TETANGGAKU I LOVE YOU

TETANGGAKU I LOVE YOU
episode 50


__ADS_3

mereka berhadapan satu sama lain, bedanya Azka diluar lift Zara didalam lift.


"aku tidak akan memaksa... jika kamu ingin jalan dengan ku... kemarilah... jika kamu tak ingin kamu bisa kembali ke kamar mu"ucap Azka sambil menyerahkan access card itu.


Zara tampak berpikir, kenapa bisa Azka membuat pilihan itu.


"kamu akan menyesal telah mengajakku..."ucap Zara sambil keluar dari lift dan berjalan melenggang pergi.


Azka tersenyum dengan tindakan yang diambil Zara, mantan kekasihnya ini tetaplah sama seperti waktu masih berstatus sebagai kekasihnya.


Diparkiran ia kaget dengan Azka yang telah membawa mobil,ia menoleh kearah Azka.


"apa kita akan naik ini???"


"terus ...kamu mau naik apa??"


"tidakk....aku kira kita akan naik motor"


"kamu adalah Ratu ku sekarang...aku tidak mungkin membiarkan Ratu ku kepanasan..."


Zara mendelik kaget dengan gombalan Azka, sejak kapan Azka memiliki sifat seperti ini.apa Azka sudah hilang akal sehatnya,apa bertambahnya usia membuat Azka menjadi pandai bersyair.


Azka menjalankan mobilnya,ia menembus padatnya jalanan ibu kota, jogjakarta adalah tempat kelahirannya.azka sangat tau mana tempat yang asyik untuk menghabiskan waktu dengan Zara.


"kita akan kemana???"


"kamu mau menikmati pantai dan juga sunset???"


"aku tidak menyukai itu..."


"kenapa??? biasanya wanita sangat menyukai hal romantis seperti itu .."


"romantis apanya...kamu kan sudah bertunangan dengan si kuyang..."ucap Zara dengan nada menggerutu


"apa?? kamu ngomong apa??aku nggak denger .."

__ADS_1


"tidak... maksud ku.. tidak semua wanita mempunyai pemikiran sama seperti itu...aku lebih suka berbelanja kebutuhan dari pada melihat sunset yang tak jelas seperti itu..."


Azka tersenyum dengan pemikiran Zara,ia merasa Zara sangat berbeda dengan kebanyakan wanita diluar sana Zara tipe orang yang sangat memanfaatkan waktu sebaik baiknya.


"baiklah..kita akan berbelanja..."


Zara menoleh kearah Azka, apa maksud dari Azka,apa dia akan mengantarkan dirinya berbelanja, dirinya kan tidak membawa uang atau pun ponselnya, apa Azka akan membayar kan belanjaannya nanti.tapi kan Azka bukan lagi kekasihnya.


setelah sekitar 45 menit menempuh perjalanan akhirnya Azka dan Zara sudah sampai Malioboro,saat ini sudah sore menjelang,para wisatawan sudah memadati are kawasan belanja yang terkenal di daerah Yogyakarta ini.


Azka berjalan kaki dengan Zara mereka seperti pasangan couple yang sangat serasi.zara menoleh ke kanan dan ke kiri jalan,ia sangat menikmati sekali suasananya.


"apa kamu lelah... kita cari tempat duduk dulu..."ucap Azka sambil menggandeng tangan Zara


Zara kaget dengan sentuhan dari tangan Azka, mereka benar benar seperti pasangan kekasih.


Azka telah membawanya ke sebuah kafe diseberang jalan, kemudian memesan makanan dan minuman yang tersedia di kafe itu.


"aku memesan makanan dam minuman... semoga saja kamu suka...."


Azka sontak memandang Zara dengan intens, karena Zara masih mengingat akan kenangan nya terdahulu.


"maksud ku...aku tidak pilih -pilih makanan...aku menyukai semua makanan, yang penting itu bersih"ucap Zara terlihat gugup akan perkataannya.


Azka mengangguk, mereka berdua tidak berbicara apapun ketika menunggu makanan datang, Azka kemudian mengalihkan pandangannya ke arah ponsel yang ia pegang.


dia mengarahkan kamera depannya kearah dirinya dan juga Zara,


"tersenyumlah..."


Azka bingung karena Zara hanya diam saja,"kenapa??kamu tidak ingin berfoto dengan ku???"


"apa kau tidak memikirkan perasaan tunangan mu ketika melihat hasil fotonya nanti??"


"dia tidak pernah membuka ponselku...jadi untuk apa dikhawatirkan, lagi pula kita kan tidak berfoto mesra..."

__ADS_1


Zara tidak habis pikir Azka memiliki pemikiran seperti itu.


"benar-benar aneh..."ucap Zara dengan menggeleng kan kepalanya,


"kenapa???apa yang salah??"


"kalau aku jadi tunanganmu..aku tidak akan membiarkamu jalan bersama seperti ini dengan wanita lain... apalagi menyimpan foto seorang wanita di ponselnya."


"kamu benar.... sepertinya sangat menarik jika tunangan ku adalah dirimu..."


"aku rasa tunanganmu lebih dariku..dia sangat posesif dan sangat menyebalkan!!!"


Azka tersenyum, memandang wajah Zara yang emosi ketika membicarakan Ratih didepannya.


"maafkan aku.... karena aku.. kamu menjadi tempat kekesalan Ratih..."


"aku tidak menyukai sifatnya yang begitu kekanakan... kenapa bisa kamu akan menjadikan dia menjadi calon istri mu..."


Azka kembali dalam mode serius nya,ia ingin sekali menjelaskan duduk perkaranya kepada Zara.


"aku... mempunyai hutang budi dengan pak Lik ku..aku tidak bisa menolak begitu saja, karena aku sendiri saat itu tidak memiliki seseorang yang akan kunikahi menjadi alasan..."


"jadi...itu semua karena diriku???"


Azka memandang lekat-lekat wajah Zara,ia melihat Zara menunggu jawaban darinya,


.


.


.


yaaahh gengs..seneng banget akuuu... viewersnya udah mencapai dua ribu tiap harinya.. jadi semakin semangat nulis...🤗☺️yuk..bantu like dan share nya..🙌🙏


IG eunhyeayu90

__ADS_1


__ADS_2