Wajah Dibalik Cadar

Wajah Dibalik Cadar
Laila menyebalkan?


__ADS_3

"Sudahlah aku malas berbicara dengan mu! lebih baik aku pulang saja kau pun tidak mendukung ku sama sekali, malah mengincar laila."Cetus bryan dengan raut wajah kesal nya..


"Lo bilang kan gasuka sama laila? Jdi gada salah nya dong gue bilang gitu, lagian gue mau kok sama laila."Ucap farhan


"Siapa sih yang gamau sama laila? gadis baik dan sholehah gitu banyak orang yang mau termasuk gue."Sambungnya..


"Ngelunjak banget lo jadi orang? lagian ga semua orang suka sama gadis bercadar kek dia! gue cuma suka sama gadis yang cantik dan seksi ga kayak dia."Sela bryan..


"Ga ngelunjak tapi beneran gue serius sma perkataan gue! kalau lo gamau ama laila kasih dia ke gue! gue siap bicara sama abah dan umi lho tentang ini!." Tegas farhan.


"Gadis kek gitu lo sia siain bodoh banget lho."Sambung nya... farhan pun pergi meninggalkan bryan yang masih duduk di sana..


"Brengsek banget punya temen."


Bryan pun memutuskan untuk pulang kerumah karena, ia sudah bosan di kafe itu ia kesana hanya ingin bertemu dengan dinda eh malah ternyata di tinggalkan oleh nya... Ia pun segera pergi ke mobilnya dan menancap gas dalam dalam agar cepat sampai ke rumah.....


"Akhirnya sampe juga."Ucapnya seraya membuka pintu mobil lantas segera melenggang memasuki rumah milik kedua orang tua nya itu...


"Assalamu'alaikum."Ucap nya seraya membuka pintu..


"Waalaikum salam, kamu dari mana saja bry?." Tanya umi karena bryan keluar tak pamit kepada nya.


"Bryan habis meeting sama temen umi." Jawabnya berbohong....


"Yaudah bryan ke atas dulu yah umi." Sambung nya laila melenggang pergi meninggalkan umi nya itu....


Ia pun membuka pintu kamarnya, pandangan nya tak lepas pada laila yang tengah membaca novelnya.... Ntah kenapa di saat Bryan melihat Laila ia terfikir kan akan warna mata laila yang membuat jantung nya berdetak tak karuan dan akhirnya akan membuat nya salah tingkah sendiri...


"Apaa dia tidak bosen terus membaca novel seperti itu?." Batin nya melihat ke arah laila yang tetap masih dalam posisi nya...


Ia pun mendekat ke arah laila.... namun, laila masih tetap fokus pada buku novelnya ia tak menghiraukan keberadaan Bryan di depan nya itu.

__ADS_1


"Laila? apa kau tidak bosen terus membaca novel seperti ini?." Tanya Bryan penasaran.. saat ia melihat cara Laila membaca novel itu membuat perasaan nya agak sedikit sakit saat ia tak di hiraukan oleh Laila..


"Tidak! ada apa memang nya? Ini hobi ku! lagi pula memang penting untuk mu? bukan kah kau tidak peduli padaku?." Cetus Laila tetap fokus pada buku novelnya...


"Ya bukan gitu juga cuma nanya doang yaelah emang ga bosen gitu?." Ucap Bryan perasaan..


"Kan sudah ku bilang tidak! lagi pula kenapa kamu sudah pulang mas? bukan kah kamu hari ini pergi dengan pujaan hatimu? kenapa cepat sekali pulang nya." Sela Laila dengan nada mengejek...


"Tidak jadi dia marah pada ku karena aku telat." Jawab Bryan...


"Aku tidak menanyakan soal itu maaf." Cetus laila,, membuat Bryan kesal...


"Hey? kenapa kamu sangat menyebalkan? sekarang?." Tanya Bryan dengan nada yang mulai meninggi...


"Aku tidak menyebalkan maaf bukan nya terbalik yah? kamu yang menyebalkan bukan aku."Sahut laila...


"Hah? Kamu gasadar? kalau ucapan kamu tadi sangat menyebalkan."Ucap Bryan...


