
π»H 4 P P Y R 3 4 D I N Gπ»
πΉβ¨πβ¨πΉ
Pencarian terus berlangsung meski hasil akhir selalu sama, tidak ada dari mereka yang berhenti.
Kehidupan pun masih sama tidak ada yang berubah. Senyuman lenyap dengan hilang nya Ara.
Alex dan Geri selalu setia berada di dekat Nick, mereka tidak ingin meninggalkan Nick menghadapi semua sendiri.
Sedih dan bahagia mereka akan bersama Nick, karena itulah arti sahabat.
Tapi berbeda dengan Nila, wanita itu tidak ingin memiliki sahabat baru lagi selain Ara. Ara sudah seperti separuh nafas nya, Ara memiliki peran penting dalam hidupnya.
Hidup nya bahkan di habis kan dengan kuliah, kuliah, dan kuliah. Tidak ada yang lain lagi.
Dan Dirli, pria itu merasa bersalah, karena tidak bisa mencegah pria itu membawa Ara, jika saja ia bisa mencegah pasti saat ini Ara akan ada di dekat mereka tidak seperti sekarang.
Cinta nya pun masih melekat pada Ara, meski sekarang sudah mengetahui Ara memiliki kekasih. Tapi itu tidak bisa dengan muda membuat nya menghilangkan perasaan nya, karena cinta nya memang tulus, tanpa meminta balasan dari Ara.
Dengan waktu yang terus berputar, dari hari ke hari menjadi minggu, tanpa terasa sudah banyak melewati minggu, bahkan bulan sudah berganti tahun.
Bulan-bulan di awal tahun terus berganti. Lima tahun sudah Ara tidak pergi bersama Daddy yang membawa nya kabur.
Yanto, Yudha dan Johan sudah mengikhlaskan, karena 5 lima tahun adalah waktu yang lama, mereka tidak yakin Ara bertahan dengan siksaan pria gila itu.
Meski ada perasaan sedih setiap mengingat Ara, tapi mereka harus kuat menjalani hidup yang keras ini.
__ADS_1
Berbeda dengan Nick pria itu tidak juga bisa mengikhlaskan kepergian Ara. Ia begitu yakin Ara nya akan kembali padanya suatu saat nanti.
Perusahaan yang di pimpin bahkan kini semakin besar mengalahkan perusahaan Daddy nya sendiri dan juga kedua Kakak Ara.
Nick di juluki pengusaha sukses di usia yang sangat muda di Negara A.
Banyak cabang perusahaan yang di setiap negara ia bangun. Dan saat ini perusahaan nya masih setia bekerja sama dengan perusahaan kedua kakak Ara.
"Bagaimana keadaan mu Nick? pekerjaan lancar?" tanya Yanto yang kini duduk bersama Nick seperti biasa mereka akan meluangkan waktu sebulan sekali untuk bertemu berbincang santai tanpa ada pembahasan kerjaan.
Dan kini mereka berada di mansion Yanto. Keberadaan Ara tidak membuat mereka memutuskan hubungan.
"Semua lancar," jawab Nick singkat dengan wajah datar seperti sebelumnya.
Semua tidak kaget dengan perubahan Nick yang sekarang, lima tahun sudah membuat mereka mengerti cinta Nick yang besar sudah dibawa Ara hingga tidak ada senyuman di wajahnya nya.
"Carilah kebahagiaan mu Nick jangan terus seperti ini. Kau menyiksa dirimu sendiri dan Ara pasti tidak akan menyukai ini. Berhenti mengharapkan Ara akan kembali bersama kita. Aku sangat mengenal pria itu dia pasti sudah melakukan apa yang inginkan sejak dulu yang pernah kami gagalkan. Dan sekarang Ara sudah tenang di atas sana," ujar Yanto meski berat dan terasa sakit mengatakan semua ini, ia mencoba tegar karena tidak ingin membuat pria di depan nya terus berdiam diri tanpa bergerak maju.
