
Zara kerumah kontrakan Azka, tanpa memakai Hoodie dan jaket atau sejenisnya.zara sudah tak akan bersembunyi lagi dari kebahagiaan nya.
tok .tok. tok
"iya sebentar....!!!" ucap ana dari dalam rumah
Zara menunggu dengan sabarnya, penghuni kontrakan sebelah tersenyum kepada Zara,ada juga yang kaget atas kedatangan Zara kerumah kontrakan Azka
ana membuka pintu dan betapa kagetnya ia melihat Zara sudah berdiri didepan pintu dengan memakai blouse motif bunga-bunga yang warnanya begitu mencolok.
"mbak Zara???"ucap ana tersenyum ramah
"ana...kamu belum tidur??"tanya Zara
"belum mbak...cari mas Azka ya??"
"iiya..."
"masuk dulu mbak..."ucap ana dengan melihat kiri dan kanan tetangga kontrakannya.dengan tersenyum sungkan ana menganggukan kepalanya kepada tetangga yang masih setia mengintai kehadiran Zara.
***
Zara menunggu lima menit untuk bisa bertemu dengan Azka,azka yang baru selesai mandi kaget atas kedatangan kekasih hatinya.
"Ra...,",ucap Azka senang
Zara berdiri dan menghamburkan pelukan hangat nya ke Azka,
"aku merindukan mu ...,"ucap Zara
Azka kesenangan melihat tingkah laku Zara yang manja terhadap nya, selama ini Zara selalu cuek dan kaku menjalin hubungan dengannya,tapi saat ini, lihat lah.Zara sudah sangat bucin kepada nya.
"aku lebih merindukan mu...."
Zara mendongakkan kepalanya menghadap Azka, "benarkah???"tanya Zara
"iya....aku sangat bahagia kamu bermanja-manja seperti ini"
Zara sadar yang apa dilakukannya, Zara melihat dirinya memeluk erat pinggang Azka dan tubuh nya menempel sempurna di dada bidang milik Azka,
__ADS_1
Zara buru-buru melepaskan nya, tapi Azka mencegah nya dan semakin merapatkan pelukan nya.
"jangan dilepas... teruslah seperti ini,aku menyukainya..."
Zara tersenyum senang dan semakin menenggelamkan kepalanya dipelukan Azka.
"kamu sudah makan??"tanya Azka
"sudah... kenapa??kamu belum??"
"belum...aku kan baru pulang bekerja... maukah kamu menemani ku untuk makan malam diluar??"
Zara mengangguk, Azka kemudian melepaskan pelukannya dan mengambil dompet juga hapenya.
"an...?"
"iya mas ..."ucap ana sambil keluar dari kamarnya
"kunci pintunya aku akan keluar bersama Zara,"
ana tersenyum melihat kakaknya dan juga Zara,ana juga melihat tangan kakaknya yang menggenggam erat tangan Zara.
"kalian hati-hati ya..."ucap ana
Azka menutup pintu depan dengan masih menggenggam tangan Zara, tetangga kontrakan Azka yang masih terlihat diluar pun tak luput melihat kemesraan Azka dan juga Zara.
Azka menggunakan kendaraan motor sport nya dan berlalu meninggalkan tempat kontrakan nya.
kendaraan motor Azka melewati rumah Zara, Zara melihat diatas balkon ada seorang yang tampak terkejut melihatnya, wanita paruh baya yang masih terlihat cantik itu terdiam terpaku melihat anaknya berboncengan dengan pria bermotor itu, Zara juga tak kalah terkejutnya, dirinya kepergok oleh sang ibu yang saat ini berada di balkon kamarnya.
Azka kemudian berhenti di sebuah rumah makan keluarga, Azka menggandeng tangan Zara dan juga membawanya masuk kedalam dan mencari tempat duduk.
"kamu makan apa ..makan ya ..temani aku?"
"aku masih kenyang...."
"kalau gitu pesanlah sesuatu yang bisa kamu jadikan camilan di sini..."pinta Azka
"baiklah..."ucap Zara sambil membolak-balik kan buku menu
__ADS_1
setelah 15 menit menunggu makanan telah tiba, Azka kemudian memakan makanan nya, sedang kan Zara menikmati suapan di suapan es krim rasa strawberry yang ia sukai.
"kamu....ada masalah???"tanya Azka
"tidak...."jawab Azka
"sekarang kita belajar untuk tidak menyembunyikan sesuatu lag yang dapat menimbulkan kesalahpahaman.aku tahu kamu sedang memikirkan sesuatu..."
"aku melihat mama saat kita melewati rumahku.."
"mama kamu tau sesuatu tentang hubungan kita..."ucap Azka menghentikan makannya.ia kemudian meletakkan sendok dan garpunya dan meminum minuman nya.
Zara tampak berpikir lama, kemudian ia mengangguk kan kepala nya,
"aku ... sudah berkata jujur tentang hubungan kita..."
"terus... mereka bilang apa?"tanya Azka penasaran
Zara dengan hati-hati memegang tangan Azka, "mereka tidak menyetujui hubungan kita,"
Azka menghembuskan nafasnya berat, dugaan selama ini ternyata terbukti, reaksi kakak Azka yang tak menyukai nya juga berimbas kepada kedua orang tua Zara.
"tidak apa-apa...kita akan berjuang bersama-sama untuk mendapatkan restu dari mereka...kamu jangan banyak memikirkan banyak hal....aku yang akan menghadapi mereka " ucap Azka yakin
"mereka tidak mudah untuk merestui hubungan kita, banyak hal yang mereka pegang teguh untuk menolak hubungan ini..."
Azka menelisik wajah Zara yang terlihat putus asa dan tak yakin,
"tidak ada hal yang tak mungkin... kita saling mencintai..aku akan memperjuangkan dirimu..." ucap Azka mantap.
.
.
selamat sore gengs ...huhuyy... semangat update.. karena weekend..🤗🤗
happy idul adha 🐐🐂🐄🐪
ig eunhyeayu90
__ADS_1