
tiba saatnya Zara sekarang sudah akan bersiap untuk pergi ke Bandung.bu Natalia menghampiri anaknya untuk memberikan bekal makanan yang telah ia siapkan.
"ci...ini mama bawakan abon sapi, jika kamu disana gak ada waktu untuk masak kamu bisa gunakan ini untuk lauk"
Zara tersenyum,ia mengambil toples berisi abon yang telah dibawa ibunya.
"terimakasih ya ma ..."
"kamu terlihat tidak bersemangat....ada apa ci...."
"tidak ada apa-apa ma...."
"yasudah....kamu hati-hati dijalan ya sayang...."
Zara mengangguk,ia kemudian memeluk ibunya.ia sangat bersyukur memiliki ibu yang sangat menyayangi nya.
perjalanan menuju Bandung, zara menggunakan mobil, selama kurang lebih 3 jam Zara sudah sampai di apartemen yang ia sewa.zara menarik kopernya dan menuju tempat tinggal barunya yang akan ia huni 3 bulan kedepan.
Zara membuka pintu apartemennya, ukuran nya juga tidak terlalu besar,ada satu kamar dan kamar mandi dalam,dapur,balkon dan juga ruang nonton TV.
Zara duduk bersandar disandaran sofa ruang TV,ia sedang memikirkan cara untuk bisa menemukan Azka.
jalan satu-satunya adalah pergi kerumahnya yang ada di Jogja.
"Azka....apa kamu tidak merasakan perasaan yang sama dengan ku???kenapa kamu tidak ada kabar???kamu dimana ka...??"
Zara tertidur di sofa dengan pikiran yang berkalut.
__ADS_1
Dimanakah Azka?
suatu malam yang dingin di kota Bandung, Zara yang tertidur di sofa terbangun karena hembusan angin yang menyerbu masuk kedalam apartemennya,ia melihat jendela dan gorden terbuka, lampu juga belum dinyalakan.
zara berjalan kearah balkon dan melihat indahnya kota Bandung di malam hari, udara yang sejuk dan juga lampu-lampu kota dan kendaraan yang menghiasi jalanan ibukota.
Zara menoleh kearah samping,ia melihat dari balkon sebelah ada seorang lelaki yang menghisap rokok.
Zara kemudian masuk kedalam kamarnya dan menutup pintu balkonnya.ia sangat takut jika ketahuan telah terpergok sama laki-laki itu.
pagi harinya Zara mulai memasuki kantor barunya, semalam ia tidak bisa tidur karena merasa masih asing.zara berjalan menuju lift dan menekan tombol lift.
setelah sampai di kantor Zara memperkenalkan dirinya pada staf yang akan bekerja sama dengannya,
"nama saya Zara lian Fang saya menjabat manager operasional yang baru disini,jadi tolong kerjasama nya selama 3 bulan kedepan"
setelah pulang bekerja ia tak lupa membeli sesuatu di minimarket dibawah apartemennya, beberapa camilan yang ia sukai.mengingat snack zara tiba-tiba teringat Azka, laki-laki yang pernah menjadi kekasih nya itu tak pernah lupa membelikan beberapa makanan untuk dirinya.
"sebenarnya dimana dirimu ka....?"
***
setelah selesai berbelanja Zara kembali ke apartemennya, ia masuk kedalam lift dan akan menekan tombol keatas.tapi tiba-tiba tangan kekar telah menghentikannya.
laki-laki itu menutup kepalanya dengan Hoodie yang ia kenakan,bau minuman keras telah mengisi ruangan lift itu
Zara melotot kaget,dia sedang tidak baik-baik saja, perasaannya gusar dan terasa tertekan.laki-laki yang masih tak terlihat wajahnya itu mendekati zara dengan langkah sempoyongan, Zara reflek mundur kebelakang,zara mencoba ingin keluar dari lift tapi kalah cepat dengan tangan laki-laki itu yang telah menekan tombol keatas.otomatis pintu lift itu tertutup.
__ADS_1
zara yang sedang memakai rok ⅞ dan juga blouse putih yang membentuk kerah V itu segera menutup dadanya dengan satu tangannya karena tangan satunya sedang membawa sekantong kresek berisi belanjaan tadi.
"apa kau pikir aku akan melakukan pelecehan terhadap mu...??"
laki-laki itu masih setia menundukkan kepalanya,rasa sakit di kepalanya akibat minuman keras yang diminumnya tak dapat ia hindarkan.
Zara mencoba mengintip dibalik Hoodie yang dipakai laki-laki itu, kemudian laki-laki itu menegakkan kepalanya dan menghadap ke Zara , alangkah kagetnya Zara melihat sosok orang yang sangat dikenalnya.
"Azka???"
tak ada raut keterkejutan dari pria yang lebih muda 3 tahun dari zara itu.mata Azka memerah akibat terpengaruh oleh kadar alkohol yang tinggi.
zara mendekati Azka,tapi Azka lebih cepat menarik pinggang Zara dan memegang tengkuk leher Zara dan menciumnya dengan rakus.
Zara yang mendapat serangan mendadak dari Azka hanya dibuat melongo akibat perlakuan berani dari Azka, sejenak Zara terhanyut dalam ciuman panas itu,******* yang digerakkan oleh bibir Azka mampu menggoyahkan pendirian Zara, lama tak berselang ciuman panas itu berbuah dengan gerakan tangan Azka yang sudah menjalar ke b*k*ng zara, perlahan Azka yang masih ******* bibir Zara mengangkat rok zara hingga keatas.
Zara yang tersadar akan hal tak biasa yang dilakukan Azka mencoba untuk melepaskan diri dari Azka dengan mendorong tubuh Azka dengan sekuat tenaganya sampai Azka terpental kearah dinding lift.
"azka!!!apa yang kamu lakukan!!!"ucap zara sambil menurunkan roknya dan mencoba merapikan bajunya.
Azka yang tersenyum smirk, membuat Zara terperangah.zara tak pernah melihat Azka tersenyum seperti itu.
.
.
hallooi gengs kuuu...maaf baru bisa UP setelah 2 hari tidak ada kabar... hari ini aku ganti Up 2 episode deh....🤠
__ADS_1
Ig eunhyeayu90