TETANGGAKU I LOVE YOU

TETANGGAKU I LOVE YOU
episode 28


__ADS_3

Zara berdiam diri di dalam kamarnya, memikirkan perkataan Azka saat mereka ditaman kota kemarin malam.saat ini hatinya begitu rapuh dan sakit.dua hari putus dari Azka membuat dirinya sudah tak lagi bersemangat untuk apapun, pulang bekerja ia lalu mengurung diri dikamar nya.


Zara membuka pesan chat nya bersama Azka selama ini,menscrool dari atas.zara tersenyum sendiri dengan gaya Azka memberikan perhatiannya, Azka selalu tak pernah lupa untuk mengingatkan soal makan kepada nya dan selalu membelikan makanan untuknya,tapi dua hari ini Azka tidak sekalipun memberikan perhatian itu.zara kembali sedih, moment-moment manis bersama Azka teringat dibenak pikirannya.azka termasuk laki-laki yang sangat menjaganya, kontak fisik pun hanya sebatas menggenggam tangan, memeluk dan mengusap kepalanya saja, Zara terkadang berpikir apa Azka tidak menginginkan hal lebih dari itu, mengingat Zara mengetahui gaya pacaran jaman sekarang itu dari rekan kerjanya di kantor.


Zara kembali menangis,ia tak sanggup jika harus berpisah dengan Azka.cintanya yang begitu besar terhadap Azka mampu melawan egonya.zara menekan panggilan ke kontak Azka.setelah tersambung malah nomor Azka tidak aktif.


"kenapa tidak aktif?apa Azka sengaja mengganti nomor nya?" ucap Zara terlihat lesu.


***


paginya Zara yang akan pergi bekerja menggunakan mobilnya melihat Azka melewati di depannya, Zara melihat itu,tapi Azka sama sekali tidak memperdulikan nya, dan hanya melewati Zara begitu saja.zara semakin sedih dan sakit melihat perubahan Azka yang terlihat tidak peduli terhadapnya kembali.zara kemudian masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan area rumahnya.


saat jam makan siang di kantor,gita menemui Zara, dengan langkah yang tak yakin Gita menyuarakan keinginannya.


"bu zara...."


" iya git...." ucap Zara sambil tetap melanjutkan pekerjaannya.


"bu .. sekarang kan weekend, habis ini saya ada acara dengan mas Reza dan mas Azka sampai hari Senin. jadi untuk hari Senin saya minta ijin untuk tidak bekerja,bisa ndak bu ..?"


Zara kemudian mengehentikan pekerjaan nya karena mendengar nama Azka,"kalian mau kemana?"


"mas reza dan mas Azka ada gathering ke puncak acara perusahaan mereka,mas Reza ngajakin aku bu...ya ...jadi ikutlah... tidak apa-apa kan bu?"


"iya... tidak apa-apa"ucap Zara dengan lesu, pikiran nya teramat kacau, seandainya mereka masih menjalani hubungan pasti Azka akan mengajak nya sama dengan gita saat ini.


"bu...?"


"bu..?"


zara tersadar dengan lamunannya, "aahh ...iya git..."


"Bu Zara melamun??"


"ahh tidak apa-apa...aku hanya kurang enak badan.,.."


"beristirahatlah bu.. jangan terlalu banyak memikirkan pekerjaan... sekali-kali refreshing seperti aku bu..."


"iya ... seharusnya seperti itu .."


"seandainya mas Azka tidak mengajak adiknya pasti aku akan menyuruh bu Zara untuk ikut..."


Zara kaget dengan omongan Gita, "apa git????"

__ADS_1


"apa apanya bu??"


"maksudnya...tadi yang kamu bilang.... Azka mengajak adiknya?"


"ooh ...iya bu ...mas Azka mengajak adiknya yang datang dari Jogja,kan adiknya mau daftar kuliah di Jakarta,jadi sekarang mereka tinggal bersama..."


Zara tampak berpikir, jika ana adik Azka berada di Jakarta saat ini .


"yasudah... selamat bersenang-senang.."


"terimakasih Bu Zara..."ucap Gita bahagia


***


didalam bus gathering Azka duduk dibelakang bersama ana adiknya, tepat didepan nya ada sepasang kekasih Reza dan juga Gita yang menempel bagaikan perangko, kemesraan mereka disaksikan oleh Azka dan juga ana,ada keirian pada diri Azka.karena dirinya tidak bisa seperti mereka.hubungan tersingkat yang pernah ia jalani bersama Zara hanya berkisar sebulanan.


