
Keanu dan Willona terlihat masih saja asyik berbincang bersama. Karena waktu yang sudah cukup lama memisahkan mereka, akhirnya membuat keduanya keasyikan dalam berbincang cukup lama.
Bahkan tak terasa saat ini sudah menunjukkan pukul 8 malam. Di tengah asyiknya mereka berbincang tiba-tiba saja mulai terdegar melodi indah yang mengalun dari sebuah speaker kecil di langit-langit, menandakan jika saat ini sedang ada tamu di luar rumah.
"Aku akan membukanya dulu. Mungkin kak Sean yang datang." ucap Willona mulai meninggalkan Keanu begitu saja.
"Kakak? Willona memanggil Sean dengan panggilan kakak? Sebenarnya mereka ini suami istri bukan?" gumam Keanu dengan kening berkerut dan membuat sepasang alis tegasnya saling berkerut berdekatan.
"Sepertinya memang ada sesuatu yang sedang disembunyikan oleh mereka berdua. Aku harus mencari tau!" imbuh Keanu lagi.
Sementara itu ...
CEKLEKK ...
Willona mulai membuka pintu utama rumahnya yang berwarna putih bersih itu. Terlihat seorang pria yang masih lengkap dengan setelan jas berdiri membelakangi Willona. Setelah beberapa saat, akhirnya pria yang tak lain adalah Sean itu mulai berbalik.
"Kak Sean. Tumben sekali baru pulang semalam ini?" tanya Willona dengan nada seperti biasanya.
"Ya ... aku baru saja mengantar Cinta ke Bandung. Ugh ... rasanya lelah sekali!! Tolong siapkan air hangat dan pakaian untukku, Willona. Aku mau mandi. Jangan lula buatkan aku Americano coffe juga." titah Sean mulai melenggang melalui Willona begitu saja.
Wajah Sean juga sudah terlihat begitu lelah saat ini. Tentu saja, karena Sean baru saja melakukan perjalanan bolak-balik antara Jakarta dan Bandung.
"Baik, aku akan siapkan." sahut Willona ramah. "Oya, Kak ... ada Keanu disini. Dia sudah menungg kakak sejak sore tadi." ucap Willona yang membuat langkah Sean kembali terhenti.
"Keanu? Bukankah dia di luar negeri?" tanya Sean seolah tak percaya.
"Dia sudah kembali. Dan saat ini sedang berada di ruang tengah. Namun kakak bisa mandi dulu. Dan aku akan menemani Keanu berbincang dulu." ucap Willona.
"Kamu mengenal Keanu, Willona?" tanya Sean.
"Ya. Kami saling mengenal baik. Kami pernah sekolah di tempat yang sama saat SMU." jawab Willona dengan jujur.
"Oh seperti itu ya? Hhm ... baiklah. Aku akan menemuinya sebentar dulu." sahut Sean mulai melenggang menuju ke ruang tengahnya.
__ADS_1
Sementara Willona juga terlihat mulai mengekori Sean hingga menuju ruang tengah.
"Keanu? Kapan kamu kembali?" ucap Sean saat melihat Keanu yang masih duduk di sebuah sofa tunggal.
"Hai, Sean!! Aku baru datang beberapa hari yang lalu kok." sahut Keanu dengan penuh binar menatap Sean.
"Dasar, tidak pernah berubah ya! Panggil aku kakak! Biar bagaimanapun ibuku adalah kakak dari ibumu. Dan umur kita juga berbeda cukup jauh!" ucap Sean tak terima.
Bahkan sudah dari dulu Keanu memang lebih suka memanggil Sean dengan namanya saja. Kali ini pun Keanu hanya tertawa kecil saat mendengar Sean yang masih saja suka ngomel-ngomel seperti itu.
"Ya sudah aku mandi dulu. Kamu tunggu dulu sebentar." ucap Sean bergegas untuk segera pergi ke kamarnya.
"Akan aku siapkan dulu ..." ucap Willona mulai mengekori Sean menuju ke kamarnya.
Setelah menyiapkan air hangat di dalam sebuah bathtub, Willona segera menyiapkan pakaian ganti untuk Sean dan meletakkannya di atas tempat tidurnya.
Setelah itu Willona kembali lagi dan menghampiri Keanu yang masih menonton sebuah anime yang kebetulan sedang ditayangkan di sebuah chanel TV. Dan mereka mulai menonton bersama.
"Willona, apakah sudah lama kamu mengenal Sean? Bagaimana kalian berdua bisa saling mengenal dan menikah? Soalnya setauku dulu dia punya seorang kekasih. Hhm ... seorang model." tanya Keanu tiba-tiba.
"Jadi kalian menikah begitu saja? Tanpa saling mengenal sebelumnya?" tanya Keanu yang sebenarnya merasa cukup tak percaya. Apalagi di jaman sekarang, rupanya masih juga ada perjodohan seperti itu.
"Kau benar, Keanu." jawab Willona tersenyum tipis , meskipun sebenarnya hatinya juga masih menyisakan sedikit luka karena pernikahan palsu ini.
