
Hari ini laila akan pergi ke mall, untuk menemani teman nya membelikan hadiah untuk anaknya.. Laila tengah bersiap siap seraya memakai kacamata nya...
Setelah selesai ia pun segera turun kebawah, dan menunggu temannya itu...
Setelah menunggu sekitar 20 menit akhirnya temen laila pun sampai..
"Assalamu'alaikum laila." Ucapnya seraya mengetuk pintu rumah laila..
"Waalaikum salam." Jwab laila lantas ia pun segera membukakan pintunya..
"Maaf laila aku lama karena di jalan tadi agak macet."Ucap pria itu.
Pria itu bernama rizwan rekan kerja laila di kampusnya...
"Iyah tidak apa2 mas rizwan tapi tunggu sebentar kita menunggu kanaya dulu."Ujar laila.
"Baiklah."
Mereka pun menunggu kanaya di halaman depan, rumah laila sembari menikmati secangkir kopi yng laila buat..
Tiba tiba sebuah taxi pun datang, dan berhenti tepat di depan gerbang. Rumah laila..
Seorang gadis pun turun dari taxi itu, gadis itu adalah kanaya orang yng sudah mereka berdua tunggu sedari tadi...
Kanaya pun sedikit berlari kecil ke arah laila dan rizwan yang tengah duduk...
"Assalamu'alaikum maaf aku lama hehe."Ucapnya sembari cengengesan..
"Waalaikum salam." Jwab keduanya serentak..
"Kanaya kan udah dateng gimana kalau kita berangkat sekarang aja? Keburu panas juga kan?." Ujar rizwan..... Keduanya pun hanya mengangguk...
Dan segera mengikuti langkah rizwan ke mobil milik rizwan...
Bryan hari ini berencana pergi ke mall, dengan sahabat nya untuk membelikan hadiah untuk dinda... Karena sebentar lagi adalah ulang tahun dinda... Ia pun meminta farhan (Sahabat nya) untuk menemani nya mencarikan hadiah untuk dinda...
Bryan pun menunggu sahabat nya di ruang keluarga agar dia tau kedatangan sahabat nya itu..
Tiba tiba ada yang mengetuk pintu rumah, bryan pun segera beranjak untuk membuka nya...
__ADS_1
"Hey bro sorry gue lama soalnya tadi di jalan macet parah." Ucap sahabat bryan sembari menepuk pelan pundak bryan..
"Iya sans aj gimana kalau kita berangkat sekarang aja? Keburu panas." Jwab bryan..
"Boleh tuh ayok gas." Ucapnya menyetujui ucapan bryan...
Tanpa basa basi mereka pun segera menuju mall...
Laila dan kanaya tengah membantu rizwan mencarikan hadiah untuk anaknya... Mereka pun kebingungan karena banyak gaun yang teramat cantik disana..
Mereka pun kini gini pergi ke toko boneka, mereka pun sibuk memilih boneka kesukaan anak rizwan....
Setelah beberapa waktu yang melelahkan akhirnya mereka pun selesai, mereka sudah membeli semuanya....
Mereka bertiga pun tengah tengah duduk di kursi yang sudah di sediakan di mall...
Bryan tengah memilih kan cincin dan gelang yang bagus, untuk dinda sampai sorot matanya teralih karena melihat laila yng tengah mengobrol dengan rizwan..
Ia pun langsung termenung melihat mereka tengah mengobrol sembari bercanda ria, ntah kenapa tersimpan rasa tidak suka saat Bryan melihat laila tengah mengobrol dengan pria lain...Bryan pun melamun sejenak memerhatikan mereka... namun, lamunan Bryan pun seketika buyar karena farhan mengagetkan nya..
"Dorrrrr." Teriak farhan tepat di telinga Bryan.... membuat Bryan Seketika terkejut...
" Yah sorry lagian kenapa lo tiba tiba ngelamun? jadi gue ngiranya lo kesambet."Canda farhan sembari cengengesan... Bryan pun tak menjawab..
Ia pergi dari toko mas itu, dan segera berjalan menuju tempat laila tengah bercanda riang dengan pria lain...
Ia pun kini sudah berdiri tepat, di depan laila...
Melihat Bryan sudah berdiri tepat di depan nya, laila pun langsung bangun dari duduk nya dan segera menatap Bryan..
