Veronika

Veronika
Bertemu


__ADS_3

"Kamu sudah punya pacar?" tanya David.


"Iya, ini kenalin namanya Vian" kata Vero sambil menunjuk wajah Vian yang ada di handphonenya.


"Oh hai, kenalin gue David" sapa David ke Vian dan langsung diangguki oleh Vian. Vero pun langsung mengarahkan kembali layar handphonenya ke wajahnya.


"Udah kan, udah kenal jadi nanti kalo kesini kita bisa jalan bareng, ya kan vid?" kata Vero sambil menanyai David dan dibalas iya oleh David.


"Tapi kan aku maunya berdua aja sama kamu, yang" rengek Vian membuat Vero tersenyum.


"Iya iya kita berdua tapi nanti kita harus jalan bertiga biar kamu kenal dengan David, teman aku kan teman kamu juga" kata Vero menjelaskan dengan sabar ke Vian. Obrolan itu berhenti ketika Vero akan makan makanannya karena sudah hampir dingin. Vero makan sambil berbincang bincang dengan David.


"Terimakasih ya David sudah mau temani gue keliling sekolah ini. Gue bakalan mulai sekolah Minggu depan jadi sampai ketemu Minggu depan ya." pamit Vero ketika sudah selesai makan siang, ia akan kembali ke apartemennya dan langsung membereskan barang-barangnya yang belum sepenuhnya selesai dirapikan.


Tidak terasa sudah seminggu Vero berada di negara S ini, hari ini Vian datang mengunjungi Vero sesuai rencana Vian.


Vero saat ini sedang berada di bandara untuk menjemput Vian, ia sudah menunggu sekitar setengah jam karena tadi ia sengaja untuk datang lebih awal.


"Vian!" panggil Vero ketika melihat Vian berada didepannya, Vero langsung berlari dan menerjang tubuh Vian dengan pelukan erat. Beruntung saat itu Vian sudah siap menerima pelukan kekasihnya itu, kalau saja ia tidak siap pasti akan sangat memalukan jatuh di tengah-tengah banyak orang.


"Hei sayang, kangen ya?" tanya Vian dengan lembut sambil membalas pelukan Vero. Vian dapat merasakan anggukan kepala Vero.


"Iya kangen bangettttt" kata Vero membuat Vian tersenyum senang.


"Aku lebih kangen sama kamu, kangen berattt'" balas Vian lalu melerai pelukan mereka dan menggenggam tangan Vero mengajaknya untuk pulang ke apartemen.


"Kita pulang dulu, kangennya di apartemen aja" kata Vian menarik lembut tangan Vero membuat Vero langsung memerah. Sudah lama Vian dan Vero pacaran tapi tetap saja Vero malu-malu membuat Vian yang menatap wajahnya sangat gemas.


Setelah mereka menempuh perjalanan ke apartemen yang diiringi dengan obrolan ringan.


"Huh sampai juga, sudah lama aku nggak kesini" kata Vian saat sampai di apartemen.


"istirahat dulu aja ya habis itu kita makan siang, nanti aku pesan dulu" kata Vero.


"iya" balas Vian lalu langsung masuk ke kamarnya.

__ADS_1


Sebenarnya Vian cukup gerigi karena ini pertama kalinya ia menginap berdua saja dengan Vero, ia takut nantinya tidak bisa menahan diri.


"Aku harus bisa, pacar itu dijaga bukan di rusak" kata Vian dalam hati, ia teguh akan pendiriannya.


Vian langsung masuk ke kamarnya lalu membereskan kopernya, setelah selesai ia langsung keluar lagi. Dimeja makan sudah ada Vero yang sedang menata alat makan sambil menunggu makanan datang.


"Pesan apa yang?" tanya Vian membuat Vero langsung menoleh kearah Vian datang.


"Aku pesan ayam bakar yang, ada restoran Indonesia yang enak disini" balas Vero.


"Besok sudah mulai masuk sekolah kan ya? Mau aku antar sekalian aku mau liat sekolah kamu, boleh?" tanya Vian.


