White String(Up Di Book Sebelah)

White String(Up Di Book Sebelah)
Bab 16


__ADS_3

Prasasti-prasasti tersebut ditulis menggunakan bahasa kuno dari Suku Jiwa. Dikatakan pada jaman dulu,ada sebuah suku yang keseluruhan anggotanya adalah Roh Pohon Jiwa. Tapi suku tersebut menghilang secara misterius.


Suku tersebut adalah Suku Jiwa. Suku yang sama dari leluhur Ah Mei berasal. White String tak tahu apakah Suku Jiwa berkaitan dengan Hutan Jiwa yang ia temukan berdasarkan ingatan dari DiaoFei.


Tapi melihat Ah Mei yang sangat tertarik dengan prasasti, White String hanya bisa tersenyum.


"Wah, saudara memang punya mata yang bagus. Prasasti ini sudah ada sejak lama, dan tidak ada yang tertarik mempelajarinya. Apa saudara tertarik memilikinya?" sebuah suara datang dari seorang remaja berambut biru muda.


White String mengenalinya sebagai Mo Fan, pewaris utama bisnis keluarga Mo. Dia terkenal sangat ramah dan mudah dipercaya.


"Mei'er yang melihatnya duluan. Walaupun aku juga tertarik," White String menggeleng pelan. Ah Mei yang merasa dipuji berbalik untuk melihat Mo Fan.


Mo Fan melirik Ah Mei. Dia sedikit tak percaya kalau seseorang yang terlihat seperti anak kecil tertarik kepada Dao Prasasti.


"Kakak,bisakah aku memiliki prasasti ini?" Ah Mei bertanya kepada White String. "Maka kau akan mendapatkannya," jawab White String dengan anggukan.


Saat Ah Mei melirik Mo Fan,dia menunjuknya dengan jari telunjuk. "Ada apa dengan jiwa orang ini? Sepertinya sakit," Ah Mei berkata dengan polosnya.


White String ingin mengutuk Ah Mei,tapi ia berusaha menenangkan diri. "Saudara Mo, adikku memang agak tidak berjaga-jaga dengan kata-katanya. Tidak usah diambil hati," White String merasa sedikit panik. Ia ingat Mo Fan memang memiliki masalah jiwa.


Bukannya marah, Mo Fan malah menatap dengan penuh harap. "Namamu Mei'er,kan?Nah,apakah kau tau apa yang salah dengan jiwaku?" Mo Fan ingin mengelus kepala Ah Mei,tapi setelah melihat wajah tak senang Ah Mei dia tak jadi melakukannya.


"Aku memberi tahumu bukan berarti aku akan menolongmu. Dan hanya Kakak Besar yang boleh memanggilku Mei'er," Ah Mei cemberut.


Mo Fan kaget sampai tak bisa berkata-kata. Dan mengalihkan pandangannya kepada White String yang sedang memijat glabellanya.

__ADS_1


"Mei'er,kau tidak boleh tidak sopan seperti itu. Aku harap kau mau minta maaf," White String menatap tajam Ah Mei yang pura-pura tak bersalah.


"Saudara,aku tidak mengambil hati atas sikap adikmu. Tapi aku sangat berharap kalian bisa membantu masalahku," Mo Fan berkata dengan suram.


"Asal kau tahu ya,aku adalah ahli jiwa. Karena kau terlihat tulus,maka aku akan membantumu," Ah Mei berbangga diri karena dia sendiri adalah jiwa yang memiliki pemahaman yang dalam tentang jiwa.


White String mengelus rambut merah Ah Mei. Walaupun dia tidak bisa membaca pikiran Ah Mei, setidaknya ia tidak akan berniat buruk. Ah Mei juga menyukai elusan White String, karena White String punya aura aneh katanya.


Melihat interaksi kakak dan adik,Mo Fan sangat iri. Dia juga punya saudara,tapi mereka selalu bersaing untuk memperebutkan posisi pewaris.


✾✾✾


Mo Fan membawa mereka ke ruangan pribadi di lantai empat. Dia berusaha bersikap baik karena mereka mau menolongnya.


Mo Fan sangat berharap mereka bisa benar-benar membantunya. Bahkan jika mereka tidak bisa membantunya,ia masih berharap mengetahui apa yang salah dengan jiwanya.


"Baiklah,apa kau selalu merasa jiwamu seolah-olah keluar dari tubuhmu setiap malam? Atau apakah jiwamu terasa terbakar saat siang hari?" Ah Mei memulai pertanyaan dengan poin paling mendasar, menurutnya.


"A-ah,benar. Aku bahkan merasakan jiwaku tidak sinkron lagi dengan tubuhku," lagi-lagi Mo Fan terkejut dengan Ah Mei.


"Masih terlalu cepat untuk terkejut. Kau pasti tidak bisa fokus saat berkultivasi dan setiap ingin membuat terobosan,kau selalu memiliki kebutuhan besar dari kristal jiwa," Ah Mei menganalisis keadaan Mo Fan.


Mo Fan tertunduk. Dirinya memang selalu merasakan jiwanya mencoba keluar dari tubuhnya. Jadi ia menggunakan kristal jiwa untuk menekan jiwanya.


Kristal jiwa menyimpan energi jiwa yang diambil dari alam. Itu berguna untuk memperkuat jiwa dan menyembuhkan jiwa yang rusak atau terluka.

__ADS_1


"Lalu apa kau punya solusi?" White String sedikit takjub dengan pemahaman Ah Mei tentang jiwa. "Tidak."


Jawaban singkat Ah Mei meruntuhkan semangat Mo Fan. "Tapi Kakak Besar punya,ya kan?" Ah Mei mengedipkan matanya dengan nakal kepada White String.


White String mencubit pipi tebal Ah Mei dengan senyum maklum. 'Anak ini memang suka bercanda,' batin White String.


Mendengar kata-kata Ah Mei,semangat Mo Fan yang runtuh mulai pulih sedikit. Dia menatap White String yang masih menutup wajahnya dengan tudung.


"Aku memang punya solusinya. Tapi kau mau atau tidak itu urusanmu," White String tidak mau terlalu memberi harapan kepada Mo Fan.


Walaupun tahu ucapan White String menyembunyikan sesuatu, Mo Fan tidak terlalu peduli. "Apapun syaratnya akan aku penuhi asalkan aku bisa sembuh," Mo Fan dipenuhi tekad.


"Kau memiliki Penyimpangan Jalur Yin-Yang. Kau butuh manual kultivasi khusus agar jiwamu tetap stabil. Diantaranya kau perlu manual kultivasi Yin-Yang yang lengkap," White String berusaha menjelaskan sedetail mungkin.


"Penyimpangan Jalur Yin-Yang..." Mo Fan bergumam lirih saat wajahnya berubah suram. Penyimpangan Jalur Yin-Yang sama langkanya dengan Tubuh Tim Murni dan Tubuh Yang Murni.


Orang yang memiliki Penyimpangan Jalur Yin-Yang akan mengalami ketidaksinkronan jiwa dan tubuh apabila tidak mengolah manual kultivasi yang tepat. Seperti itulah keadaan Mo Fan saat ini.


〜〜〜


Hola readers...


Dikarenakan Hin mau ngungsi ke Planet Namek karena virus colorna yang menyerang,up-nya tiap sore yak


Tpi insyaallah tiap hari kok😜

__ADS_1


__ADS_2