TETANGGAKU I LOVE YOU

TETANGGAKU I LOVE YOU
episode 31


__ADS_3

Zara memandang Azka, ingin rasanya ia menangis didalam pelukan nya.


"aku...."


Azka menunggu jawaban Zara, wanita didepannya ini.


Zara menundukkan kepalanya,ia tak sanggup untuk mengutarakan isi pikirannya,air matanya sudah akan membendung.


Azka menutup korden pembatas ranjang pasien dan juga ruang tunggu keluarga sehingga tak terlihat oleh 3 orang yang saat ini sedang tertidur dengan pulas nya.


"katakanlah...",ucap Azka kembali


"aku bertemu dengannya..."ucap Zara dengan air mata yang menetes


"siapa.... siapa yang kamu maksud,?"


Zara menahan Isak tangis nya..ia menutup mulutnya agar tak menimbulkan suara.azka yang tak tega langsung memeluk Zara, Zara semakin menangis di pelukan Azka.


beberapa menit kemudian, Zara yang saat ini berada satu ranjang dengan Azka, mereka berdimpitan diranjang pasien yang sempit itu.zara menyender ke pundak Azka,ada rasa ketenangan dihatinya.ingin rasanya ia tak melepaskan pelukannya.


"apa yang akan kamu lakukan jika kamu bertemu dengannya lagi ...!"


"aku tidak mau bertemu dengan nya...aku sangat takut .aku belum siap bertemu dengan dia."


Azka menghembuskan nafasnya berat,ia ikut merasakan trauma Zara saat ini, bagaimana pun Zara sangat tertekan saat itu.diusia yang begitu belia ia mengalami problem yang begitu berat.


"tenanglah..aku ada di sisimu..."


Zara mendongak ke arah Azka laki-laki yang sudah putus dengannya ini akan melindungi nya, apakah mungkin Azka berniat kembali padanya.


Azka yang tau Zara memandang nya ikut mengedarkan pandangannya kearah Zara,ia kemudian berpikir apa yang salah dari ucapan nya.tapi sedetik kemudian dia baru menyadari hubungan mereka saat ini hanya sebatas mantan kekasih, Azka kemudian melepaskan pelukannya dan berniat turun dari ranjang.tapi Zara mencegah dan meraih tangan Azka


"kamu masih peduli denganku,kamu juga merasakan apa yang aku rasakan...aku...aku berharap kita bisa kembali lagi..." ucap Zara kepada Azka.


sebenarnya Azka juga menginginkan Zara kembali,tapi dia ingat Zara belumlah bisa menerima dirinya apa adanya.mungkinkah Zara tidak benar-benar mencintainya melainkan membutuhkan dirinya hanya sebagai pelindung.


Zara yang menyadari Azka tampak berpikir tentang hubungannya begitu takut akan jawaban Azka yang akan menolak untuk kembali.zara sadar bahwa dirinya memang salah dalam ini,tapi dia juga berpikir akan hal yang terbaik untuk hubungan mereka.


Zara mendekatkan tubuhnya ke Azka ia kemudian memejamkan matanya dan mengecup bibir Azka, Azka membulatkan matanya,sejak ia berpacaran dengan Zara tak pernah sekalipun dia dan juga melakukan hal seperti ini, karena Azka takut Zara akan trauma dengan masa lalunya.

__ADS_1


Zara melepaskan kecupannya dan memandang wajah Azka yang tampak shock dengan tindakannya.


"maafkan aku..."ucap Zara


Azka tampak salah tingkah,ia tidak tau apa yang harus ia lakukan,


"tidurlah..."ucap Azka sambil meninggalkan Zara yang saat ini tampak bingung.


Zara tidak tau mengapa ia seberani itu melakukan itu,ia bukanlah orang seperti itu kenapa disaat ia berada didekat Azka dirinya selalu kehilangan jati dirinya.


***


pagi menjelang siang, Zara menerjamkan matanya ia melihat ada Ana yang saat ini sedang duduk di sofa sambil memainkan ponselnya, Zara tak melihat Azka maupun yang lainnya.


"ehem...,"kode Zara agar ana berbalik melihat dirinya


ana langsung menoleh kearah Zara,dan tersenyum menghampiri Zara


"mbak Zara sudah bangun.. bagaimana mbak..wes apik an mbak??"


