
Setelah berbincang bincang dan meminta saran, Sahabat nya Bryan pun, memutuskan untuk pulang kerumah.... Sesampainya di halaman Bryan pun, langsung berlari naik ke atas tangga dan masuk kedalam kamarnya....
Terlihat laila yang tengah, duduk di balkonn seraya menikmati secangkir kopi dan di temani dengan buku novel kesayangan nya....
Ntah kenapa saat Bryan melihat laila tengah membaca dan duduk di balkon. ia pun, ingin mendekat ke arah nya dan ingin sekali merasakan hal yang semalam terjadi begitu saja....
Laila yang melihat Bryan tengah di ambang pintu pun, sedikit terkejut lantaran kenapa Bryan datang tak mengucapkan salam atau apapun malah melamun di ambang pintu..... Ia pun memutuskan untuk mendekat ke arah ny...
"Lho mas udah pulang?." Tanya laila seraya berjalan ke arah Bryan...
"I-iyah a-aku udah pulang." Jawabnya gugup...
"Oh yasudah aku akan kebawah yah." Ucap laila seraya hendak keluar namun, Bryan menahan tangan nya begitu saja.... membuat laila seketika membelalak tak percaya...
"Ada apa mas? Ada yang mau kamu sampai kan pada ku ssbelum aku turun kebawah?." Tanya laila heran...
"Tidak ada... aku cuma mau kamu menemani ku." Ucapnya dengan nada manja seraya memeluk tubuh laila dari belakang itu seketika membuat laila sangat terkejut.....
"Me-memang nya kamu mau kemana? sampai harus ku temani?." Tanya laila gugup....
"Aku tidak kemana mana aku hanya akan di sini saja menikmati waktu dengan mu ayolahh." Goda Bryan seraya meletakkan dagu nya di pundak laila....
"Ta-tapi aku harus kebawah." Sela laila..
"Shuttt tidak ada penolakan kamu harus menemani ku." Ucap Bryan...
Bryan pun, menarik tangan Laila untuk mengikuti langkah nya dan Bryan pun, meminta Laila untuk duduk di atas ranjang dan menemani nya.... Laila sedikit binggung dengan sikap Bryan di iringi rasa malu menyelimuti nya....
__ADS_1
Jari jemari Laila pun sedikit dingin karena mendapat perlakuan tak biasa dari Bryan, Bryan pun melihat bola mata Laila yang terlihat tengah gugup ia pun, meraih jari jemari Laila lalu ia genggam dengan eratt ia merasakan bahwa jari jemari Laila itu dingin mungkin karena ia gugup.... Bryan pun mengelus lembut pucuk kepala laila.... laila yang mendapat perlakuan itu hanya diam saja ia pun merasa sangat nyaman sangat saat Bryan tengah seperti ini....
Bryan pun langsung menarik, tubuh laila kedalam pelukan nya... laila yng melihat aksi Bryan itu hanya bisa diam.... Bryan pun menyandarkan kepala nya ke bantal tidurnya ia pun, memejamkan mata nya seraya memeluk erat tubuh laila.....
Setelah cukup lama, berada di pelukan Bryan.... laila pun, akhirnya bangun dan melepaskan tangan Bryan yng melingkar di tubuhnya dengan hati hati takut Bryan terbangun dari tidurnya.....
Setelah memastikan Bryan benar benar tertidur laila pun, turun kebawah dan berjalan ke arah umi Fatimah yang tengah duduk seraya... menikmati acara televisi ia pun, mendekat ke arah nya...
"Assalamu'alaikum umi." Sapa nya lembut...
"Waalaikum salam ehh menantu umi, kamu habis dari mana sayang? kok dari tdi kamu ga keluar kamar dan baru keluar sekarang?." Tanya umi Fatimah....
"Jadi tadi tuh aku mau keluar tapi ditahan sama mas Bryan dia minta aku buat nemenin dia tidur dulu umi." Ucapnya sedikit malu...
