
Zara menoleh dan mengadah ke atas,sorot matanya begitu tajam dan angkuh.seakan dirinya memberikan bendera peperangan kepada Azka.
Zara kemudian menghindari tatapan Azka,ia beralih menatap ke depan setir mobilnya.
"aku pingin bicara sebentar...."
Zara yang menahan kesal hanya terdiam,bicara sebentar??apa maksudnya, apakah dia tidak merasa bersalah sedikit pun kepadaku,batin Zara.
"aku minta maaf .... kalau aku meninggalkan mu waktu itu..."
Zara menghembuskan nafasnya kasar, rasanya ia ingin sekali meludahi laki-laki didepannya ini.zara bangkit berdiri dari tempat duduknya dan menatap laki-laki yang membuat dirinya hamil sekarang.
"sekarang???baru sekarang kamu meminta maaf,??tapi sayang sekali....aku tak butuh permintaan maafmu... sekarang minggirlah dari hadapan ku!!!" ucap zara sambil melirik tangan Azka yang memegang pintu mobilnya.
Azka melepaskan tangannya dari pintu mobil Zara,ia merasa dirinya pantas mendapatkan perlakuan seperti ini dari Zara.
Zara hendak menutup pintunya kembali namun berhenti ketika suara pukulan dari arah belakang.
bug...bug....
Azka terkapar jatuh ke lantai basemen akibat pukulan brutal dari Jonas , Jonas yang hendak menghampiri Zara, karena saat tadi didalam mall Zara menelfon ijin pulang terlambat karena membeli keperluan calon bayinya membuat Jonas yang khawatir dengan keadaan adiknya langsung bergegas menyusulnya.
Zara keluar dari mobilnya dan melerai kakak nya agar tak melakukan pemukulan lagi.
"Koko hentikan!!!!" teriak Zara
__ADS_1
"bedebah!!!! lo sudah melewati batas!!!! jangan sekali kali lo menemui Zara!!!!"
Azka mengusap pucuk bibirnya yang mengeluarkan darah,
"koko .. kita pergi sekarang...!!"ajak Zara
Jonas menatap wajah Azka dengan sorot matanya yang tajam.
Zara masuk kedalam mobilnya dan meninggalkan area basemen mall tersebut, disusul Jonas juga yang mengendarai mobilnya.
Azka hanya diam membisu,ia tau jika dirinya memang sudah sangat keterlaluan kepada Zara, dirinya bahkan pantas mendapatkan perlakuan seperti sekarang.
***
di dalam rumah Zara berjalan tergesa-gesa supaya segera masuk kedalam kamarnya,tapi Jonas memberhentikannya
Zara berhenti dan menoleh kearah jonas kakak nya,
"apa kamu sengaja bertemu dengan bedebah itu!!!!"
"apa koko melihat aku begitu merindukan laki-laki yang meninggalkan ku....tidak bukan???jadi jangan membuat perkara dengan menuduh ku seperti itu!!!!"
"aku melihat sendiri belanjaan mu dibawakan oleh pria muda itu...."
"aku bertemu dengannya karena tidak sengaja,aku sedang makan malam dengan sekretarisku dan suami sekertaris ku datang membawa teman nya ...dan temannya adalah Azka....aku sudah mencoba menghindar dan segera pergi dari tempat itu,tapi suami sekretaris ku menyuruh temannya membantu membawakan belanjaan ku....aku tidak bisa menolak.... karena mereka tidak tau permasalahan ku dengan dirinya!!!apa koko paham sekarang???"
__ADS_1
"aku berharap kamu tidak goyah dengan bertemu lagi dengannya...."
"koko jangan khawatir....aku harap rahasikan ini dari mama dan papa,aku tidak ingin mereka memikirkan macam-macam tentang ku,aku akan beristirahat... selamat malam" ucap Zara mengakhiri perdebatannya.
Jonas menatap adiknya yang sedang menaiki tangga,ia sangat khawatir dengan kondisi adiknya tampak pucat tadi.
Zara membuka pintu kamarnya dan menutup nya kencang,ia memegang perutnya yang terasa sakit.
Zara melepaskan sepatu heels nya fan meletakkan tas dan belanjaan nya asal,ia kemudian menuju lemari nya untuk mengambil pakaian tidur nya,tapi rasa sakit nya semakin menjadi, hingga Zara mengambil pakaian nya dengan asal,
Zara terus duduk dibawah lantai dan bersandar di tembok,ia melihat pakaian yang ia ambil ternyata kemeja milik Azka yang ia simpan,ia menghembuskan nafasnya kesal,disaat seperti ini kenapa ia salah mengambil baju.perutnya yang tiba-tiba sakit tak membuat dirinya ambil pusing,ia dengan sengaja menyelimuti perutnya dengan kemeja Azka,ia mengelus perutnya dengan pelan,
"jangan buat mama sakit lagi ....kamu ingin dekat ayahmu kan.... sekarang kamu bisa mendapatkan kehangatan dari baju ayahmu... jangan rewel ya ..."
Zara mengelus perutnya perlahan,belum genap semenit sakit perut yang dialami Zara menghilang, Zara tersenyum karena baju Azka yang ia selimut kan di perutnya dapat membantu menyembuhkan perutnya.
"kamu memang anak pintar ya.... sehat-sehat ya sayang....."
.
.
.
cuman 700an kata,nanti malam up lagi gengs...🖐️🤗
__ADS_1
ig eunhyeayu90