status tidak makin tua malah makin kaya oppa-oppa Korea..."


Azka tersenyum menanggapi candaan temannya itu. "kamu juga.... bukannya tambah berisi sekarang...apa proses pemupukan terus dikembangkan setiap hari hingga sekarang kamu berubah bentuk seperti ini..."


candaan Azka membuat reza tertawa malu, bagaimana tidak dirinya sekarang sedikit berisi dari saat dirinya masih single setelah menikah dengan gita,dan Gita yang sekarang hamil membuat dirinya ikut serta memenuhi nutrisi untuk dirinya juga tak peduli siang dan malam dirinya akan makan makanan apa yang Gita makan.


"kemakmuran brooo...."


"bukan makmur...kamu seng doyan makan sekarang..."

__ADS_1


"gimana - gimana.... kerja dimana sekarang..."


"Alhamdulillah....masih disekitar sini.... kerja dimana lagi kalau bukan di Jakarta.. gajinya gede..."


"iya juga siihhh.... gimana rasanya sekarang kamu sudah menduda...duda Ting Ting " goda reza


"haaaahhh......ya begitulah.... banyak sekali pelajaran yang aku ambil selama ini... biar kan menjadi pelajaran sajalah...."


"tidak ingin mencari pengganti lain...???aku dengar Ratih sudah menikah lagi...."


"wanita itu benar-benar penuh dengan tipu muslihat....aku hanya bisa mendoakan dia bisa berubah dengan pernikahannya kali ini..."


"Ratih saja bisa move on...kapan kamu cari lagiii...."


"sama sekali tak terpikirkan....aku sekarang sedang belajar bisnis di Jogja.... setelah aku berhasil...aku akan meninggalkan Jakarta dan kembali ke Jogja."


"salut dengan pemikiran seperti itu.... pemikiran yang matang..."


Azka tersenyum, "apa tidak apa-apa kita ngopi di sini... Gita nanti menunggu mu di kontrakan??"


"aahhh ...dia sedang happy.... sedang ke mall jalan-jalan sama bidadari lo...."


"bidadari...??? maksudnya...."


"pakek lupaaaa segala....Zara....??masih ingat candaan kita saat dikontrakkan kamu dulu kan...?? Zara si bidadari??" ucap reza dengan tersenyum menggoda.


deg


Azka terdiam sejenak, mendengar kata Zara membuat dirinya bersalah.ia merasa dirinya orang yang paling jahat saat melakukan itu kepada wanita yang tulus mencintainya.


Zara, bagaimana kabar wanita itu?pikir Azka.


.


.


.


maaf gengs..telat Up.janji deh.. hari ini 2 part pokoknya..kencengin like dan juga vote ya...gomawo🤗🤠


ig eunhyeayu90

__ADS_1


__ADS_2