White String(Up Di Book Sebelah)

White String(Up Di Book Sebelah)
Bab 18


__ADS_3

Sekelompok undead yang setingkat Pendekar Langit melayang di udara. Mereka melemparkan bola-bola energi hitam ke arah para Tetua Gunung Seribu Pedang.Bola-bola energi tersebut meledak di dekat beberapa Tetua dan menyebabkan mereka terluka parah.


"Hmm? Aku tidak menyangka Guci Darah akan mampu memproduksi Bom Setan yang terbuat dari hawa iblis murni. Ini cukup merepotkan,sih," White String sama sekali tidak merasakan takut karena di kehidupan sebelumnya dia pernah melawan ratusan ribu pasukan undead dan masih selamat.


"Mundur ke Batas Prasasti dan aktifkan Formasi Suci," White String dengan tenang mengomando Para Tetua. Para Tetua hanya bisa menuruti White String karena nasib sekte mereka ada di ujung tanduk.


Setelah mereka mundur ke garis dalam Batas Prasasti, kemilau keemasan tipis melapisi Gunung Seribu Pedang. Lapisan tersebut adalah Formasi Suci yang dipasang untuk menghindari energi kegelapan dari roh-roh jahat.


Roh-roh jahat yang coba mendekati Gunung Seribu Pedang menjerit ketakutan ketika menyentuh Formasi Suci. Pasukan undead juga tertahan karena tidak bisa melewati Batas Prasasti ditambah Formasi Suci.


Tapi Formasi Suci hanya bisa bertahan selama enam jam sebelum fondasinya hancur dan runtuh. White String akan bisa memanfaatkan seluruh kesempatan untuk membantai habis seluruh pasukan undead. Ah Mei juga tak mau ketinggalan untuk membasmi roh-roh jahat yang tersisa.


"Bodoh! Jangan berpikir formasi sederhana seperti ini akan menahan kami!" salah satu undead terbang berseru ketika terus membombardir dinding formasi dengan Bom Setan.


"Aih~, sepertinya kalian melupakanku," White String bersiap-siap dengan menarik pedangnya. Salah satu undead tertawa, "Hahaha,apa yang bisa dilakukan bocah sepertimu? Paling-paling hanya menggertak."


"Menggertak atau tidak,kau akan tahu sendiri," White String mulai mengalirkan Qi-nya ke dalam pedang. Sebuah cahaya menyilaukan tersebar ketika White String melakukan tebasan tunggal ke arah pasukan undead.


Energi meledak dari tebasan dan gelombang kejut menyapu Formasi Suci,hampir saja menghancurkannya. Pedang yang digunakan langsung retak dan hancur karena tidak mampu menahan tenaga White String."Sepertinya aku butuh pedang baru," gumam White String.


Tapi setelah gelombang kejut hilang,yang paling mengejutkan adalah bahkan sebuah daun pun tidak terpengaruh oleh tebasan tersebut!


"Hahaha, apa kau hanya bermain-main? Itu tidak geli sama sekali," salah satu undead tertawa lantang. Para Tetua juga bingung dengan apa yang telah terjadi. Apalagi saat melihat White String tersenyum misterius dari balik topeng gioknya.


Tiba-tiba lebih dari setengah pasukan undead meledak menjadi serpihan daging. Undead yang tersisa segera terlilit tali putih dan ikut meledak.

__ADS_1


*Mulai saat ini undead terbang akan disebut vampir, terutama karena mereka punya kecerdasan


Para Vampir melotot tak percaya,apalagi Para Tetua Gunung Seribu Pedang. Karena undead hanya memiliki naluri,pasukan undead terus maju hanya untuk diledakkan.


"TIDAK MUNGKIN!!ARGHH!" pemimpin Vampir berteriak frustasi. Dia kemudian mengeluarkan sebuah cakram emas yang menyedot pasukan undead seperti lubang hitam.


White String mengerutkan keningnya. Dia sudah tahu hal ini akan terjadi. Setelah seluruh pasukan undead tersedot,cakram terbang dari tangan Vampir dan berputar.


