
Zara menatap Azka, matanya begitu teduh, kenapa laki-laki ini bisa tertarik kepadanya.bukankah dirinya tidak pantas untuk dicintai.zara mengalihkan pandangannya,ia tidak ingin berlama-lama memandang Azka,ia takut tidak dapat menguasai dirinya.
"bisakah kita menghentikan pembicaraan ini,aku sedikit tidak nyaman.kita baru kenal jadi tidak seharusnya kita terburu-buru melangkah lebih dekat.lebih baik kita berteman lebih dulu"
Azka mendengar kan setiap tutur kata Zara, tidak ada yang salah dari perkataan nya,memang benar apa yang dikatakan,azka berpikir tidak ada penolakan dan tidak ada penerimaan.jawaban Zara begitu ambigu,
"iyya...maaf aku terlalu terburu-buru,maaf juga kamu tidak nyaman dengan perkataan ku"
"iya tidak apa..."
tok..tok..tok..
Azka dan Zara menoleh kearah pintu,ada seorang gadis manis berdiri diambang pintu rumah Azka,gadis itu melihat Azka dengan tatapan yang tak dapat diartikan.ia melangkah menghampiri tempat duduk Azka dan Zara,
"mas Azka,..."ucap Ratih seraya melirik Zara
"iya tih ..onok opo?"
"tak tunggu dari tadi, orang-orang sudah pada kumpul,ayo cepetan mas kesana"
"oke ayo," Azka menatap Zara sebelum meninggalkan rumah
"sebentar ya Ra... istirahatlah dikamar,kamu pasti capek,aku ke rumah pak lik ku dulu.
Zara mengangguk, "iya..."
Azka tersenyum dan meninggalkan tempat itu lebih dulu, Ratih memandang Zara dengan tatapan tak bersahabat,
"mbak orang Jakarta?"
Zara hanya berdiam diri, menunggu apa yang akan dikatakan gadis didepannya ini,dari tadi datang sorotan matanya tidak menyukai kehadiran Zara di rumah ini.
"pacaran sama mas azka" tanya Ratih lagi.
"kamu siapa nya Azka?"tanya Zara membuka obrolan nya,
"aku mantan pacarnya,..."
Zara menghembuskan nafasnya, belum apa-apa dia sudah dihadapkan dengan orang yang begitu aneh seperti sekarang, jiwa angkuhnya kembali memenuhi raganya.
"mantan pacar???ckckck kalau aku jadi kamu,aku pasti malu mengatakan seperti itu.apa hebatnya kalau cuman jadi mantan?tidak kan?
ratih semakin dongkol mendengar omongan tajam Zara,
"setidaknya aku wes pernah bersama berdua dengan mas Azka,dan aku akan merebut mas Azka dari kamu!!" Ratih kemudian meninggalkan rumah Azka
Zara tertegun mendengar ucapan Ratih,belum apa-apa dia sudah memiliki rival.
"aaahhhhh...sungguh melelahkan...." ucap zara kemudian kembali ke kamar ana.
__ADS_1
***
tok tok tok
pintu kamar ana diketuk beberapa kali, Zara yang saat itu tertidur pulas tidak mendengar apapun dari luar,
"ra... Zara...." panggil Azka
Zara menggeliat dan menyadari kalau ada yang memanggil nya,ia kemudian bangun dari tidurnya dan bergegas membuka pintu kamar,
"kamu baru bangun tidur?"tanya Azka
"iya..."jawab Zara dengan suara seraknya
"jam segini?" ucap Azka dengan keheranan
"emang sekarang jam berapa?"
"jam 3 sore..."
Zara melotot tak percaya, bagaimana bisa dia tidur selama itu, setelah Azka pergi dari rumah itu masih pukul 8 pagi,dan setelah itu ia kembali ke kamar dan tidur
"maaff...."ucap Zara malu
"kamu pasti sangat lelah ... tidak apa-apa istirahat lah lagi .."
