Wajah Dibalik Cadar

Wajah Dibalik Cadar
Aku mohon!


__ADS_3

"Maaf mas a-aku tidak tahu, aku memang mendengar kamu mengakhiri hubungan mu namun, ntah kenapa aku masih belum percaya itu sepenuh nya." Ucap laila lirih.


"Mungkin memang sulit untuk kamu bisa percaya sepenuhnya padaku namun, kali ini aku benar benar serius dan bersungguh-sungguh laila." Ujar Bryan dengan raut wajah memelas.


"Aku mohon berikan aku kesempatan kembali laila, aku pastikan kali ini aku tidak akan berhubungan lagi dengan dinda dan begitu pun, aku akan berusaha untuk menjaga mu selama nya." Sambung nya, Dalam hati Bryan ia senantiasa berdoa agar laila mau memaafkan nya dan kembali lagi bersama nya.


"Apa kamu yakin tidak akan mengulangi nya kembali? aku takut kamu akan mengulangi kesalahan yang sama untuk kesekian kali nya." Cetus laila ia, masih belum bisa menerima permintaan maaf dari Bryan.


"InsyaAllah kali ini tidak akan ku ulangi lagi! kumohon percaya lah padaku!." Ujar Bryan memohon laila untuk percaya pada dirinya kembali karena ia sangat membutuhkan kepercayaan dari laila.


"Jangan mudah terpengaruh laila, kamu tidak ingat apa yang sudah ia perbuatan pada mu?." Ujar kanaya ia tak ingin sahabat nya itu mendapat rasa sakit untuk kesekian kali nya. Seketika laila pun, langsung menatap ke arah kanaya ia pun mendekat ke arah kanaya dan membisikkan sesuatu.


"Nayy aku tidak tahu mas Bryan benar benar sudah berubah atau belum tapi aku mohon pada mu, dukung lah keputusan ku mungkin ini memang jalan nya nayy aku mohon pada mu dukung lah keputusan ku." Bisik laila, membuat kanaya mengangguk paham ia pun memutus kan untuk diam dan tak mengatakan sepatah kata pun.


"Aku hanya takut kamu mengulangi nya lagi mas, karena asal kamu tau seorang istri jika melihat suaminya bermesraan dengan wanita lain itu sangat sakit! memang nya kamu tidak pernah memikirkan itu yah? kamu pikir selama ini aku selalu diam karena aku tidak cemburu? tidak mas! aku cemburu melihat mu dengan dinda seperti itu!." Celetuk laila ia menatap Bryan dengan tatapan kesal saat mengingat kelakuan Bryan sebelum nya.


"Maaffff-" Belum saja Bryan selesai berbicara laila sudah memotong pembicaraan nya.


"Maaf kamu bilang? kamu pikir hati aku ini terbuat dari apa hah? sudah berapa kali aku menahan sabar saat melihat mu dan dinda tapi kali ini sudah tak bisa! walaupun saat ini kamu sudah mengakhiri hubungan mu dan dinda kamu pikir luka hati aku bisa sembuh begitu saja?." Marah laila. Kanaya yang melihat laila meluapkan emosi nya membuat nya sedikit senang karena melihat laila begitu marah pada Bryan setelah sekian lama ia diam akhirnya ia luapkan semua kekesalan nya. sebenarnya kanaya ingin sekali ikut memarahi Bryan sama seperti laila namun, ia masih menghargai laila.


"Maaf kamu tau bukan betapa aku mencintai dinda dulu?." Tanya Bryan.


"Yang kamu cintai bukan dinda mas, yang kamu cintai hanya penampilan nya bukan hati nya." Ujar laila ia tau Bryan mencintai dinda hanya karena penampilan nya sebelum nya Bryan selalu membandingkan penampilan nya dan dinda.


Seketika Bryan pun, langsung terdiam mendengar ucapan laila. memang benar ia hanya menyukai penampilan dinda saja, namun tidak dengan hati dinda.