"Wahhh? serius laila? Bryan minta kamu buat nemenin dia tidur?." Tanya umi Fatimah terkejut dan iringi rasa bahagia yang ada di dalam dirinya karena Bryan sudah mulai menerima kehadiran laila untuk hidup nya...
"Wahh umi harus kasih tau abah soal ini abah juga pasti akan seneng mendengar nya." Ucap umi Fatimah bersemangat...
"Saat abah pulang umi akan memberitahu nya, umi sudah tidak sadar menunggu abah pulang." Sambung nya... Laila yang melihat itu pun, ikut senang saat melihat umi nya begitu antusias....
Waktu pun, berjalan begitu cepat hari yang tadinya siang kini berganti menjadi senja yang tenangg... Laila pun, memutuskan untuk naik ke atas....
Clekkkk
Saat ia membuka pintu, terlihat Bryan yang tengah duduk di sofa seraya memainkan ponselnya.... Saat melihat Laila Bryan pun, langsung mendekat ke arah ny.... Saat Bryan berjalan mendekat ke arah nya ada sedikit rasa takut yaang menyelimuti hati Laila....
"Kamu dari mana aja hm? bukan nya aku udah bilang yah kamu harus nemenin aku? kok malah pergi gitu aja?." Tanya Bryan seraya tersenyum tajam....
__ADS_1
"I-itu mas tadi a-aku turun buat nemenin umi yang lagi nonton televisi sendirian, lagian tadi kamu juga udah tidur jadi aku pikir gamasalah kalau aku tinggal kebawah.." Ujar Laila menundukkan pandangan nya..
"Kan aku udah bilang kamu harus nemenin aku harusnya kamu jangan turun kebawah, aku tdi nyariin kamu kemana mana lho?." Ucap Bryan seraya mengekspresikan wajah marah nya....
"A-aku gatau lagian ngapain kamu nyariin aku?." Tanya Laila penasaran...
"Aku mau kamu nemenin aku disini ga boleh kemana mana!." Tegas Bryan....
"I-iyah aku minta maaf karena aku pergi ga bilang ke kamu dulu." ucap Laila meminta maaf....
"Iyadeh aku maafin tapi lain kali jangan gitu jangan buat aku khawatir paham?." Ucap Bryan seraya memegang erat jari jemari Laila..
"Sebentar, Kenapa kamu tiba tiba manja kayak gini yah mas? terus kenapa kamu tiba tiba khawatir sama aku? ada yang aneh."Cetus Laila menatap Bryan....
"Nggak ada yang aneh kok! lagian memang salah yah kalau sikap aku begini ke kamu? memang nya dosa ya? Nggak kan? jadi apa salah nya aku manja sama kamu, harus nya kamu seneng kalau aku udah mulai manja sama kamu bukan nya malah protes."Ujar Bryan seraya meletakkan dagu nya di pundak Laila... membuat Laila bergedik merinding melihatnya...
"Iyah emang ga dosa tapi cuma aku heran aja nggak biasa nya lho kamu begini, lagian aku juga nggak protes tau aku cuma nanya lagian tingkah kamu akhir akhir ini aneh sih." Cetus Laila seraya memutar bola mata malasnya...
"Aku begini juga karena pesona kamu yang membuat aku penasaran lho." Goda Bryan, ia pun melingkar kan tangan nya ke pinggang ramping Laila... membuat Laila sedikit kagett di iringi rasa malu dan gugup yang menyelimuti dirinya...
"Mas jangan senyum kayak gitu kalau kamu senyum kayak gitu senyuman kamu jadi mirip sama maniac." Balas Laila sedikit ngeri melihat senyum dari Bryan...
"Iyah maniac pencuri hatimu." Goda Bryan seraya tertawa kecil,, Laila yang melihat itu hanya memutar bola mata malasnya... ia mencoba tetap tenang walaupun jantung nya sedang tidak aman mendapat perlakuan seperti ini dari seorang Bryan.....
Oke sampai sini dulu Terima kasih telah setia membaca cerita ini wkwk....
Note:maaf kalau ada kata kata yang kurang maupun typo, and cerita ini ga up tiap hari oghy?...
__ADS_1