TETANGGAKU I LOVE YOU

TETANGGAKU I LOVE YOU
episode 86


__ADS_3

saat ini Azka berada di kamar Zara dilantai dua, Azka yang wajahnya babak belur akibat pukulan bertubi-tubi dari jonas tampak tertidur di ranjang milik Zara, Zara setia didalam kamar itu,ia tampak tak tega karena banyak luka di wajah tampan suaminya.


Bu Natalia mengetuk pintu kamar Zara, Zara lalu beralih membuka pintu kamarnya,


"iya ma..."


Bu Natali memberikan minum dan juga obat pereda nyeri.


"berikan ini kepada dia...."ucap bu natalia sambil menyodorkan nampan ke arah Zara.kemudian Bu Natalia berbalik dan akan pergi


zara menerima nya,"ma....."


bu Natalia menoleh kearah Zara,ia melihat Zara yang tampak menahan air matanya.ia tahu jika anaknya saat ini benar-benar sangat rapuh.


"maafkan aku...?maaf jika aku tidak memberi tahu tentang pernikahan ku dengan Azka..."


"kamu tau kamu salah??tapi yasudah lah.. semuanya sudah terlanjur.... cinta memang membutakan segalanya... termasuk keyakinan dan juga keluarga,mama sudah sadar diri sekarang... seberapa besar kasih sayang mu kepada mama.. hanya sebatas seujung kuku, semoga Tuhan selalu memaafkan perbuatan mu...!!!"


"ma....mama kenapa masih membahas masalah keyakinan... Zara sudah bilang kan.... soal keyakinan zara saat ini tidak ada kaitannya dengan Azka...dan maaf jika Zara telah mengabaikan keluarga tentang pernikahan kami...aku dan Azka menikah secara siri,dan kami baru saja mendaftarkan pernikahan kami....ma..aku harap mama bisa mengerti,aku sedang hamil sekarang,anakku butuh seorang ayah....aku mohon mama menjadi orang yang bisa mendukung ku...hiks ..hiks..."ucap Zara dengan terisak.


bu Natalia yang melihat Zara menangis, dirinya iku terbawa suasana.Ia juga mengeluarkan air matanya,rasa sakit karena anak perempuan nya menikah tanpa minta restu terlebih dahulu membuat dirinya merasa tak dihargai.


"setelah dia sudah sadar cepat temui papamu dan jonas di ruang keluarga."pungkas Bu Natalia lalu pergi meninggalkan Zara.


Zara mengusap air matanya dan menutup pintu kamarnya,ia tidak ingin Azka melihat dirinya menangis seperti ini.


Zara menghampiri Azka dan menaruh nampan berisi air dan juga obat.zara kemudian tersenyum getir melihat kondisi Azka.bibir yang sobek, hidung yang membiru.mata membengkak.dan kedua pipinya lebam penuh dengan darah yang membeku.


Azka terbangun dan melihat didepannya ada Zara,ia menatap istrinya yang tampak sedih.


"apa kamu habis nangis...??" tanya Azka

__ADS_1


"tidak..."


"kemarilah..."ucap Azka dengan merentangkan tangannya untuk menyambut pelukan dari Zara.


Zara mendekati Azka dan memeluknya, Zara yang tak kuat lalu menangis dan terisak-isak di pelukan azka.


Azka hanya bisa menenangkan nya dengan memberikan sentuhan di punggungnya.


"menangis lah...."ucap Azka


"aku harus bagaimana....hiks ...hiks......?? aku Takut mereka akan memisahkan kita...aku takut"


"tidak ada yang bisa memisahkan kita....dan aku tidak akan melepaskamu walaupun aku harus mati sekalipun..."


"jangan bilang seperti itu!!!!"


Azka tersenyum dan menguraikan pelukan nya dan melihat netra Zara yang penuh dengan air mata.


Zara semakin berkaca-kaca mendengar ungkapan isi hati Azka.dirinya terharu, Azka tetap lah Azka, Azka yang memiliki hatinya saat ini.azka yang menerima nya tanpa melihat masa lalunya.


Zara mengangguk,"aku mau.... kita akan menua bersama dengan anak-anak kita..."


Azka tersenyum, "jangan patah semangat....ada aku, jangan memikirkan sendiri.... biarkan aku yang akan mengatasinya"


Azka memegang tangan Zara dan mencium nya, "mana obat nya....aku harus minum sekarang dan menemui kedua orang tua mu..."


"jadi....kamu mendengar??"


"iya..."


Zara menunduk ia tak bisa berkata apa-apa, Azka mungkin sudah tau isi dari perkataan ibunya.

__ADS_1


***


di ruang keluarga pak Yoseph sedang duduk sambil memainkan ponselnya, sedang kan jonas berteleponan dengan rekan bisnisnya,bu Natalia hanya bisa terdiam dengan tangan yang memegang kalung berliontin salib, dengan memegang benda itu dapat membantu hatinya lebih tenang.


Zara dan Azka turun dari lantai dua menuju lantai dasar, tepatnya ke ruang keluarga yang tadi menjadi tempat biduk perkara.


seketika jonas yang bertelepon dan pak Yoseph yang memainkan ponselnya menghentikan kegiatannya dan beralih kearah Zara dan juga Azka.bu Natalia hanya semakin mengeratkan salib untuk menenangkan dirinya.


"duduklah..."kata pertama yang keluar dari ayahnya Zara.


suasana tampak hening,zara dan Azka mengikuti dan duduk didepan mereka yang berkumpul.


pak Yoseph menghembuskan nafasnya yang berat, pikiran dan hatinya kini tak sejalan lagi dengan kenyataan yang ada didepannya sekarang.


"apa ada yang kalian utarakan sekarang???" tanya pak Yoseph dengan nada dinginnya.


"sebelum nya saya minta maaf,pada anda,tante dan juga....ko jonas..." jawab Azka


"saya telah menikah dengan Zara tanpa meminta restu terlebih dahulu dari kalian, terlebih dari itu .. saya dengan tulus, berjanji, mencintainya seumur hidup saya, bertanggung jawab, menjadi pribadi yang baik, untuk berumah tangga bersama Zara,saya berharap segala kesalahan dan kekhilafan yang pernah saya lakukan,akan mendapat maaf dari kalian.saya mohon restu atas pernikahan kami" ucap Azka dan saat ini duduk dibawah lantai dengan kedua lututnya yang menempel di karpet.matanya lurus ke depan mengahadap kearah pak Yoseph.


Zara begitu terkejut dengan tindakan Azka,ia tak menyangka Azka akan melakukan hal itu untuk mendapatkan restu dari orang tuanya.


jonas hanya bisa melengos dan tak percaya kepada tindakan Azka,


sedangkan bu natalia,ia merasa hangat akan tindakan Azka yang lebih yakin dengan perkataan yang ia ucapkan.


.


.


bisa nggak sihhh.. dapat like dari kalian...ini jumat berkah lo... banyakin like and Vote ya.. jangan lupa klik tambahkan ke bacaan favorit kalian.. Sarange...🙆

__ADS_1


Ig eunhyeayu90


__ADS_2