"yang ..kamu tidak apa-apa Senin libur..." ucap reza kepada gita


percakapan mereka tak luput dari pendengaran Azka juga ana yang saat ini sama-sama memainkan ponselnya.


"tidak apa-apa yang ..aku udah ijin sama bu Zara..."


"ooo...terus,kamu bilang apa yang .."


Reza hanya menanggapi nya dengan tersenyum sambil mengusap pucuk kepala kekasih nya itu.


"aahh .itu hanya perasaan kamu saja kalii yang.."ucap Reza


ana menoleh kearah kakak nya yang tampak termenung melihat ponselnya.ana sangat tau sekali jika kakaknya ini sedang dilanda kegalauan.


"mas ...apa seng dimaksud mbak gita kui mbak Zara yang main ke rumah kita?"ucap ana berbisik.


Azka menoleh kearah ana,dan kemudian mengangguk kan kepalanya.


"ooo.. hebat yo mas ..jadi bos nya mbak gita..." ucap ana senyum manis.


"pantes yo mas ...ibuk dikasih tas sebagus itu,ituu .. tasnya ORI apa KW yo mas?" ucap ana kembali


Gita menoleh kebelakang kearah ana yang sedang berbisik berbicara dengan Azka,


"an...ibu kamu dikasih tas sama siapa?"


ana menoleh kearah gita yang sekarang ini memandanginya dengan penasaran.

__ADS_1


"emmm ...."ana melirik kearah kakak nya tapi Azka tak menggubris nya dan memalingkan wajahnya, seakan ia tak peduli lagi dengan apa yang terjadi antara dirinya dan Zara ketika nanti semua nya terbongkar kalau mereka sempat memiliki hubungan.


"hayooo..kamu menyembunyikan sesuatu kah??ngakuuu ..mbak gita janji gak akan bilang siapa-siapa?" bujuk rayu gita


"dari mbak Zara...."


"Zara???"Gita berpikir Zara siapa yang dimaksud.


Gita menoleh kearah Reza yang saat ini iku menimbrung pembicaraan dua wanita ini.


"Zara siapa an??? orang mana?apa...itu orang terdekat mas Azka" tanya Gita penasaran.


"emm.... sepertinya mereka sedang dekat,tapi mbak gita lebih baik tanya mas Azka saja" jawab ana takut.


"mas Azka...hayooo lagi menyembunyikan sesuatu ya...?" goda Gita


"bro .. Zara siapa?apa pemilik kontrakan mu?"


Gita menoleh kearah kekasih nya, "aahh...gak mungkin yang ...bukan Bu Zara mereka tidak sedekat itu sampai-sampai memberikan tas kepada ibunya mas Azka..."


"benar...."ucap Azka singkat


ana,gita dan Reza menoleh kearah Azka mereka tampak terkejut dengan ucapan Azka.yang dimaksud benar maksud apa,itu pikiran dari mereka.


"benar opone mas ...?"tanya ana


"benar apa yang dikatakan Reza, Zara yang kalian maksud, pemilik kontrakan tempat ku tinggal"


Gita dan Reza tampak shock dengan pengakuan Azka, Reza memutar memory nya kembali saat dirinya pernah ke tempat kontrakan Azka pagi-pagi.ia melihat sandal perempuan didepan kamar Azka.dan juga melihat tas dengan brand terkenal yang masih terbungkus didalam paperbag.


"jadi .. wanita yang ada dalam kamar mu pagi itu ..itu ....?diaaaa..??pe-pemilik kontrakan? Zara?"


Gita dan ana shock, mereka kaget dengan ucapan Reza.mereka shock karena Azka menyembunyikan wanita dalam kamarnya.pemikiran mereka sudah melalang buana kemana-mana, pikiran buruk apa yang terjadi sudah menghiasi otak mereka saat ini


"mas....maksute mas reza ngomong kui opo??yo tenanan mbak Zara nang njeru kamare mas isuk-isuk''


.


.


.


next part yaaa gengs .. happy weekend 💗

__ADS_1


IG eunhyeayu90


__ADS_2