"Mau mauu, boleh dong" jawab Vero dengan antusias, ia sangat senang bisa berangkat sekolah bersama Vian, karena itu yang akan sangat dia sangat rindukan pulang pergi sekolah bersama Vian.


"Senang banget diantar pacarnya" goda Vian dengan senyum manisnya membuat Vero langsung malu.


"ih gemes banget sih" lanjut Vian sambil mencubit pipi Vero dengan gemas membuat Vero langsung mengaduh kesakitan.


"Duh..." protes Vero terpotong ketika mendengar suara bel, sepertinya pesanan mereka sudah datang.


"huh dasar, bisa aja lari" dengus Vero sambil tersenyum melihat tingkah Vian yang lucu lalu langsung murung seketika mengingat mereka akan berpisah cukup lama nanti.


"Makanan datang!!" seru Vian membuat Vero langsung mengembalikan senyum antusiasnya ketika melihat makanan datang.


"Yuk langsung makan, aku udah lapar banget" ajak Vero lalu menata makanan mereka ke piring yang sudah ia siapkan tadi. Mereka makan sambil bersenda gurau bersama.


"Habis ini mau jalan jalan?" ajak Vian membuat Vero lagi-lagi mengangguk antusias ketika mendengar kata jalan-jalan dari mulut Vian.


"Mau kemana?" tanya Vian lagi.


"Kemana aja asal sama kamu." kata Vero dengan gombalnya.


"ehh sudah bisa gombal nih yaa" balas Vian dengan senyum senangnya.


"Jadi makin cinta, I love you" lanjut Vian.

__ADS_1


"I love you more" balas Vero.


Setelah makan, sesuai rencana mereka kini mereka sedang berjalan-jalan keliling apartemen. Untuk sekarang mereka hanya ingin jalan sekitar apartemen mereka saja, apalagi dikawasan mereka ada taman yang katanya sangat indah.


"Wah ternyata disini ada taman seindah ini ya, rasanya nyaman sekali." kata Vero yang takjub karena baru mengetahui kalau ada taman di sekitar apartemen.


"Iya bagus kan, disini kalau sore lebih bagus lagi suasananya." jelas Vian.


"Kamu tau?" tanya Vero.


"Tentu saja tau, kan ini aku yang pili sendiri apartemennya." sombong Vian membuat Vero langsung memukul lengan Vian yang sedari tadi tidak lepas menggenggam tangan Vero.


"Sombong" kata Vero membuat Vian hanya tersenyum lucu.


"Sekali-kali yang, sombongnya cuman sama kamu doang" kata Vian.


Mereka melanjutkan jalan-jalan mereka sampai sore hari dan baru pulang ke apartemen menjelang malam lalu membersihkan diri mereka.


"Mau pesan makanan aja atau mau masak untuk makan malamnya?" tanya Vero ketika sudah ada di ruang tv bersama Vian setelah mandi.


"Pesan aja yang, besok baru kita masak sendiri soalnya takut kamu lelah" balas Vian.


"Yaudah pesan aja, mau apa?" tanya Vero.


"Nasi goreng yang" jawab Vian yang langsung diangguki oleh Vero lalu langsung memesan makanannya.


Sekita setengah jam kemudian pesanan mereka datang dan langsung mereka santap.


Setelah makan malam, mereka langsung kembali ke ruang tv untuk berbicara berdua sambil menonton. Ketika sudah hampir larut mereka masuk ke kamar masing-masing untuk istirahat karena besok pagi-pagi Vero mulai sekolah dan Vian akan mengantar Vero.


"Good night sayang" kata Vian sambil mencium kening Vero.


"Good night too yang" balas Vero lalu mereka masuk ke kamar masing-masing.


Hari ini hati mereka berdua sama-sama merasa sangat senang karena bisa bertemu kembali padahal baru seminggu mereka berpisah, Vian merebahkan tubuhnya sambil tersenyum manis lalu tanpa sadar tertidur karena tubuhnya memang sangat lelah akibat perjalanan jauh. Dikamar Vero, Vero pun sudah tertidur nyenyak dengan senyum terpatri di bibirnya.

__ADS_1


__ADS_2