Zara begitu tersentuh dengan perhatian ana, adik Azka ini begitu baik dan perhatian sama dengan kakak nya.


"aku baik... Dimana yang lain an..,?"tanya Zara


Zara tampak salah tingkah daj gelagapan,


"iya...aku hanya mendengar ada suara orang masuk kedalam kamar..."


"mbak gita dan mas Reza udah balik ke rumah mereka masing-masing,terus mas Azka sedang membeli makanan diluar "


Zara tersenyum dalam hati,ia sangat menyukai sifat Azka yang selalu menjadi orang baik baginya.disaat seperti ini ia tetap peduli untuk menunggu nya dirumah sakit.


tok..tok...tok...


Justin dan juga karla masuk kedalam ruangan inap Zara, Zara begitu shock kedatangan justin itu.dia sangat takut berhadapan dengan laki - laki yang pernah memperkosa nya.


"Zara... bagaimana keadaan mu... perkenalkan namaku Karla,aku istri Justin"ucap karla ramah


Zara melotot dengan penuturan karla tentang status mereka, Zara sangat membenci Justin yang tak pernah menyesal melakukan insiden terhadap nya,disaat ia berjuang melawan penyakit kejiwaannya, Justin sekarang malah sudah berbahagia dengan menikahi seorang wanita.

__ADS_1


"pergilah...aku tidak ingin melihat kalian!!!ucap Zara menahan amarahnya.


Justin maju mendekati Zara, Zara kemudian melotot kearah Justin


"mau apa kamu!!! aku bilang,pergiiii!!!!,"bentak Zara.


"Zara...aku minta maaf untuk kejadian waktu itu..."sesal Justin.


"maaf???kamu bilang maaf?? segampang itu,..."


"aku tidak butuh permintaan maafmu... sampai kapanpun aku tidak akan memaafkan mu!!!!"


"Zara....aku baru tau kesalahan suami ku dimasa lalu terhadap mu,,justin dulu masih labil dan juga masih anak-anak,dia tidak sepenuhnya salah....dia hanya terbawa emosi dan juga nafsu...dia belum..."ujar karla dan kemudian dipotong omongan oleh Zara


"apa yang salah aku???iyaa...??? sebagai sesama wanita tak sepantasnya kamu berbicara seperti itu!!!kamu tau trauma aku begitu berat!!!aku hampir gila dengan insiden itu!!!aku bahkan tak bisa merasakan kebahagiaan seperti kalian!!!aku dihantui masa lalu yang membuat ku tak bisa mencintai orang lain!!! "


"ini semua sudah takdir...dan yang melakukan itu bukan hanya Justin,ada beberapa orang!!!tak bisakah kamu memaafkan niat baik Justin untuk meminta maaf dengan tulus kepada mu.... Justin sudah menerima hukuman yang setimpal....dia tak bisa bertemu dengan keluarganya selama 13 tahun...justin sudah dihukum oleh tuhan karena divonis tak akan bisa memiliki keturunan!!!"ucap Karla ikut larut dalam emosi kepada Zara.


Zara menutup telinga nya dengan menangis tersedu-sedu,dia tampak trauma dengan kejadian dimasa lalunya.


ana hanya bingung melihat perseteruan antara Zara dan juga dua orang asing didepannya.


"Zara..aku meminta maaf dengan tulus...aku sudah mendapatkan hukuman yang setimpal...aku bersungguh sungguh meminta maaf kepada mu...",ucap Justin dengan nada penyesalan.


Zara menangis tersedu-sedu tak menjawab pertanyaan dari Justin.


Azka kemudian membuka pintu kamar dan mendapati Zara yang menangis, Azka kemudian berlari menghampiri Zara.


"Ra.... Zara..ada apa??"


tak ada jawaban dari Zara karena Zara hanya bisa menangis tanpa henti.azka kemudian beralih memandang dua orang didepannya,


"siapa kalian!!! mengapa kalian membuat nya menangis seperti ini!!!!" teriakan emosi Azka memenuhi ruangan inap Zara,


ana menutup mulutnya tak percaya, karena kakaknya tak pernah semarah itu kepada orang lain.


.


.

__ADS_1


nex part gengs...😳🥺


ig eunhyeayu90


__ADS_2