"aahh tidak-tidak...aku sudah tidak apa-apa"
"kita akan pulang malam ini?"ucap Zara heran
"iya....? kenapa?kamu masih ingin disini?"
"ahh tidak maksud ku...aku kira pulang besok...kita kan baru sampai pagi tadi"
"aku masih karyawan baru... belum berani bolos kerja..." ucap Azka dengan tersenyum
"ooh...iyyyya..."
"cepat mandi .aku tunggu didepan"
""iya...."
***
Azka memenuhi janjinya kepada Zara untuk berkeliling desa,meski memakai kendaraan bermotor matic milik ana, mereka terlihat nyaman saat ini, pemandangan sawah dan beberapa bukit-bukit yang mengelilingi desa mereka begitu asri, udara disore hari pun terlihat sejuk bagaikan pagi hari.
"ini dulu tempat Aku sekolah SD" ucap Azka menunjukkan sebuah bangunan sekolah dasar yang begitu sederhana.
"berarti masih terbilang jauh dengan rumah mu..."
__ADS_1
"iya. aku dulu jalan kaki kalau sekolah"
"beneran?"
"iya .."
"mmm... Azka?"
"apa?"
"maaf...aku dari pagi tidak melihat ayahmu? dimana beliau?"
"beliau sudah meninggal tiga tahun yang lalu"
Zara kaget dengan penuturan Azka, "maafff..?"
Azka tersenyum, "tidak apa-apa..? selama tiga tahun terakhir aku menjadi tulang punggung bagi keluarga ku,ana waktu itu masih SMP , sedangkan aku,aku masih kuliah semester akhir...jadi sekarang aku harus bekerja keras agar bisa menguliahkan ana nanti"
"emang sekarang usia kamu berapa?" jawab Zara penasaran, kalau dihitung-hitung jika tiga tahun lalu Azka masih kuliah sekarang dia usia berapa.apa jarak mereka terlalu jauh.
Azka tahu maksud obrolan Zara,dia mengehentikan kendaraan nya dan menoleh kearah belakang tempat Zara.
"aku 25 tahun..."
Zara kaget, kegugupan nya terlihat jelas di raut wajahnya yang cantik.azka dapat melihat itu,
"kenapa?ada masalah dengan usia ku?"
"aaahh..ttttidddaakkk...!!!" ucap gugup zara,ia berpikir tidak masalah memang dengan usia Azka, bisa-bisanya Zara menyukai laki-laki tiga tahun lebih muda darinya.bisa dibilang brondong.
"aku tidak mempermasalahkan usia mu...."ucap Azka
"aku menyukai seseorang tanpa melihat usia nya.. kalau aku suka ya suka...aku tidak akan membanding-bandingkan.kedewasaan seseorang tidak dapat diukur dari berapa lama ia lahir di bumi ini,itu hanyalah masalah waktu,lagian wajah kamu terlihat seperti adikku bukan seperti orang yang berumur diatasku?"
Zara tersentuh dengan penjelasan Azka,tapi yang jadi masalah, dirinya bukan seorang yabg suci,dia punya masalalu kelam masalalu yang akan menjadi Boomerang jika mereka bersama.azka tinggal dikelilingi orang-orang yang sederhana dan beragama.dan mungkin masih menjunjung tinggi adat harkat martabat kemasyarakatan.bagaiman jika semua tahu kalau dirinya korban pemerkosaan 4 orang sekaligus, membayangkan nya saja membuat Zara setres berat
Zara menguasai emosi jiwanya, penyakit lamanya kambuh jika ia mengingat kejadian itu, nafasnya naik turun untuk menetralisir kondisi jiwanya,
"ra... kamu tidak apa-apa.." ucap Azka yang mulai ada keanehan dari raut wajah Zara yang terlihat berkeringat dingin
Zara masih terdiam , pandangan matanya kosong tetapi air matanya menetes, dan dia mengepalkan tangannya.
"ra ...." panggil Azka lagi
.
.
.
__ADS_1
pagii gengs...happy Sunday ya ..🤗
IG eunhyeayu90