"Aku tidak sensian! tapi memang kamu hari ini sangat menyebalkan." Tegas Bryan sembari menatap tajam manik mata Laila.... Ia berusaha sekuat tenaga untuk mengontrol detak jantung nya yng mulai berdebar saat menatap manik mata laila itu...


"Kamu juga menyebalkan kemarin." Balas laila...


"Enak saja! dimana aku terlihat menyebalkan kemarin?." Tanya Bryan dengan raut wajah yang mulai agak memarah...


"Kamu tidak sadar juga? Hah kamu melupakan kejadian kemarin begitu cepat sudah jelas jelas kemarin kamu sangat menyebalkan mas bryan." Ucap laila seraya menutup buku novelnya dan di letakkan di atas bantal nya..


"Tidak lagi pula aku tidak pernah menyebalkan oke? ada juga kamu yang menyebalkan laila Shaqueena!." Tegas bryan tak mau mengakui kelakuan nya yang menyebalkan kemarin...


"Sejak kapan yah seorang Laila Shaqueena itu menyebalkan? aku rasa tidak pernah tuh."Ucap Laila pede tak mau kalah dari suami yang sangat menyebalkan nya itu...


"Cih Gasadar juga punya istri kok yah pde amat!." Cetus bryan...

__ADS_1


"Memang nya kamu menganggap ku istri mu mas? tpi yang ku lihat kamu menganggap ku seperti orang lain? yang kamu anggap itu ada dinda bukan? bukan aku?." Ucap Laila..


"Ja-Jangan terlalu pede tadi aku hanya keceplosan." Sela bryan dengan nada berbatah batah saat mengucapkan nya..


"Soo intinya gini aku itu tidak pernah menyebalkan yang menyebalkan itu hanya kamu mas bryan."Ujar Laila....


"Aku? Maaf sejak kapan aku menyebalkan? aku tidak pernah menyebalkan kamu tau itu bukan?."Ucap Bryan dengan raut wajah yang tampak sangat pede nya...


"Memang nya perlu sampai aku jelaskan kejadian kemarin? kejadian dimana kamu super duper menyebalkan itu?." Tanya Laila seraya mengangkat sebelah alisnya..


"Aku tidak pernah menyebalkan kamu yang selalu menyebalkan setiap kamu mengeluarkan kata kata itu seperti mengejek ku kamu tahu?." Balas Bryan..


"Aku tidak pernah mengejek mu mas mungkin perasaan mu saja atau mungkin kamu yang terlalu posesif..."Ucap Laila tak acuh oleh perkataan Bryan...


"Kok bisa yah ada gadis bercadar yang menyebalkan sepertimu?." Cetus bryan seraya menatap tajam ke arah Laila...


"Kok bisa yah ada lelaki menyebalkan sepertimu?." Ucap Laila memutar balikkan perkataan Bryan...


"Heh! kenapa kamu sangat menyebalkan laila!."Marah Bryan...


"Kamu yang menyebalkan mas kamu terlalu sensian dengan ucapan ku." Sinis laila...


"Sudah ku bilang aku tidak pernah menyebalkan yang menyebalkan hanya kamu laila bukan aku kamu paham?!." Ucap Bryan dengan nada tegas nya...


"Kamu lebih menyebalkan mas sudah tau menyebalkan tapi tidak mau mengalahkan juga kemarin kamu merusak kacamata ku! dan kemarin juga kamu mengganggu ku saat aku tengah membaca novel milik ku!." Cecar laila...


"Sebenernya apa sih mau mu? tidak ada puas puas nya kamu menyalahkan ku!." Sambung Laila dengan mata yang sudah mulai berkaca kaca membuat Bryan sedikit panik saat melihat nya...


"E-ehh bu-bukan se-seperti itu laila." Ucap Bryan gelagapan saat melihat satu air mata jatuh dari kelopak mata Laila.....


Oke sampe sini dulu yah Terima kasih sudah membaca cerita buatan ku!!!

__ADS_1


Note:Cerita ini ga up setiap hari ini... dan info juga tuh buat kemarin yang ga up beberapa hari itu karena aku ada mpls dan mtp...


__ADS_2