
"jangan lakukan itu!!!"ucap Azka
Zara menatap Azka, dengan nafas yang tersengal-sengal akibat kissing hot nya dengan Azka, Zara menetralkan kesadarannya.
"kau membuat hasrat ku bangkit... jangan lakukan itu lagi ..jika aku hilang kendali bagaimana?? kita belum memulai untuk memecahkan permasalahan-permasalahan kita..." ucap Azka
"maafkan aku....aku terlalu bahagia..."jawab Zara menutupi rasa malunya
"jangan meminta maaf,aku juga menginginkan nya.... kita harus bersabar sedikit lagi ...", jelas Azka dengan mencium kening Zara.
"aku harus kembali bekerja.... jam makan siang sudah selesai...kamu segera lah kembali ke kantor." azka mengusap pucuk kepala Zara.
Zara mengangguk bahagia,tak menyangka mereka bisa bersatu kembali, sekarang ia akan menghadapi semua permasalahan ini bersama -sama dengan Azka.
***
malam harinya Zara turun untuk makan malam bersama dengan keluarga nya,zara tampak bahagia dan berseri-seri.hatinya begitu berbunga -bunga.
"selamat malam...."ucap Zara menghampiri tempat duduknya
seluruh anggota keluarga melongo dibuat nya, Zara tadi pagi yang masih mode uring-uringan dan tak mau makan dirumahnya membuat semua anggota keluarga khawatir,dan sekarang ditambah khawatir nya melihat kondisi Zara sekarang yang berubah drastis seperti ini.
"apakah tante sedang jatuh cinta... kenapa pakaian tante menyolok sekali...,"ucap Steve jujur
semua orang kembali melihat pakaian yang dikenakan oleh Zara,tak ada yang salah memang dari segi model nya tapi motif bunga dengan warna oranye stabilo dan juga merah cabe membuat orang melihat akan merasa risau dan terganggu.
"hey....ini sedang trend... sudah lah..anak kecil tau apa ... cepat habiskan makanan mu...",balas Zara
"selera kamu berubah ya ci..."ucap bu Nathalia
"suka aja ma..sama motif nya .."jawab Zara ceria penuh sensasi
__ADS_1
Jonas melihat adik kandung nya yang berubah, apakah Zara sudah bisa menerima dan menurut kepada orang tua, ataukah Zara menutupi perasaannya hanya ingin menyenangkan keluarga.
"besok mama dan papa akan kembali pulang...Jonas akan tetap disini menemani kamu..."ucap pak Yoseph
"Zara sudah tidak ada apa-apa pa ... kalian lihatkan, tidak usah mengkhawatirkan Zara... kalian bisa kembali ke aktivitas semula.."
"kamu mengusir ku???"ucap Jonas
"apa aku bilang akan mengusir koko??? kalau koko pengen tinggal disini juga tidak apa-apa kok...",
"wah...kamu ini.... pekerjaan ku masih banyak dijakarta kalau sudah selesai juga aku akan kembali kerumahku.."
"sudahlah... kalian ini kalau sudah akur pasti akan berdebat..."ucap Bu Natalia bahagia.
kedua orang tua Zara amat bersyukur Zara sudah kembali seperti semula,
"aku sudah selesai makan...aku mau keluar dulu sebentar..."ucap Zara
"Tante kemana.. Steve boleh ikut ..??"
steve mengangguk patuh,jonas memperhatikan adiknya itu berlalu pergi.kemudian dia menatap kedua orang tuanya,
"apa papa dan mama tidak melihat keanehan dalam diri Zara??"
"jo... sudahlah... jangan berpikir negatif sama adikmu.. "ucap bu Natalia menengahi
jonas beralih menatap ayahnya,mata mereka saling pandang ada keraguan dan juga kecurigaan yang mendasar dalam pikiran mereka.
"apa papa sepemikiran dengan ku???"
"tetap awasi adikmu selagi disini.... seperti nya Zara mencoba mengalihkan suasana..."
__ADS_1
Jonas tersenyum karena ayahnya sependapat dengan insting nya.
"kamu pernah bertemu dengan kekasih adikmu itu jo...?"tanya ibunya
"sudah ma..."
"menurut mu bagaimana???"
"dia lelaki yang tampan... tidak salah kalau Zara sampai menyukai lelaki itu....tapi dia bukan termasuk kriteria keluarga kita ma...."
bu Natalia menimbang nimbang penjelasan dari anaknya Jonas, sebenarnya hatinya melunak ketika Zara menangis karena tidak disetujui berhubungan dengan lelaki pilihan nya, dirinya tidak tega Zara yang begitu tertekan dengan nasib yang menderanya selama ini.
"apa lelaki itu baik??dari keluarga baik-baik??"ucap Bu Natalia lagi.
Jonas dan juga pak Yoseph menghentikan makannya, Grace hanya bisa menjadi pendengar di meja makan itu.
"baik atau buruk....kita tidak mungkin menerima pria itu....apa Mama berencana untuk merestui mereka??"ucap tegas pak Yoseph
"bukan begitu pa....mama hanya ingin Zara selalu bahagia.. kalau zara terlihat nyaman dengan lelaki itu..kita bisa apa??"
"Mama akan menjadi pendukung pertama buat Zara???wahhhh... Mama rela Zara memiliki keturunan dari laki-laki itu?? Mama rela Zara berpindah keyakinan mengikuti laki-laki itu,???"
bu Natalia terdiam, dalam hatinya juga sangat tidak rela, karena sedari kecil dirinya selalu mendidik Zara menjadi yang taat dalam agama nya, mendidik nya menaati leluhur nya.tapi dalam hati kecilnya amat disayangkan jika Zara yang sudah kembali ceria dan bahagia oleh lelaki itu.
.
.
.
yuhuuuu..next part ya gengs...🥺
__ADS_1
beberapa part agak sensitif tapi mohon jangan disalah pahami,tidak semua keluarga mempunyai pola pandang sama dengan cerita.karena cerita ini fiktif jadi anggap saja sebagai hiburan konflik dalam sebuah cerita ini❤️❤️ i love you sekebon...sarang beo🦜
IG eunhyeayu90