The Tears Of Regret

The Tears Of Regret
Kecurigaan Keanu


__ADS_3

Sebenarnya kenyataan ini membuat Keanu masih begitu syok dan terguncang. Hal seperti ini tak pernah dia sangka sebelumnya. Terlebih selama ini Keanu tak pernah mendengar kabar pernikahan Willona sedikitpun.


Setelah berdiam diri cukup lama karena merasa sangat terpukul, akhirnya Keanu mulai mengekori Willona untuk memasuki rumah itu. Rumah yang baru saja dia datangi setelah mendapatkan alamatnya dari Marisha.


Jadi rupanya Willona malah sudah menikah ya? Bahkan dengan sepupuku sendiri? Sean? Apakah itu artinya aku sudah tidak memiliki harapan lagi? Bahkan Willona adalah satu-satunya gadis yang aku sukai sejak masa itu. Dan aku berniat untuk menikahinya setelah aku kembali dan sukses. Tapi aku sudah terlambat ... bagaimana aku harus menjelaskan kepada ibuku? Ibu bahkan selalu ingin bertemu dengan gadis yang selama ini selalu aku ceritakan padanya.


Batin Keanu menatap nanar punggung Willona yang saat ini melenggang tak jauh dari dirinya.


"Jadi darimana kamu mendapatkan alamat rumah ini, Keanu?" tanya Willona memulai perbincangan lagi.


"Tante Marisha yang memberikan alamat rumah ini padaku." jawab Keanu singkat dan mulai menatap sebuah figura berukuran raksasa.


Di dalam figura itu terlihat sorang gadis tersenyum penuh binar dengan gaun pengantinnya yang begitu indah dan dipenuhi dengan manik-manik bening yang berkilauan. Di sampingnya juga ada seorang pria dengan setelan jas pengantin yang begitu gagah dan juga tampan.


Menatap foto pengantin itu membuat Keanu semakin bersedih, seakan harapan dan dunianya seketika runtuh seketika dalam hitungan detik saja. Namun semua itu tentu saja bisa seketika Keanu tutupi dengan sangat rapi karena Keanu juga cukup bertalenta dalam dunia akting.


"Selamat ya, Willona. Akhirnya kamu menikah. Bahkan kamu menikah dengan sepupuku, Sean. Aku sungguh tidak mengira semua ini." ucap Keanu berusaha untuk tetap ceria seperti karakternya selama ini.


"Terima kasih, Keanu. Aku juga sangat tidak menyangka jika akan seperti ini. Padahal aku masih ingin kuliah dan belajar dengan benar dulu. Hehe ..." celutuk Willona dengan tawa kecil. "Oh iya, kamu mau minum apa? Aku akan membuatkannya untukmu dulu."


"Hhm. Aku ingin minuman yang sama seperti yang selalu kamu buatkan untukku 5 tahun yang lalu. Apa kamu masih ingat, Willona?" tanya Keanu mulai berbalik dan beralih menatap Willona.

__ADS_1


"Hhm? Smoothie? Baiklah ... tunggu sebentar. Aku akan memeriksa buah yang masih ada di dalam kulkas dan segera membuatkan smoothie untukmu." ucap Willona lalu berlalu meninggalkan Keanu begitu saja.


"Hhm. Okay ... aku akan melihat-lihat rumah kalian ..." Keanu menyauti dan mulai melenggang untuk melihat rumah itu.


"Hhm. Anggap saja rumah sendiri. Jangan segan ..." balas Willona berteriak karena saat ini Willona sudah hampir sampai di dapur.


Keanu mulai melihat-lihat rumah yang tergolong cukup besar dan mewah ini, pemuda yang memiliki paras rupawan dan cukup bersinar ini juga mulai menyisiri ruangan demi ruangan di dalam rumah ini.


Hingga akhirnya Keanu mulai menemukan sebuah kamar yang kebetulan sedang tidak dikunci. Keanu mulai memasuki kamar itu karena sebelum-sebelumnya hal seperti itu sangat wajar dilakukan oleh Sean maupun Keanu. Karena mereka berdua memang cukup dekat.


