
Flash back off ...
"Terima kasih, Willona. Karena kamu ... aku bisa meraih mimpiku dan bisa tetap berdiri di tempatku berpijak saat ini. Terima kasih ..." ucap Keanu dengan tulus dan masih mendongak menatap Willona dengan hangat.
Willona terlihat mengambil nafas dan mengeluarkannya perlahan, dan gadis yang memiliki kecantikan alami ini kini mulai tersenyum manis.
"Tidak perlu berterima kasih padaku, Keanu! Sebagai teman sudah sangat wajar jika selalu memberi semangat dan motifasi. Aku akan selalu mendukungmu!!" sahut Willona dengan tulus.
DEGH ...
Mendengar ucapan dari Willona seketika membuat jantung Keanu seakan berhenti berdetak untuk sesaat. Senyuman hangat yang sejak dari tadi menghiasi wajah tampannya itu perlahahan juga mulai memudar.
Teman? 5 tahun aku sudah menyimpan perasaan ini untukmu, Willona. 5 tahun aku selalu mengharapkanmu, dan akan menepati janjiku untukmu ... untuk menjadi seorang penyanyi dan musisi yang hebat. Dan aku juga berniat untuk menikahimu setelah aku sukses. Namun ... sepertinya kita memang tidak ditakdirkan untuk bersama. Bahkan kamu sudah menikah, bahkan dengan sepupuku sendiri. Haruskah aku melepasmu sekarang? Sudahkah tiba waktunya aku untuk melupakanmu?
Batin Keanu masih terlihat begitu murung dan sedikit menunduk.
"Keanu? Apa kamu baik-baik saja? Mengapa kamu terlihat sedikit tidak sehat? Apa kamu sedang sakit?" ucap Willona mulai sedikit menunduk dan menyentuh kening Keanu.
Pandangan mereka kembali bertemu dan kali ini sangat dekat.
"Aku tidak sedang sakit, Willona. Apa kamu masih ingat? Dimana pertama kali kita bertemu? Dan aku memanggilmu apa saat itu?" tanya Keanu tiba-tiba sambil menatap lekat Willona.
"Tentu saja aku masih ingat donk." jawab Willona dengan senyum lebar dan mulai duduk di salah satu kursi hitam yang empuk itu lalu mulai meraih sebuah kotak berbentuk persegi panjang dan tebal yang berisi dengan berbagai macam brush.
__ADS_1
"Saat itu tak sengaja kita bertemu di mini market depan sekolahan. Dan kita sama-sama mengambil sebuah snack potato chips yang sama. Karena hanya tersisa sebungkus saja, akhirnya kamu mengalah dan memberikannya untukku. Namun kamu meminta hadiah kartu hero dari snack potato chips itu dariku. Karena sebenarnya kamu harus hanya menginginkan hadiah itu saja." ucap Willona.
"Upps ... bukan seperti ya ..." kilah Keanu terlihat tak sependapat dengan Willona. "Tapi kamu yang merebut snack itu dariku saat itu! Dasar miss potatoes chips! Haha ..." imbuh Keanu mulai tertawa renyah dan seakan melupakan kesedihannya kembali.
"Apaan sih!! Padahal aku sangat jarang membeli jajanan itu lo!" elak Willona tak terima.
"Iya, jarang. Tapi kamu sangat doyan, Willona. Bahkan bisa menghabiskan sebungkus sekaligus hanya dalam 2 menit saja." sahut Keanu masih saja tertawa kecil karena mengingat masa SMU mereka saat mereka pertama kali bertemu.
"Ishh ... kamu masih saja mengingat semua itu! Bahkan kamu terlihat seperti anak-anak saat itu, karena saking bahagianya karena mendapatkan karakter hero yang sangat kamu sukai saat itu!" celutuk Willona membalas mengolok-olok Keanu.
"Hehe ... seorang anak-anak tak akan mungkin berbagi smoothie denganmu saat itu bukan?" ucap Keanu mulai terlihat ceria kembali. "Kita naik wahana bersama yuk! Roller coaster? Rumah hantu? Atau apa? Kamu mau, Willona?" imbuh Keanu begitu antusias.