"Saya akan bahagia jika sudah waktunya," singkat Nick tidak mempedulikan panjang lebar perkataan Yanto.
Alex dan Geri mendengar itu tidak ingin menimpali apapun, Nick akan bersikap seperti itu karena keyakinan nya dari lima tahun tidak pernah goyang.
"Cinta mu sangat besar pada adik ku. Aku salut, tapi semua tidak benar, karena kau akan menyiksa dirimu sendiri Nick," sedih Yanto pada Nick yang kekeh dengan perasaan cinta nya. Semua hanya bisa ia katakan dalam hati.
"Ara jika kau ada disini kau pasti sangat bahagia bukan? mendengar kekasih mu sangat amat mencintai mu sebesar ini? bahkan lima tahun kepergian mu, dia masih setia mencintai mu," ucap Yudha terharu dalam hati.
"Terserah kau saja, saya tidak akan memaksa mu lagi, jika suatu hari nanti kau menemukan wanita lain yang mampu mengantikan posisi Ara di hati mu kami tidak keberatan dan kami malah akan mendukung mu," ucap Yanto serius tidak tega melihat Nick seorang diri, bahkan tak pernah lagi ia melihat senyuman di wajah Nick setelah hilang nya Ara.
__ADS_1
"Terimakasih saya rasa itu tidak akan perlu. Posisi Ara di hati saya tidak akan bisa di ganti kan oleh siapapun," tegas Nick dengan lantang.
"Kau sungguh sangat keras kepala Nick. Kau seperti ini sama saja kau membuat kami sebagai Kakak nya Ara merasa bersalah. Secara tidak langsung menyiksa dirimu karena Ara," kesal Yudha tidak sanggup diam lagi mendengar semua ini.
Dia sedih dan kasihan pada Nick yang hidup tanpa ada senyuman di wajahnya. Semua waktu di habiskan dengan bekerja dan bekerja. Tidak ada kata istirahat dalam hidup nya, pagi sampai ia ladeni untuk mengusir kesepian nya.
"Hmmm," Nick tidak terlalu mempedulikan dan hanya membalas dengan berdeham.
"Sudahlah tidak perlu di bahas lagi. Menasehati nya sama saja menasehati batu, tapi jika di pikirkan lagi mending batu semakin sering di tetesi air maka akan hancur, tapi tidak dengan Nick semakin sering di nasehati maka akan semakin keras kepala," ujar Geri menengahi perbincangan ini karena semua tidak akan berakhir jika tidak di akhiri.
πππ
Di sisi lain seperti biasa Nila selalu menghabiskan waktu libur nya di restoran memesan banyak makanan seperti biasa.
Harapan nya selalu sama tidak pernah berubah yaitu sebuah keajaiban Ara nya kembali meski mustahil tapi apa salahnya jika berharap.
"Gue rindu sama lo Ra, lima tahun ini rasanya seperti mimpi, sekarang gue udah kerja. Lo di mana sekarang? apa benar yang di kata kakak -kakak lo? tapi gue gak percaya selagi gak ada bukti," monolog nya sedih sangat merindukan sosok Ara wanita manja dan polos nya sangat mengemaskan.
"Tempat ini adalah tempat terakhir kali kita berpisah, dan gue harap tempat ini juga menjadi tempat kita bertemu kembali."
Nila memesan banyak makanan, tapi hanya beberapa menu yang di sentuh dan hal itu sudah sering di lakukan setiap mengunjungi restoran tersebut.
Bahkan bukan hanya itu, ia selalu meminta pelayan mengosongkan meja nya setiap ia berkunjung. Karena, hanya itu yang bisa ia lakukan untuk mengobati rasa rindu nya pada Ara.
3 jam menghabiskan waktu di restoran, ia pun segera pergi meninggalkan restoran. Dan bayaran sudah di lunasi saat memesan.
...Bα΄Κsα΄α΄Κα΄Ι΄Ι’......
__ADS_1
...β¨____________ πΌπΌ_______________β¨...