
"mas Azka ngomong opo???mas Azka ra usah nylimur mas....aku gak tau ngunu iku"
"saiki muliho..urusan awak dewe rung mari....entenono Nang omah!!!ayo diselesaikno!!!"ucap Azka dengan wajah yang marah.
Ratih menoleh kearah Zara yang mendelik kesal terhadap dirinya, "urusan kita urung mari!!!!" ucap Ratih sambil melenggang pergi.
Azka menoleh ke arah Zara dan melangkah meng hampirinya.
"kamu tidak apa-apa kan???"
"apa tidak ada wanita selain dia!!!dia begitu liar!!! aku sangat tidak menyukai nya!! dua kali dia menyiramkan air kepada ku!!!"ucap Zara emosi
"maafkan aku ...zara..."Azka membantu mengelap wajah Zara dengan sapu tangan yang ada dikantong jaketnya
Zara mencegah tangan Azka," ka...!!! pulang lah ... selesaikan masalah mu dengan dia .."
"iya..tapi kamu tidak apa-apa kan...apa kamu sedang butuh sesuatu...mau dibelikan apa atau apa???"
Zara memandang Azka lekat, laki-laki yang masih mengisi hatinya saat ini sangat peduli padanya, wanita mana yang tak akan luluh jika diperhatikan seperti ini.
"ka...aku baik-baik saja..."
Azka memegang tangan Zara,"apa kamu percaya takdir???"
Zara tak menjawab pertanyaan Azka ia begitu gugup ketika Azka memegang tangannya.
"takdir bisa dirubah kalau kita berusaha... membuang semua ego kita, meraih mimpi kita...entah sekarang atau nanti... bisakah kamu mempertimbangkan hubungan kita kembali..." ucap Azka
Zara begitu terkejut dengan kejujuran Azka, laki-laki yang pernah menjadi tetangganya ini, sedang mengutarakan perasaannya.
__ADS_1
"kamu tau... banyak sekali tembok yang menghalangi hubungan kita???bahkan Tuhan pun tak merestui nya..."
Azka terdiam dan tampak berpikir, Zara adalah satu-satunya wanita yang membuat dirinya tak bisa ia lupakan.karena sudah terlalu dalam mencintai wanita tiga tahun lebih tua darinya ini.
"aku tahu itu...jadi ...apa aku hanya bisa pasrah dengan takdir ini??"
Zara begitu berat menjawab pertanyaan Azka, sesungguhnya ia teramat mendalam mencintai Azka tapi ia tidak bisa melakukan apapun untuk saat ini.
Zara melepaskan tangannya dari genggaman tangan azka, " maaf aku harus kembali ke dalam"
azka melihat kepergian Zara dengan tatapan kosong, setelah sekian lama ia memendam rasa rindunya terhadap Zara ia menjadi sangat melow seperti sekarang.
***
dirumah Ratih telah kedatangan tamu yaitu Azka,bu Yanti dan juga Ana duduk berhadapan dengan Ratih juga bapak ibu ratih.
kedua keluarga itu sedang menyelesaikan masalah yang timbul dalam hubungan anak mereka.
"masalah apa mas...mas Azka seng punya masalah..mas Azka selingkuh nang mburiku karo cah Jakarta!!!"
"uwes...tih ...uwes...diemo Tih .. kontrol emosimu...!!"ucap bapak Ratih
ibu Azka dan juga Ana hanya terdiam,ia tak mampu lagi berkata apa-apa tentang masalah yang terlibat pada anak dan juga kakak nya.
"ngapunten pak...dek Ratih salah paham,kulo mboten nggada hubungan kalian seng dimaksud dek Ratih... justru dek Ratih tasih wonten hubungan kaleh mantan pacare pak..niki wonten bukti"jelas Azka sambil menyerahkan bukti foto dan juga video saat ratih bertemu dengan pacarnya dan mereka berdua masuk kedalam hotel.
bapak dan ibu ratih shock melihat anaknya dibawa orang lain ke dalam hotel.bapak ratih terlihat geram dan marah melihat itu semua.
"Ratih!!!opo maksud te ikiii!!!"bentak bapak Ratih
__ADS_1
Ratih melotot kaget, bagaimana bisa Azka memiliki bukti konkrit seperti itu.apa Azka sedang memata-matai nya.
"mas Azka gak usah pengalihan yo mas .mas Azka pasti ngedit-ngedit ..."elak Ratih
"aku gak ngedit Ratih... Iki tekan Adit ponakanku anake pak lik,areke kerjo nang Hotel seng mbok gae cek in karo cah iki!!!opo kurang maneh bukti???opo aku harus nyeluk adit??"
"ya Alloh Ratih...ndukk...kok kelakuan mu koyo ngunu toh ndukk..kowe iki sarjana,guru sisan kok gak ndue etika...."ucap ibu ratih sambil menangis
bu yanti dan ana shock dengan apa yang terjadi didepannya, mereka tak menyangka Ratih yang terlihat bijaksana dan juga kalem memiliki sifat buruk seperti itu.
"sak Niki nopo mestine pak .kulo... mundur kale dek Ratih....ngapunten sak derenge pak...kulo..ibu kulo lan adik kulo nyuwun kundur..mugi-mugi, masalah niki mboten sampai menyebar teng pundi-pundi..lan kulo harapkan kita tetap menjadi saudaraan saja pak"
"mas Azka!!!!ojo pedot karo aku mas .....!!!"ucap Ratih sambil menangis
"menengo tih!!! salah mu kui Tih....!!!dadi wirang wong tuo ae"bentak ibu Ratih
"owalah le...maafno bapak yo le..ra iso njogo Ratih...owalah Tih...raiku arep tak dokok ngendi..."ucap bapak Ratih sambil mengeluarkan air mata.
"nganpunten pak ... Yugo kulo selama niki bek menowo wonten salah nggeh . "ucap bu Ratih sambil menutup obrolan antar keluarga
bapak dan ibu Ratih menangis sesenggukan, karena anaknya telah mencoreng nama baik mereka apalagi sekarang hubungan lamaran dari Azka telah diputus.
***
.
.
.
__ADS_1
ig eunhyeayu90