TETANGGAKU I LOVE YOU

TETANGGAKU I LOVE YOU
episode 49


__ADS_3

Azka memegang tangan zara untuk menghentikan langkah Zara yang akan pergi,


"maafkan Ratih...dia memang salah.."


Zara memandang wajah Azka, dengan perasaan yang kecewa,


"jadi kamu kesini untuk meminta maaf atas nama tunanganmu??....aahhh iyaa...iya...aku paham.. sejelek-jeleknya perilaku dia kamu sebagai tunangannya akan berdiri di garda terdepan membelanya..."ucap Zara sambil menghempaskan tangannya yang dipegang Azka


Azka merasa bingung perkataan nya telah disalah artikan oleh Zara


"bukan seperti itu... maksud ku,...aku tau jika dia salah...jadi.."


"jadi apa???...apa kamu akan minta maaf lagi atas nama dia???... baiklah.. memang harusnya aku yang mengalah...aku memaafkannya... sampaikan kepadanya aku memaafkannya..."ucap Zara kemudian melangkah meninggalkan Azka.


Azka hanya bisa terdiam,jika ia terus memaksa untuk menjelaskan niatnya kesini maka Zara akan semakin menduga-duga prasangka yang belum tentu benar.


Azka meninggalkan kawasan hotel dengan perasaan yang tak menentu.zara mantan kekasihnya sudah terlanjur kecewa kepadanya.


***


didalam kamar Zara melemparkan tasnya disembarang tempat,ia menahan emosinya sedari tadi


"aaahhhhhh......!!!!!si Kuyang sialan!!!"


Zara melepaskan high heelsnya dan mengambil air minum di kulkas mini dekat sofa.zara membuka dan meminum air jernih itu.

__ADS_1


"kenapa bisa Azka melamar wanita Kuyang seperti dia!!!!apa hebatnya dia....apa karena mereka bertetangga??apa karena mereka seiman??aahhh... kenapa dengan ku....aku pasti sudah gila berkata seperti ini!!!!"


Zara mengambil ponselnya dan membuka pesan chat ke Ana.ia menanyakan keberadaan Ana sekarang ini.


semenit kemudian ana membalas pesan chat itu.Ana akan menghampiri Zara di hotelnya sekarang .


Zara tersenyum karena Ana lebih peka dari yang ia kira, padahal zara belum mengatakan apa-apa tapi ana mengetahui jika dirinya ingin bertemu Ana.


setengah jam kemudian Zara sudah berganti pakaian,ia memakai celana jeans hitam sobek dibagian kedua dengkulnya, dengan memakai kaos putih, blazer berwarna hitam dan sepatu berwarna putih Zara siap berpergian dengan Ana.


tok..tok..tok


Zara tersenyum dan melangkah ke pintu untuk membukanya


"A...na...kamu sudah...."


Zara menguasai dirinya dan menetralkan kegugupannya


"Dimana Ana???aku sedang ada janji dengan nya,??"


"dia memberitahuku kalau dia akan bertemu dengan mu...aku Rasa aku yang seharusnya akan bertanggung jawab dengan apa yang terjadi pada suasana hatimu sekarang,jadi ikutlah bersama ku...aku akan mengajak mu kesuatu tempat..."


"aku tidak mau...."


Azka memegang tangan Zara menutup pintu kamar,ia kemudian mencabut access card dan menaruh nya dikantong jaket nya.

__ADS_1


Azka kemudian menggandeng Zara untuk pergi meninggalkan hotel.


"kemana ini ....aku tidak mau pergi dengan mu!!!"


Azka dan Zara sudah didalam lift kemudian Azka menekan tombol lift untuk turun kelantai bawah.


pintu lift pun tertutup, Zara terlihat panik


"hentikan!!!aku tidak ingin pergi dengan mu!!!aku tidak membawa tas dan ponselku... aku harus kembali ke kamar...!!!"


"kamu bisa memakai ponselku dan kamu bisa memakai uangku untuk membeli sesuatu!!!"


"jangan bercanda!!!aku tidak mau..."


Ting....(pintu lift terbuka)


Azka keluar dari lift,ia tak lagi memegang tangan Zara.zara masih terdiam didalam lift,ia tak tahu apa yang akan Azka lakukan padanya.


mereka berhadapan satu sama lain, bedanya Azka diluar lift Zara didalam lift.


"aku tidak akan memaksa... jika kamu ingin jalan dengan ku... kemarilah... jika kamu tak ingin kamu bisa kembali ke kamar mu"ucap Azka sambil menyerahkan access card itu.


Zara tampak berpikir, kenapa bisa Azka membuat pilihan itu.


.

__ADS_1


.


Ig eunhyeayu90


__ADS_2