"Bagaimana jika ada media yang menangkap gambar kita bersama? Itu pasti akan sangat menyulitkanmu, Keanu. Kamu adalah seorang bintang yang sangat dikenali oleh semua orang saat ini." ucap Willona mencemaskan Keanu.
"Tenang saja! Aku akan sedikit melakukan penyamaran kok. Mereka tak akan mudah untuk mengenaliku." sahut Keanu sambil mengambil sebuah kacamata culun, topi putih dan masker putih di dalam tasnya, lalu mulai memakainya satu persatu. "Ayo, Miss potatoes chip! "
"Kak Juan! Kami pergi dulu sebentar!!" pamit Keanu saat mereka berpapasan dengan Juan di luar ruangan make up.
"Kalian mau pergi kemana? Apa harus pergi bersama seorang pengawal?" tanya Juan yang sebenarnya sedikit tak lega jika harus membiarkan Keanu hanya pergi bersama dengan Willona saja.
"Tidak perlu, Kak Juan. Kami hanya akan naik beberapa wahana dan makan bersama saja kok." sahut Keanu dengan santai.
"Oh baiklah jika seperti itu. Hati-hati ya ..." sahut Juan dengan ramah.
__ADS_1
"Okay, Kak. Kami pergi dulu!" ucap Keanu mulai melenggang kembali dan diikuti oleh Willona di belakangnya.
"Huft ... padahal gadis itu adalah istri dari tuan Sean alias kakak sepupu dari Keanu. Bagaimana jika tuan Sean marah melihat semya ini? Dan bagaimana jika sampai gambar mereka diambil oleh media? Bukan hanya rumah tangga keluarga Lucano yang akan terpandang buruk. Namun karir Keanu juga akan berada dalam masalah." gumam Juan menyeka peluh pada pelipisnya dengan sapu tangannya.
"Huft ... sudahlah. Lagipula mereka hanya berteman bukan? Semoga tidak menimbulkan berita negatif." gumam Juan lagi lalu mulai memasuki ruangan make up kembali untuk mengambil ponselnya yang tertinggal di dalamnya.
Kini Keanu dan Willona mulai mendatangi sebuah wahana roller coaster untuk membeli tiket. Lalu mereka berdua mulai menikmati wahana yang cukup menguji adrenalin itu.
Bukan hanya roller coaster, mereka berdua juga terlihat menikmati wahana lainnya bersama. Dan hingga saat ini Willona sama sekali belum melihat ponselnya, karena saking asiknya menikmati beberapa wahana itu bersama sahabat lama yang sudah lama tak ditemuinya.
Setelah cukup puas bermain dengan beberapa wahana, mereka mulai memanjakan lidah di sebuah restoran yang masih berada di kawasan Ancol.
Hari ini sungguh membuat Willona bahagia karena Willona bisa sejenak melupakan masalah hidupnya dan juga tugas-tugas kuliahnya. Ditambah lagi Willona menghabiskan waktu seharian ini bersama dengan Keanu.
Setelah makan, Keanu dan Juan mulai mengantarkan Willona untuk segera pulang. Karena saat ini sudah jam 8 malam. Yeap, seharian melihat konser dan bermain di taman bermain membuat Willona dan Keanu lupa waktu.
"Apa kalian sungguh tidak ingin mampir?" tanya Willona kembali menawari sebelum dia turun dari mobil mewah berwarna putih ini.
"Tidak, Willona. Kapan-kapan saja aku akan mampir. Lagipula ini juga sudah malam. Sean pasti akan sangat kesal jika melihatku disaat jam lelahnya. Sebaiknya aku datang disaat mood dia sedang baik saja." sahut Keanu dengan candaannya.
"Baiklah. Kalau begitu aku pulang dulu ya. Terima kasih karena sudah mengantarku ya. Dan kalian juga berhati-hatilah di jalan." ucap Willona dengan ramah lalu segera turun dari mobil mewah Keanu.
"Okay!! Kami pulang dulu ..." sahut Keanu sambil melambaikan tangannya sebelum mobil itu melaju.
__ADS_1
Willona mulai berbalik dan memasuki rumahnya. Namun baru saja berjalan 2 langkah memasuki rumah itu sudah ada suara yang sangat mengejutkannya.
"Jam berapa sekarang? Mengapa baru pulang?"