Keanu menatap seisi kamar ini dan tersenyum tipis.


Namun tiba-tiba saja Keanu mulai menghentikanangkah kakinya kembali karena merasa ada sesuatu yang sedikit aneh. Keanu mulai berbalik kembali dan mengawasi seluruh isi kamar ini.


Bahkan saking penasarannya, kini Keanu mulai mendatangi lemari pakaian Sean dan mulai memeriksa isi di dalamnya.


"Ini aneh sekali. Mengapa hanya ada barang-barang Sean saja disini? Dimana barang-barang Willona? Bahkan di dalam lemari ini hanya ada pakaian Sean saja." gumam Keanu merasa sangat kebingungan dan mulai menutup lemari itu kembali.


Karena semakin penasaran akhirnya Keanu mulai meninggalkan kamar itu dan berniat untuk segera memastikan sesuatu kembali.


Hingga akhirnya Keanu mulai menemukan sebuah kamar yang berada tepat di seberang kamar yang sudah dimasukinya beberapa saat yang lalu. Keanu mulai meraih gagang pintu kamar itu dan mulai membuka pintu itu karena kebetulan kamar itu juga tidak terkunci.

__ADS_1


Sebuah kamar yang cukup rapi dan harum dengan aroma khas dari Willona mulai menyeruak memasuki indra penciuman Keanu. Karena semakin penasaran akhirnya Keanu mulai memasuki kamar ini.


Kamar yang juga dipenuhi dengan putih ini tak jauh berbeda rapi dengan kamar pertama yang telah dimasuki oleh Keanu sebelumnya. Hanya saja di dalam kamar ini memang banyak ditemukan barang-barang Willona.


Keanu juga membuka lemari pakaian di dalam kamar ini dan isi semua di dalamnya adalah 100% pakaian Willona. Dan anehnya lagi, tak ada satupun barang-barang milik Sean di dalam ruangan ini.


"Mengapa malah seperti ini? Apakah itu artinya Sean dan Willona tidak tidur bersama di dalam satu kamar? Bahkan mereka memiliki kamar masing-masing. Sebenarnya bagaimana hubungan pernikahan mereka yang sebenarnya? Apa mereka sedang ada masalah dan bertengkar? Tidak ... tidak ... jika aku melihat fna memperhatikan semua tatanan di dalam dua kamar itu setidaknya semua sudah tertata sudah hampir satu bulan. Lagipula tidak ada pengantin baru yang akan memiliki masalah hingga bertengkar dan tidak tidur bersama bukan? Hhm ... lalu apa?"


Gumam Keanu mencoba untuk mencari tau apa yang sebenarnya terjadi diantara Sean dan Willona hingga pasangan pengantin baru itu memutuskan untuk tidak tidur bersama dan memiliki kamar masing-masing.


"Keanu ..." tiba-tiba saja mulai terdengar sayup-sayup panggilan dari Willona.


Keanu yang mendengar panggilan dari Willona, kini segera menutup lemari pakaian Willona kembali dan bergegas untuk meninggalkan kamar yang diduga adalah kamar dari Willona.


Keanu segera kembali untuk menghampiri Willona di ruang tengah yang rupanya sudah menyediakan 2 gelas smoothie berwarna orange yang cukup menghiurkan saliva. Aromanya juga tercium begitu manis dan lembut.


"Di dalam kulkas hanya ada buah mangga, pisang dan susu almond saja. Jadi aku hanya memakai ini untuk membuat smoothies." ucap Willona seadanya.


"Wow jadinya mango banana smoothie ya? Sepertinya sangat segar. Wah ... aku tak sabar ingjn mencobanya!" sahut Keanu terlihat begitu tak sabar untuk menikmati smoothie di hadapannya berwarna jingga itu.


"Hhm. Minumlah. Jika masih kurang masih ada kok di belakang. Aku sengaja membuatnya lebih." sahut Willona mulai menikmati segelas smoothie miliknya.

__ADS_1


__ADS_2