
keesokan harinya Zara berbelanja didepan rumah nya, sudah lama ia tidak belanja di tukang sayur yang sering lewat di depan rumahnya.
"duh cici pagi-pagi tumben udah rajin belanja lagi"ucap bu andre
"proyek baru dikantor udah ending bu, kerjaan lagi agak santai..jadi sempet lagi berbelanja seperti semula"ucap Zara sambil memilih bahan-bahan makanan.
"ooo gitu ya ci..."ucap bu andre
"oia ci...cici ada hubungan apa sama mas Azka?"ucap bu Ikmal
"iya ci...hayoo ada hubungan apa?"ucap bu andre
"tidak ada hubungan apa-apa bu...dia adalah tetangga kita bersama,dia penghuni kontrakan saya jadi hanya sebatas itu.." ucap Zara tanpa ragu-ragu.
Zara sudah sangat kaget ketika ibu-ibu kompleks ini menanyakan tentang Azka, Zara harus sedikit waspada dan berhati-hati, karena kalau mereka tahu dirinya memiliki hubungan dengan Azka mereka akan berspekulasi yang tidak-tidak terutama mengenai Azka dan juga dirinya.
"kok ada yang bilang pernah lihat Cici dibonceng sama mas Azka"-bu ikmal
"aaahh itu ..itu udah lama banget bu.. cuman numpang nebeng doang ibu-ibu,mobil saya pas lagi rusak dan mang Ujang yang minta tolong ke mas Azka untuk mengantarkan saya kekantor."
"ooo.. begitu ci... untung lah ci..." Bu Andre
"untung kenapa bu Andre..?"ucap bu Ikmal
"Untung lah..kan mau aku kenalin sama keponakan saya bu Ikmal,yang kerja di sebuah bank swasta,bu ikmal tau Dona kan..yang dulu waktu sekolah sering main ke rumah saya,kan sekarang dia udah lulus kuliah dan bekerja, anaknya cakep lagi..cocok kalau sama mas Azka.."
Zara mendengarkan ucapan demi ucapan bu Andre dan bu ikmal,ada rasa kecemasan dan kecemburuan yang ada dihatinya,ia tak mampu untuk mengungkapkan kebenaran bahwa yang mereka omongkan adalah kekasih nya saat ini.
"bu..saya sudah selesai..saya masuk dulu ya..."
"aahh iya..ci..." ucap bu ikmal
Zara meninggalkan mereka berdua yang masih asyik bertukar cerita tentang Azka.
"Oia...bu Andre lihat ekspresi Cici tadi??"
"ekspresi yang mana bu ikmal??"
__ADS_1
"ituuu bu..yang kita bahas mas Azka yang mau dijodohkan sama keponakan bu andre..."
"aahh tidak!!!ci Zara biasa aja.."
"aduh bu Andre gak peka sekali,ci Zara tadi wajahnya masam banget...gak seperti ketika dia datang"
"adduuhhh..cici masam banget bagaimana, emang wajah nya gitu... cantik tapi agak jutek kan wajahnya..udah kita tetangga an bertahun tahun udah tau lah wataknya bagaimana...lagi pula bu Ikmal gak denger apa kalau mereka tidak ada hubungan...lagi pula Cici mah tidak maulah sama orang biasa kayak mas Azka.. Cici mah kelasnya level atas,"
"aahh ia juga siihh...tapi sebenarnya mereka cocok banget..yang satu cantik..yang satu ganteng"
"aahh bu ikmal bisa aja..udahhh mas Azka biar sama keponakan saya ajahhh..."
bu Ikmal tersenyum dengan perkataan bu Andre tetangganya ini.
***
dikontrakkan Azka sedang mencuci motor nya, ia merasa ada ibu-ibu yang berjalan mendekati dirinya yang saat ini tengah sibuk membersihkan motor sport nya.
"mas Azka..?" tanya bu Andre
Azka kemudian berdiri dari duduknya
"mas Azka... setiap hari tuh ibu-ibu pada kepo banget nanyain tentang mas Azka dan Cici...mereka menyangka kalau mas Azka ada hubungan dengan ci Zara.kan sempet tuh ada yang tau kalau mas Azka pernah berboncengan dengan Cici,dan setelah mendengar klarifikasi dari Cici tentang mas Azka barusan saya cukup lega..."ucap bu andre dengan tersenyum sumringah
Azka mengerutkan keningnya,ia tidak tahu apa yang dibicarakan oleh ibu yang didepan nya ini,
"maksudnya ibu apa ya..?"
"ci Zara tadi udah ngejelasin semua mas Azka.. kalau mas Azka bukan siapa nya Cici... hanya sebatas tetangga dan juga penghuni kontrakan nya Cici,,jadi maksud saya... kalau mas Azka belum berkomitmen dengan siapapun kan bisa atuh..saya kenal kan sama keponakan saya.."
