TETANGGAKU I LOVE YOU

TETANGGAKU I LOVE YOU
episode 15


__ADS_3

"namanya siapa ndukkk?" tanya bu Yanti


"Zara Tante..."


"ouh yasudah...an..bawa mbak Zara ke kamar mu..." pinta bu yanti


"iya bukk....mbak Zara,ayo ke kamar ku .."


Zara tersenyum dan mengikuti ana ,


bu Yanti dengan tatapan menyelidik mengarahkan pandangannya ke Azka anak sulung nya,


"sopo kuwii ..."


"temen bukk .."


"jangan bohong kamu,..."


"Oalah tenanan buk...temen iku..."


"kok ayu tenan,cah Jakarta ayu-ayu yo...."


"yawes.. Azka tak ke mushola dulu sholat subuh..."


"iyo..."


bu Yanti kembali ke dapur, untuk melanjutkan masaknya,


***


dikamar ana Zara hanya berdiam diri melihat ana sedang sholat, ketika ana selesai zara dikejutkan dengan perkataan ana,


"Mbak Zara ini mukena nya...cepet sholat mbak..."


zara melongo dengan perkataan ana, bagaimana tidak,dia bukanlah seorang muslim dia menganut agama Kristen.


"aaakkuu....,akkkuuu bukan seorang muslim..."


"hah???"ucap kaget ana


"maksud mbak Zara..."


"iya..aku bukan muslim,..."


ana yang shock hanya berdiam diri tak percaya, wanita cantik didepannya Beragama lain.kenapa kakaknya tidak memberi tahu dirinya.


"iyyya mbak..maaf ya..."ucap ana


Zara menatap ana yang terlihat salah tingkah dengan nya,dia sampai melupakan sesuatu tentang keyakinan nya dengan Azka adalah berbeda.


"mbak Zara mandi saja dulu . nanti kita sarapan bareng.." ucap ana

__ADS_1


"tunggu sebentar.. "


"iya mbak..ada apa?"


"aku.. tidak membawa pakaian ganti.."


"ooh.. iya mbak, sebentar aku ambilkan bajuku dulu ya.." ana lalu ke lemari sederhana nya, pakaian yang terlalu banyak itu membuat Zara menjadi tak enak hati.


" ini mbak.. kira-kira cocok apa tidak sama mbak Zara" ucap ana sambil memberikan baju kaos berwarna putih dan bawahan nya rok tujuh perlapan berbahan jeans.


"ini sudah lebih dari cukup .. terimakasih ya"


"iya mbak.. sama-sama..."


***


di meja makan yang begitu sederhana,tersaji sayur gudeg, sambal, ikan asin,tempe goreng dan juga telur dadar, menggugah selera Azka yang sudah menunggu.


" ini benar-benar selera ku bu...."


"iyo wes ojo di makan dulu ..nunggu temen mu dulu.."


Zara dan ana menghampiri meja makan itu, pandangan Azka dan Zara bertemu, Azka begitu takjub dengan Zara, wanita didepannya ini, tanpa riasan pun teramat cantik.


"sini nduuk...ayo makan"


"iya .." ucap Zara mengambil tempat duduk di sampingm ana.


"iya bu..."


ana melirik Zara,kulit putihnya seperti berlian bersinar terang.kakaknya sungguh pintar mencari calon istri.tapi ada sesuatu yang membuat ana menjadi gusar, mengenai perbedaan keyakinan dengan wanita disampingnya ini .jika ibunya tau apakah ibunya akan setuju,dan apakah orang tua zara menyetujui kakaknya Azka.


"dek..ndang makan ...habis ini ayo ke pak lik .."


"ah iya mas .."


Zara sebenarnya tau jika ana sedang memperhatikan nya, dirinya menjadi tak enak hati, Zara kemudian melihat Azka yang lahap dengan makanan nya.zara jadi bingung harus bagaimana ditempat asing ini.


selesai makan ana membantu membereskan piring-piring kotor ke wastafel, Zara ikut membuntuti ana,ia ingin membantu


"an...biar aku bantu"


"jangan mbak..mbak kan tamu..jangan...."


"nggak apa-apa an.. aku disini tidak bantu apa-apa aku jadi tidak enak'..."


"beneran jangan mbak . entar saja kalau mbak Zara udah resmi sama mas Azka,mbak Zara boleh bantu-bantu.sekarang mbak Zara duduk dulu ya...."ucap ana ramah


zara mengikuti saran ana dia kembali keruang tamu,disana ia melihat Azka yang sedang memainkan ponselnya.


"ra..duduk sini ..."

__ADS_1


"aku bingung harus ngapain disini..." Zara menurut duduk berseberangan dengan Azka


"habis ini akan aku ajak keliling desa ini ..kamu mau tidak?"


"boleh..."


"kamu itu... misterius sekali" ucap Azka memandang Zara dengan intens


"mmmaksuuudnya?"ucap Zara gugup


Azka memandang zara dengan tersenyum, "terkadang kamu cuek kepada ku, terkadang kamu ramah"


"mmmaaafff..."


azka mendekati tempat duduk zara, keduanya kini duduk bersebelahan, Zara terlihat nervous.jati dirinya yang terkenal tegas dan angkuh kini lenyap ditelan kegugupan karena dekat dengan orang yang ia sukai.


"apa tidak ada yang marah jika kamu ada disini bersama ku?"


"maksudnya?"


"kamu...kamu memiliki kekasih?"


deg.... jantung Zara berdegup kencang dia tidak bisa menggerakkan seluruh anggota tubuhnya, semua terasa mati rasa.pertanyaan yang dilontarkan oleh Azka membuat dirinya tak bisa menjawab.jika ia mengatakan single apa yang Azka lakukan padanya.


"akkkuuu...."


Azka menatap Zara, wanita didepannya ini, kenapa begitu cantik.sanggupkah ia mendapatkan nya.


"akuu masih single...aku belum memikirkan apapun itu .."


Azka tersenyum mendengarnya, bagaikan gayung bersambut dirinya bisa memungkinkan untuk bisa bersanding dengannya.


"Alhamdulillah..."ucap Azka lega


"kenapa?" ucap Zara


"maksudnya..kita bisa berteman dulu.. mengenal lebih dalam..."


"maksudnya?"


"aku tertarik padamu pada pandangan pertama"


Zara kaget dengan ucapan Azka, laki-laki itu tertarik padanya.apakah Azka juga memiliki perasaan yang sama padanya.lalu bagaimana dengan dirinya.apa yang harus dilakukan nya.bisakah Azka menerima masalalunya.zara terdiam,ia bingung apa yang harus ia lakukan.


.


.


.


weekend lagiii...🤗yoo. semangat nulisnya..ƪ(˘⌣˘)ʃ

__ADS_1


IG eunhyeayu90


__ADS_2