"Tapi ... kamu bahagia kan? Sean memperlakukanmu dengan baik kan, Willona?" selidik Keanu yang sebenarnya sudah sangat curiga jika hubungan mereka berdua memang tidak baik-baik saja.
Willona cukup merasa kebingungan saat ini untuk menjawab pertanyaan dari Keanu. Dan belum sempat Willona menjawabnya, tiba-tiba saja Sean sudah datang dan menyela perbincangan mereka berdua.
"Tentu saja Willona bahagia, Keanu! Memang ada alasan lain yang membuat Willona tidak bahagia?" sela Sean lalu duduk di sebelah Willona.
"Ahaha ... mana tau Willona tertekan olehmu! Kamu kan selalu menyebalkan dan dingin, Sean!" sahut Keanu malah sengaja menjawabnya dengan sebuah ledekan yang tentunya juga membuat Sean sedikit merasa kesal.
"Biarpun aku selalu dingin, setidaknya aku jauh lebih dewasa dan tegas jika dibanding denganmu, Keanu." balas Sean tak mau kalah.
__ADS_1
"Ya ... memang ... tapi aku ini periang dan bisa selalu menghibur orang lain." sahut Keanu masih saja tak mau kalah.
Namun sebenarnya kedua pria itu hanya sedang bercanda. Dan mereka berdua memang sangat dekat dan suka memperolok satu sama lain.
"Oya, Sean. Lalu kamu kemanain Cinta? Mengapa malah tiba-tiba menikah dengan Willona? Hufftt ... bahkan kamu juga tidak memberikan kabar untukku. Kakak sepupu macam apa kamu ini. Menyebalkan sekali!" sungut Keanu sedikit kesal.
Keanu mulai menyilangkan kedua tangannya di depan dada bidangnya. Sementara pandangannya sedikit melirik Sean dan memperlihatkan ekspresi kesal.
"Aku menikah karena memang sudah waktunya aku menikah. Jadi tak ada sangkut pautnya dengan Cinta." sahut Sean asal dan sengaja mulai mengalungkan tangannya melingkar pada bahu Willona. "Lagipula kamu juga sibuk dengan kuliah dan pekerjaanmu menyanyi dan berakting bukan di luar negeri bukan? Jadi aku memutuskan untuk tidak memberikan kabar untukmu."
"Cihh ... banyak alasan kamu, Sean. Oh ya beberapa hari ini aku menginap disini ya! Uhm ... paling 3 hari kok. Karena aku sedang malas untuk pulang ke rumah." ucap Keanu tiba-tiba.
Ucapan dari Keanu sukses membuat Sean dan Willona membeku selama beberapa saat. Karena jika memang Keanu mau menginap di rumah ini, itu artinya Sean dan Willona juga harus berpura-pura untuk menjadi sepasang suami istri yang harmonis selama berada di dalam rumah.
Dan itu artinya, Sean dan Willona juga harus tidur di kamar yang sama saat Keanu masih berada di rumah ini. Karena jika mereka tidur di kamar masing-masing, Keanu pasti akan mencurigai mereka berdua.
"Tidak boleh! Kami bahkan masih pengantin baru! Kamu tidak boleh mengganggu kami!" ucap Sean dengan cepat agar Keanu mengurungkan niatnya untuk menginap.
"Ini sudah sangat malam lo. Tidak mungkin aku pulang semalam ini." ucap Keanu memelas. "Kalau tidak malam ini saja deh. Please!! Besok sore aku pulang deh!! Aku akan membantu melakukan pekerjaan rumah deh!!" bujuk Keanu lagi menatap Willona dan Sean secara bergantian.
"Baiklah! Tapi hanya untuk malam ini saja!" ucap Sean tak tega untuk mengusir Keanu dari rumahnya.
"Wah kak Sean memang yang terbaik deh!! Besok aku akan memasak deh untuk kalian!! Masakanku sangat enak lo. Dan jarang-jarang aku mau masak untuk orang lain. Hehe ..." celutuk Keanu dengan tawanya.
"Tidak perlu, Keanu. Semuanya biarkan aku yang melakukan. Kamu adalah tamu kami, jadi kami harus memperlakukanmu dengan sangat baik." ucap Willona dengan ramah.
"Wah kalau begitu besok pagi aku bantuin kamu masak deh, Willona!! Oya kamu kulian dimana, Willona? Aku juga akan masuk disana deh ..." ucap Keanu masih bersemangat, dan sepertinya Keanu memang sengaja membuat Sean kesal.
"Aku kuliah di Universitas Gunadharma." jawab Willona seadanya.
"Okay!! Besok aku akan mendaftar kesana!" sahut Keanu begitu bersemangat.
"Sudah malam! Kami tidur dulu!" Sean yang tiba-tiba saja merasa sedikit kesal karena merasa tak dihiraukan oleh mereka berdua, kini mulai menarik tangan Willona dan mengajaknya untuk meninggalkan ruang tengah.
__ADS_1
"Kamar tamu ada di ujung ruangan di dekat taman. Kamu cari saja sendiri!" imbuh Sean sebelum benar-benar meninggalkan Keanu.
...⚜⚜⚜...