
"Hei,Xiao Mi,hentikan!"
White String hanya bisa mengutuk di dalam hatinya karena ditarik oleh Xiao Mi secara paksa. Jika itu hanya ke Desa Yun atau kota terdekat,ia tak merasa masalah.
Tapi Xiao Mi menariknya ke Kota Chang,kota terbesar kedua setelah ibukota kekaisaran. White String benci tempat ini. Karena ada banyak tokoh yang menyinggungnya di masa lalu berkumpul di sini.
"Ayolah,kak. Tempat ini luar biasa," Xiao Mi menarik White String ke dalam sebuah toko aksesoris.
White String tidak dalam kondisi bisa menolak Xiao Mi saat ini. Jadi ia hanya menurutinya. Xiao Mi menunjukkan beberapa aksesoris yang berharga mahal. Aksesoris di sini bukanlah yang biasa,karena setiap barangnya diukir pola prasasti yang mengandung efek magis,katanya.
Bahkan barang paling sederhana memiliki pola prasasti kelas rendah yang diukir diatasnya. Xiao Mi memilih dua gelang dan beberapa jepit rambut sebelum menyerahkannya kepada kasir.
Setelah dari toko aksesoris,Xiao Mi menyeretnya ke toko pinggir jalan dan memborong beberapa toko sekaligus.
Dari toko aksesoris,White String merasakan ada beberapa orang yang mengikutinya. Xiao Mi juga menyadarinya,tapi berpura-pura tidak tahu.
Sampai di Paviliun Teratai Emas, kekhawatiran White String menjadi kenyataan.
"Tuan dan Nona,di lantai atas ada lebih banyak barang yang akan menarik perhatian anda. Mari ikuti saya."
"Baiklah,ayo ke lantai atas."
Paviliun Teratai Emas di Kota Chang terdiri dari sembilan lantai. Dan Xiao Mi sedang menyeret White String ke lantai enam.
Di lantai enam,hanya ada sedikit orang. Barang-barang di sini rata-rata hanya bisa dibeli dengan ratusan ribu batu roh. Hanya orang-orang dari latar belakang bergengsi yang bisa masuk ke sini.
__ADS_1
Ada beberapa benda pusaka yang dipajang di lantai enam. Pandangan Xiao Mi terpaku pada sebuah cambuk yang berharga lima ratus ribu batu roh.
Cambuk tersebut diberi nama Cambuk Naga Api. Sangat cocok untuk jurus Cambuk Dewa Matahari yang digunakannya.
"Xiao Mi,kau menginginkan cambuk ini?" untuk pertama kalinya White String bertanya kepada Xiao Mi.
Xiao Mi mengangguk kecil ke arah White String. "Ini benda pusaka yang langka. Terlebih lagi cambuk ini sangat cocok untuk jurus Cambuk Dewa Matahari yang aku gunakan," Xiao Mi menatap Cambuk Naga Api dengan penuh minat.
White mengerutkan dahinya, "Coba kau rasakan dengan rohmu. Kau akan menemukan semacam penghalang yang menyembunyikan roh senjata. Tanpa roh,benda pusaka hanya disebut senjata kelas tinggi."
Xiao Mi terkejut karena saat memeriksa lebih teliti Cambuk Naga Api,dia benar-benar tidak bisa merasakan roh senjata. "Kakak,kau benar-benar luar biasa. Kau bahkan bisa melihat cacat dari sebuah senjata hanya dengan melihatnya," Xiao Mi tidak mewarisi ingatan White String dari masa lalu,jadi ia tidak tahu kalau White String pernah membeli cambuk ini di kehidupan sebelumnya.
"Aku bisa memberimu cambuk yang lebih baik nanti. Mau ke lantai tujuh?" White String mengambil inisiatif untuk mengajak Xiao Mi ke lantai berikutnya. Daripada dia diseret-seret lagi.
"Ya ampun,jika kau tidak mampu membelikannya barang,jangan repot-repot datang ke Paviliun Teratai Emas. Nona Manis, bagaimana jika kau menemaniku malam ini? Lalu akan aku berikan barang-barang yang kau mau. Sebut saja semuanya."
Xiao Mi menatap orang yang mengatakan kalimat tersebut. Ternyata seorang pemuda berusia di awal tiga puluhan. Penampilannya sangat buruk dengan jerawat yang menghiasi segala sudut wajahnya. Dia juga yang mengikuti White String dan Xiao Mi dari toko aksesoris.
Ketika Xiao Mi ingin membalasnya,White String menarik pergelangan tangannya. "Dia adalah putra ketiga Walikota Chang. Bukan hal yang baik untuk menyinggungnya," White String mengisyaratkan Xiao Mi dengan gelengan.
"Dia berani mengatakan kau tidak mampu,kak. Biarkan aku memberinya pelajaran,agar dia tahu kalau kita tidak mudah disinggung," Xiao Mi mendecak kesal saat melemparkan tatapan tajam ke arah Chang Ning.
"Oh?Jadi itu kakakmu. Betapa menyedihkannya. Tawaranku masih berlaku,lho Nona Manis. Hiburlah aku malam ini,hahaha," Chang Ning benar-benar menuangkan minyak ke dalam api.
Tanpa sadar,Xiao Mi telah melepaskan aura seorang Pendekar Langit. Chang Ning yang sebelumnya tertawa lepas menggigil ketakutan. Para pengawalnya mengutuk Chang Ning karena kecerobohannya menyinggung seorang ahli yang kuat.
__ADS_1
"K-kau seorang Pendekar Langit!!"
Walaupun Kota Chang adalah kota besar, keberadaan Pendekar Langit masih dihormati. Apalagi jika dia terlihat sangat muda, seperti Xiao Mi.
"Senior,maafkan aku,mataku buta. Tolong biarkan aku pergi," sikap Chang Ning berubah 180 derajat setelah mengetahui kekuatan Xiao Mi.
Xiao Mi sudah mengumpulkan Qi di tangan kanannya,bersiap untuk melayangkan pukulan ke arah Chang Ning. Tapi White String menepuk punggungnya.
"Sudahlah,jangan terlalu dipikirkan," White String tersenyum ke arah Xiao Mi, menjadikannya memiliki rona merah muda tipis di pipinya.
'Ya ampun,perasaan apa ini?' Xiao Mi mati-matian menahan gejolak di dalam hatinya.
Xiao Mi melihat Chang Ning sekilas,kemudian mendengus dingin, "Hmph!Pergi kau dari hadapanku. Jangan berpikir karena kau adalah anak Tuan Kota,aku akan takut kepadamu."
Chang Ning tidak berani tinggal lebih lama. Dia dan para pengawalnya segera meninggalkan Paviliun Teratai Emas.
Jika saja Paviliun Teratai Emas tidak melarang pertarungan,Chang Ning sudah berubah menjadi **** gemuk oleh pukulan-pukulan dari Xiao Mi.
〜〜〜
Astaghfirullah,malah jadi inces😂
Ga peduli penulis mah hiya hiya hiya,yang penting alur cerita tetep jalan:v
-Hin,daftar pencarian orang gila nomor satu
__ADS_1