
pagi yang cerah menyapa, Zara yang kini hendak berangkat kekantor menggunakan kendaraan pribadi nya, ketika hendak membuka mobil nya ia mendengar suara motor sport yang sangat khas ditelinga nya,
Zara menoleh kearah sumber suara dan terlihat Azka sedang mengendarai motornya melewati rumah nya, dengan pandangan yang sama-sama menoleh satu sama lain,sorot mata Azka terlihat dingin, sedangkan sorot mata Zara terlihat sendu,
kepergian Azka membuat dirinya tak bersemangat, Zara kemudian masuk kedalam mobilnya dan menjalankan kemudinya.
di kantor Zara sedang melakukan pekerjaan nya,meski tak pernah ia bayangkan jika hatinya saat ini begitu rapuh.
"Bu Zara...boleh saya masuk bu...?"ucap gita yang saat ini sudah diambang pintu,
"iya... . masuklah git...."
Gita memasuki ruangan Zara yang notabene nya seorang manager,
"Bu Zara sedang sibuk kah???aku mau ngomong sesuatu sama bu Zara...."ucap Gita yang saat ini tampak gusar.
"iya git ..."
"mas Azka....mas Azka....akan segera bertunangan "
Zara begitu shock mendengar berita dari Gita, wajah nya pucat dan telinganya berdengung, rasanya bumi yang ia pijaki sekarang tidaklah berputar.
"ttunnaangaaaan....???"ucap zara dengan bibirnya yang bergetar
Gita melihat Zara yang begitu kaget mendengar perkataan nya,
"aku juga kaget bu...tapi barusan aku sedang berkirim pesan dengan mas reza, kemudian mas Reza membahas tentang mas Azka yang akan melamar seorang wanita...."
Zara sudah tidak tau lagi bagaimana ia harus menghadapi satu demi satu kesulitan nya kali ini, setelah semalaman ia bersedih karena penolakan dari keluarganya tentang Azka, sekarang orang yang ia perjuangkan saat ini malah akan melamar seorang wanita lain.
"aku pinjam ponsel mu..."ucap Zara
"pponsel bu??bbbuuuatt apa Bu Zara??"tanya Gita penasaran
"cepat berikan kepada ku!!!"ucap Zara dengan intonasi penekanan.
Gita kemudian menyerahkan ponselnya ke Zara.
"ini bu...?"
Zara menerima ponsel yang diberikan oleh Gita kemudian mencari kontak nomor Azka di ponsel Gita.zara kaget melihat nomernya,nomor yang sama dengan yang ia simpan dikontak nya juga tapi kenapa ia tak dapat berkirim pesan dan juga bertelepon dengan nya, apakah Azka memblokir nomor telepon nya.
Zara menekan tombol panggil, tampak gita penasaran dengan apa yang dilakukan oleh Zara.
__ADS_1
"haallo..."ucap Zara dengan suara sendunya
"(hallo... Zara????)" ucap Azka yang tampak kaget mendengar suara Zara di nomor Gita.
"setengah jam lagi aku di depan kantor mu... keluar lah..ada sesuatu yang ingin aku bicarakan..."
"(baiklah...)"ucap Azka.
sambungan telepon terputus karena Zara mematikan nya.ia kemudian menyerahkan ponsel itu kembali ke tangan Gita
"aku akan keluar... tolong selesai kan file ini dan kirim ke email Avicii group."
"baik bu..."
Zara meraih tasnya dan pergi meninggalkan gita diruangannya.
Gita melongo dengan sikap Zara yang terlihat buru-buru, apakah selama ini ada sesuatu yang disembunyikan dari Zara,
***
sesampainya di depan kantor Azka, Zara memarkir kan mobil nya dipinggir jalan, Zara menunggu dengan hati gusarnya,
setelah menunggu lima menit akhirnya ia melihat dari luar Azka menuju ke mobilnya dan membuka pintu mobil Zara,
Azka menghela nafasnya, kemudian masuk kedalam mobil Zara dan menutup nya kembali.
"aku mendengar sesuatu dari Gita... kalau kamu akan segera bertunangan..."
Azka melihat wajah Zara, wajah yang selama ini menghiasi pikiran nya.
