
"Apa kau tidak pernah bernegosiasi sebelumnya?"
"Mungkin aku bahkan tidak mengerti apa itu negosiasi."
White String menghela nafas panjang. Kemudian mengalihkan perhatiannya kepada Piton Skala Hitam yang babak belur.
"Kau ingin menyerah sekarang?"
"Aku akan menyerah. Tapi...." Piton menjeda kalimatnya,ia terlihat bimbang.
"Katakan saja," White String meyakinkan Piton.
Piton menghela napas lega melihat White String bisa menjaminnya. "Semua siluman di Hutan Hitam dipimpin oleh beberapa Raja Siluman. Mereka,mereka sangat kuat. Kami harus menerima perintah mereka atau kami akan dimakan."
White String tidak terlihat terkejut dengan keberadaan Raja Siluman di Hutan Hitam. "Siapa saja Raja Siluman yang memimpin?" Raja Siluman mampu menyamai beberapa Pendekar Dewa dalam hal kekuatan, mereka sering menjadi ancaman bagi manusia.
Piton meneguk ludahnya dengan paksa, "Ada Raja Qilin Langit, Phoenix Berkepala Tujuh,Ratu Rubah Berekor Sembilan,dan garis darah Naga Kuno. Mereka masing-masing punya beberapa bawahan yang setingkat sepertiku."
__ADS_1
"Lalu tentang ramalan?" White String mengalihkan pembicaraan kepada ramalan.
"Salah satu orang tua di klan Piton Skala yang mengatakannya. Dia juga yang bilang kami harus tunduk kepadanya jika kami tidak bisa membunuhnya," Piton menjelaskan dengan suara lirih.
Tanah lagi-lagi bergetar. Dua aura kuat melonjak saat kabut debu muncul karena pohon-pohon besar tumbang.
"Great Ape,Piton,kawal orang-orang ke Gunung Seribu Pedang. Sisanya serahkan padaku!" setelah mengenali pemilik aura tersebut,White String buru-buru memerintahkan dua raja siluman yang telah menjadi bawahannya untuk mengawal orang-orang.
Kabut debu mulai menipis, memunculkan dua sosok raja siluman yang telah memimpin para siluman di Hutan Hitam selama ini.
Satu adalah Qilin Langit,dengan bulu hitam dan corak biru di seluruh permukaan tubuhnya. Dan seekor kadal yang disebut garis darah Naga Kuno. Kadal tersebut memiliki sisik merah gelap yang sangat sulit ditembus.
Alis kedua siluman berkedut. "Dasar manusia sombong,hari ini aku akan mengirimmu ke neraka!" kadal yang terkenal tidak sabaran itu pun langsung meluapkan emosinya dengan menyerang White String.
White String dengan mudah menghindari cakar kadal dan menyerang balik. Tapi cambuk White String tidak berpengaruh sama sekali dengan sisik mengerikan kadal.
"Jangan membunuhnya. Kita masih membutuhkan dirinya untuk mendapatkan warisan yang tersembunyi," kucing besar itu berkata dengan tenang saat gelombang panas keluar dari tubuhnya.
__ADS_1
'Tadi ramalan,sekarang warisan tersembunyi,apa nanti penulis akan membuat harta karun?!' White String kembali mengutuk penulis yang telah susah payah menulis ceritanya.
Gelombang panas terkunci pada White String. Walaupun tidak melukainya, gelombang masih mempengaruhinya cukup banyak.
Saat pertahanannya terbuka, kadal meludahkan beberapa baut petir merah. Untungnya White String siap dan segera membentuk perisai tak terlihat untuk memblokir baut petir.
Kucing juga tidak mau menunggu untuk melayangkan bola-bola api disertai gelombang panas. Mereka tidak melancarkan serangan yang dapat membunuh White String, mereka hanya ingin melumpuhkan White String entah untuk apa.
Sejak dikirim ke dunia ini,mungkin baru kali ini White String dipaksa sampai terpojok. Di kehidupan sebelumnya, situasi ini akan sangat sering ditemui mengingat perang sedang berlangsung.
Sebenarnya alasan White String terpojok bukan karena ia lemah. Tapi ia belum mengeluarkan kekuatannya yang sebenarnya. Jadi mari kita lanjutkan bab depan.
〜〜〜
Kenapa kemarin ga up? Karena gada kuota
Kenapa naga disebut kadal? Karena ane ga terlalu suka naga(apalagi bentuknya kadal), dan karena ingin
__ADS_1
Kenapa Qilin di sebut kucing? karena ingin
Ada lagi?