__ADS_1


"Yah itu memang benar, tapi saat ini yang kucintai hanya lah kamu laila! aku mohon maafkan aku dan kembali lah pada ku!." Ucap Bryan memohon pada laila.


"Aku masih belum mempercayai mu mas! hanya karena kamu sudah mengakhiri hubungan mu bukan berarti aku sudah mempercayai mu!."Ucap nya dengan nada yang begitu lirih.


"Aku tidak masalah jika kamu belum mempercayai ku seutuhnya tapi aku mohon pada mu maaf kan aku dan kembali lah bersama ku!." Ujar Bryan, sudah berkali kali ia memohon maaf pada laila namun, laila selalu mengalihkan pembicaraan nya ia tau kenapa laila seperti itu. karena itu juga salah nya sendiri laila jadi seperti itu.


"Kau bilang kau tidak akan pernah bisa mencintai ku? kenapa tiba tiba kamu mengatakan bahwa kau mencintai ku! itu hal yang sangat aneh." Sindir laila.


"Huffft bilang aja di marahin abah sama umi jadi tiba tiba cinta dech aneh amat aja orang." Cibir kanaya membuat farhan menggeleng geleng kan kepala nya ia sedikit tertawa kecil saat mendengar ucapan kanaya, karna itu memang benar faktanya.


"Gausah sok tau diem deh lo dari tadi nyerocos mulu mau gue lakban mulut lo hah?." Ucap Bryan menatap tajam kanaya, laila yang melihat itu tertawa kecil karena menurut nya itu sangat lucu.


"Kamu kenapa?." Tanya Bryan. ia sedikit mendengar suara tawa laila tadi saat melihat nya dan kanaya berdebat.


"Aku baik." Jawab laila singkat, menahan suara tawa nya agar tidak terdengar oleh Bryan dan yang lain nya.


"Orang laila udah bilang baik yah baik, buset dah ga percaya amat lo jadi orang."Cibir kanaya kembali.


"Diem lo jangan sampe lo gue gadein ke farhan." Gertak Bryan seraya melirik sinis ke arah kanaya dan farhan.


"Apaan kok tiba tiba bawa bawa gue? pake gadein segala emang nya dia barang apa?." Ucap farhan tak Terima.


"Dih apaan ogah kali gue ama dia jauh jauh sono."Ucap kanaya melirik sinis ke arah farhan..


Laila sudah tak dapat menahan gelak tawanya lagi, ia pun tertawa kecil namun, mereka bertiga mendengar nya.

__ADS_1


"Tuh kan pasti ketawaaa." Ujar Bryan ikut senang saat mendengar tawa laila.


"Apa? aku ga ketawa kok!." Ucap laila mulai mengendalikan diri nya agar tidak tertawa.


"Udah lahh jujur aja tadi kita semua denger kok." Ujar Bryan


"Gue paling males kalau udah kek begini! bawaan nya pengen log out aja." Sinis kanaya pada Bryan dan laila membuat laila menatap heran.


"Log out-Log out lo kira ini game apa?." Ucap farhan.


"Bodo amat gausah nyambung nyambung lo bukan kabel." Jawab kanaya sinis.


"Bagaimana laila? apa kamu mau memaafkan ku? aku mohon pada mu maafkan aku dan kembali lah bersama ku! aku berjanji aku tidak akan mengulangi nya lagi." Ucap Bryan memohon kembali.


"Kalau di ulangi lagi jadiin pecel kalau ga ayam geprek aja la." Ujar kanaya tertawa kecil.


"Lo pikir dia makanan apa?." Tanya farhan.


"Apaan sih lo ngejawab mulu sok asik banget sih." Cibir kanaya.


"Baiklah ini untuk yang terakhir kalinya, tapi pastikan kamu tidak mengulangi nya lagi." Ucap laila.


"La-laila?."


Oke sampe sini dulu ya gaissss! Terima kasih sudah membaca cerita buatan ku!!

__ADS_1


Note:Cerita ini ga up tiap hari!


Mangatoon:Reginaandini\Wajah dibalik cadar


__ADS_2