"Ngapain sama cowok lain disini? sedangkan sebentar lagi kita mau nikah ngapain kamu berduaan sama cowok lain?." Ucap Bryan dengan nada yng agak tinggi..
"Aku cuma nemenin dia buat beli hadiah anaknya kok." Jwab laila..
"Alah gausah ngelak bilang aja kamu selingkuh."Balas Bryan... sembari menatap tajam ke arah farhan...
"Ngapain aku selingkuh? aku bukan kamu yang pandai selingkuh." Cetus laila..
"Alah mana ada orang selingkuh ngaku, ga malu? udah punya calon suami?." Cecar Bryan..
__ADS_1
"Ngapain malu? lagian aku sama dia gaada hubungan apa apa! harusnya kamu yang malu udah punya calon istri tapi masih menjalin hubungan dengan wanita lain."Ucap laila tanpa sedikit rasa takut pun...
"Apa maksud mu?." Tanya Bryan sembari menatap tajam ke arah laila...
"Bukan apa apa bahkan orang bodoh pun akan cepat paham dengan ucapan ku." Jawab laila..
"Apa maksudmu orang bodoh? Kau membandingkan ku dengan orang bodoh?." cecar bryan....
"Tidak hanya saja aku heran kenapa bisa ada yah pria yang akan segera menikah namun, ia masih berhubungan dengan wanita lain bahkan sampai membohongi kedua orang tuanya." Sindir laila secara terang terangan...
"Itu urusan ku bukan urusan mu jadi kau tidak perlu ikut campur!." Tegas Bryan..
"Dan ini juga urusan ku jadi kamu tidak perlu ikut campur!" Balas laila tak mau kalah...
"Harusnya kau bisa menjaga perasaan calon suami mu! harusnya kau tidak pergi dengan pria lain!." Tegas Bryan.
"Harusnya kamu menjaga perasaan calon istri mu! bukan malah pergi dengan pacarnya dan asik bermesraan dengan orang yang bukan mahram!." Ucap laila memutar balikkan ucapan dari Bryan membuat Bryan semakin geram karena laila tergolong gadis yang pandai menjawab semua kata yang di berikan padanya ini membuat Bryan semakin kesal...
"Hey dia pacarku! sebelum aku menikah denganmu! aku dan dia sudah menjalin hubungan!." Cetus Bryan..
"Kau bilang aku harus menjaga perasaan mu? tapi kau juga tidak menjaga perasaan ku! kau malah asik berzina dengan wanita yang bukan mahram mu!." Celetuk laila tak habis pikir dengan semua ucapan yang di lontarkan Bryan tadi...
"Kau bilang hanya akan menafkahi ku secara lahirku jadi buat apa kau cemburu melihat ku? dengan pria lain? sedangkan kau bilang kau tidak menyukai ku." Sambung laila...
"Aku memang tidak menyukai mu! tpi kau jangan seenaknya seperti ini! dan aku tidak cemburu!." Tegas Bryan..
"Jika memang tidak menyukai ku kenapa kau melontarkan kata kata seperti itu? Dan bukannya kamu yah? yang seenaknya saja." Balas laila..
"Sejak kapan aku seenaknya saja? yang ada juga kamu! ngapain kamu seenaknya jalan sama pria lain!." Ucap Bryan dengan nada tinggi..
"Maaf tapi aku tidak seenaknya saja! aku hanya menemani nya membelikan hadiah untuk putrinya! Terus kalau kamu bilang aku seenaknya saja jalan dengan pria lain lalu kamu bagaimana? kamu juga jalan dengan wanita lain bukan? tapi aku tidak mempermasalahkan itu, karna itu bukan urusan ku."Jwab laila...
"Kau harusnya menghargai perasaan ku!." Tegas Bryan...
"Memang kau punya perasaan? setauku orang seperti mu tidak! lagi pula kau juga tidak menghargai perasaan ku! jadi untuk apa aku harus menghargai perasaan mu?." Balas laila dengan dengan tenang...
Tanpa mengatakan sepatah kata pun, Bryan pun pergi dari sana dengan raut wajah kesal nya...
oke sampai sini dulu Terima kasih sudah membaca cerita buatanku..
__ADS_1
note:Maaf kalau ada yng typo/kata katanya kurang.... dan cerita ini ga up setiap hari di karna kan author nya setiap hari ada kegiatan OSIS cerita ini akan lanjut kalau author lgi punya waktu senggang...