Azka sangat geram dengan Zara,pengakuan ibu didepannya ini membuat dirinya tidak dihargai lagi menjadi kekasihnya.kenapa Zara masih ingin menutupi hubungan percintaan nya dengan Zara.ia melihat bu Andre dan bu iikmal yang sedang menunggu jawaban darinya.azka kemudian menarik nafasnya dengan berat.
"maaf ya ibu-ibu.. sebenarnya saya sudah mempunyai calon bu... maaf ya ibu-ibu.."
"waahhh sayang sekali mas azka..."ucap bu Andre kecewa.
"tuh kan Bu Andre saya bilang apa.. orang ganteng gak mungkin masih single...pasti udah punya pacar atuh..."
__ADS_1
Azka melihat kedua ibu-ibu sedang saling menyabarkan satu sama lain, sedang dipikirkannya ia ingin menemui Zara secepatnya,ia ingin tahu kenapa Zara selalu saja menutupi hubungan nya dengan orang-orang.seburuk itukah dia sehingga Zara tak mengakui dirinya.
***
jam makan siang pun tiba, Zara mendapatkan panggilan dari security kantornya untuk turun menemui seseorang di parkiran, Zara kemudian turun menggunakan lift,ia yak sabar siapa yang ingin bertemu dengan nya.
di parkiran mobil yang sepi Zara menemui pria yang disebut kekasih nya yaitu Azka,ia melangkah menghampiri nya
"iya ka..ada apa? kenapa kamu tidak menghubungi ku langsung.. kenapa harus lewat security...?"
"apa maksudmu bilang ke ibu-ibu tetangga kita tentang kalau kamu tidak punya hubungan sama sekali dengan ku?"
"astaga Azka?? hanya itu masalah nya sampai-sampai kamu datang dijam kantor seperti ini...kita kan bisa bicarakan hal ini saat kita pulang kerja..."
"aku sudah mendapatkan izin untuk keluar saat jam makan siang, waktuku tak banyak.aku hanya ingin kamu memberikan penjelasan.sampai kapan kamu terus menutupi hubungan kita?"
"ini bukan saatnya untuk mempublikasikan hubungan kita ke khalayak ramai Azka!!!kita harus menyiapkan mental yang kuat..ini demi kebaikan kamu!!!"
"kebaikan apa ra...!!!apa kamu malu mempunyai pacar miskin seperti ku??iya...kamu malu karena aku tidak sebanding Dengan mu??atau kamu malu karena aku adalah orang penghuni kontrakan mu!!!iya...!!!tidak cukupkah kamu menutupi hubungan kita kepada sepupumu waktu itu di bioskop, tidak cukupkah kamu menutup nya di depan Gita,dan masih kamu menutup nya dengan ibu-ibu tetangga kita,aku sudah tahu semua nya!!!"ucap Azka meluapkan kekesalannya.
Zara gelagapan dengan luapan emosi Azka kepadanya, Azka ternyata mengetahui semua itu, dan ia juga dapat membaca pemikiran nya selama ini,
"bbbbukkannn...bukan seperti itu.. maksudku..aku hanya ingin kamu tidak diremehkan orang lain dan tidak menilai mu dengan buruk itu saja ..aku menunggu sampai kamu bisa memantaskan diri bersanding dengan ku..itu saja ka!!!aku tidak bermaksud untuk..."
"oooh...gitu... ini sudah sangat jelas sekali...kamu menilai ku dengan materi ku yang masih kurang..iya .aku akui ..aku memang belum bisa sepertimu...aku bahkan bukan dari kalangan orang berada.... seperti nya..aku tidak bisa lagi bersabar lagi memahami mu ...kita memang berbeda dan sangat berbeda."ucap Azka dengan suara nya yang teramat sangat kecewa
"ka...!!! maksud ku..."
"kita break up..aku sudah tidak sanggup lagi bersama mu .."ucapan terakhir Azka sebelum meninggalkan Zara yang masih berdiam diri ditempat nya.
Zara meneteskan air matanya, matanya memerah karena menahan tangisnya, bibir nya bergetar karena menahan suara tangisnya, rasa sakit dan menyesal melingkupi hatinya,ia tak menyangka kalau Azka memutuskan hubungan nya dengan cara seperti ini, kenapa menjadi seperti ini,itu yang ada dipikiran Zara.
.
.
.
__ADS_1
yukk..yang mau lanjut, hari ini aku up 2 episode gengs... jgn lupa like nya ya .😘❤️🌹gomawo 사랑해요
IG eunhyeayu90