"iya...aku akan segera melamar seseorang...!!!"
"siapa??apa aku pernah bertemu dengannya sebelumnya "
Azka mengangguk, "dia Ratih...."
Zara kaget, bagaimana bisa Azka akan melamar wanita yang mengaku sebagai mantan pacar Azka itu,
"apa kalian bersama kembali setelah kita putus..apa kamu selama ini masih mencintainya..."
"tidak....!!!"
"terus....??"ucap Zara mencari kejujuran dari Azka
__ADS_1
"aku menerima perjodohan yang ditawarkan oleh pak lik ku..."
"tidak bisakah kamu memikirkannya sekali lagi... kenapa kamu bisa menerima perjodohan seperti ini??apa kamu sudah tidak menyukai ku...apa kamu tidak ingin bersama dengan ku lagi...apa kamu akan meninggalkan aku?"ucap Zara dengan nangis sesenggukan
Azka melihat Zara menangis begitu putus Asanya, wanita ini menangisi dirinya.sejak pertemuan nya dengan kakak Zara yaitu Jonas Azka berjanji dalam dirinya akan menjauh dari Zara, perbedaan yang begitu membentengi hubungan mereka adalah alasan pertama yang membuat Azka menerima perjodohan ini.
"Ra....? kita sudah putus...kamu bicara apa??"ucap Azka kepada Zara
"aku tidak mau putus...!!! Azka.. kamu tidak boleh seperti ini.. maafkan aku kalau tak pernah menghargai mu .. maafkan aku karena tak sependapat dengan mu ..tapi tolong... jangan tinggalkan aku ..aku sangat mencintaimu..aku sangat menyayangimu..."ucap Zara dengan keputusasaannya.
Azka lalu meraih tubuh Zara dan memeluk nya, pengakuan Zara terhadap nya membuat dirinya luluh,tak dipungkiri dirinya masih sangat mengharapkan Zara.
"jangan tinggalkan aku...aku tak mau berpisah dengan mu...aku mencintaimu Azka!!!!"ucap Zara dengan sesenggukan menahan suara tangisnya.ia tak perduli lagi dengan pandangan azka Tentang dirinya saat ini.
"terimakasih karena kamu juga mencintai ku..."ucap Azka dengan melepaskan pelukannya,ia memegang tangan Zara dan menatap nya.
"tetaplah seperti ini,, mencintai ku..... sampai aku mempunyai solusi untuk mengatasi hubungan kita...."ucap Azka menenangkan hati Zara
Zara menangis terharu dengan ucapan Azka, dirinya kini tak sendiri lagi menanggung beban berat ini.
"apapun itu...aku akan terus disisi mu.."ucap Zara
Azka meraih tengkuk kepala Zara dan mencium nya . ciuman dalam ciuman hangat yang tak pernah mereka lakukan selama ini, Azka ******* bibir ranum Zara, bermain lidah di dalamnya, menyesap semua setiap inci didalamnya,
Zara hanya bisa menirukan gerakan Azka, diusianya yang menginjak 28 tahun,baru kali ini merasakan sensasi berciuman, Azka telah membuat dirinya mampu mengobati masa trauma nya.
mereka berdua menikmati hangatnya dalam ciuman itu, ciuman panas itu membuat mereka tak menyadari hasrat yang keluar pada diri mereka saat ini,gerakan tangan Azka satunya ikut menyusuri lekuk tubuh Zara.
dengan tangan satu Zara membuka kancing kemeja Azka,satu persatu.meski mereka tetap dalam berciuman namun tak menghentikan pergerakan Zara yang saat ini tangannya telah masuk kedalam dada bidang Azka yang masih berbalut kaos dalam yang dikenakan nya, sampai saatnya Azka melepaskan ciumannya dan beralih dengan cepat memegang tangan Zara seraya mengehentikan Nya.
Zara tampak bingung dan memandang Azka,
"jangan lakukan itu!!!"ucap Azka
.
.
.
aaahhhhh setelah sekian purnama... menunggu akhirnya mereka bisa kissing hot jugaðŸ¤ðŸ˜„😄 Daebak buat Zara yang suka ***** ***** mas Azka..😆😆😅
ig eunhyeayu90
__ADS_1