Aliran mayat keluar dari cakram dan membentuk siluet sebuah makhluk. Badak yang seluruh tubuhnya terbuat dari mayat hidup!


White String tetap tenang. Dia mencabut pedang lain dari cincinnya dan bersiap untuk melakukan tebasan yang kedua.


"Cepat hentikan dia!" Vampir berseru marah. Beberapa bawahannya segera maju dan mencoba menghadang White String.


Mereka menyerang White String dari segala arah. Tapi White String cukup gesit dan langkahnya tidak bisa ditebak. Para Vampir yang menghalanginya diliputi rasa marah dan takut.


"Mau menghentikanku? Kalian terlalu naif untuk itu," White String tersenyum dingin saat mengirim tebasan kedua. Tubuh monster badak terbelah menjadi dua dan mengubahnya menjadi debu.


Pemimpin Vampir dan bawahannya segera menyerang White String dengan membabi-buta. Gelombang undead lain juga mulai bermunculan walaupun tidak sebanyak yang pertama.


Meskipun begitu,dengan cepat White String bisa mengatasi mereka semua. Setelah menyelesaikan Vampir terakhir, kesunyian melenggang.


Di tengah kesunyian,sebuah energi meledak dan menabrak White String. Ia memblokir serangan dengan menyilangkan kedua tangannya.


Tapi White String terlalu meremehkan serangan tersebut. Ia dibuat terbang mundur dan perlu melompat beberapa kali untuk menstabilkan pijakannya.

__ADS_1


Topeng gioknya retak dan hancur. Menampilkan figur sempurnanya yang bisa memikat para kaum hawa. White String tertegun melihat para murid perempuan yang histeris melihat wajahnya.


White String mengambil set  topeng giok putih dan segera memakainya. "Apapun yang terjadi,jangan melewati Batas Prasasti. Kalau kalian ingin membantu,tetap diam di tempat!" White String memberi perintah sebelum terbang kembali ke pintu selatan.


Dia melepaskan ribuan pedang Qi dan menggunakan Persepsi Spiritual untuk mengetahui posisi lawannya. Sadar dia terpojok,Yin Zeng keluar dari persembunyiannya. Dia seorang ahli Pendekar Dewa!


"Aku tak menyangka Guci Darah akan mengirim seseorang seperti Tetua Yin Zeng untuk berurusan dengan sekte menengah seperti Gunung Seribu Pedang," White String mencibir. Yin Zeng adalah salah satu Tetua Guci Darah yang pernah berhadapan dengan Klan Long di kehidupan sebelumnya.


"Siapa juga yang menyangka kalau akan ada ahli sekuat dirimu di sekte kecil seperti ini. Kau bahkan mengenaliku. Apa kau dari sekte Danau Dalam atau sekte Pedang Awan Dewa?" Yin Zeng penuh tatapan menyelidik.


"Asalku? Itu tidak penting!" White String tidak memiliki keinginan menjawab pertanyaan dari orang yang akan mati. Dengan pikirannya,tali putih yang tak terhitung jumlahnya mencoba melilit Yin Zeng.


"Mainan anak kecil!" Yin Zeng tersenyum mengejek saat mengayunkan pedangnya. Tapi wajahnya berubah kosong ketika pedangnya hancur berkeping-keping saat berdentangan dengan tali putih misterius.


Sudut bibir White String terangkat. Bahkan benda pusaka akan kesulitan untuk menggores akar roh surgawinya. Apalagi hanya senjata tingkat tinggi milik Yin Zeng.


"Dalam serangan mendadak tadi,kau telah menggunakan 80% kekuatanmu. Sekarang kau bahkan tidak memiliki sepersepuluh dari kekuatan aslimu," kata-kata White String langsung menembus Yin Zeng di dada. Memang benar,ia sama sekali tidak bisa menggunakan sepersepuluh kekuatannya.


Yin Zeng berteriak marah. Dia melesat sambil melayangkan serangan tapak. Sebelum serangannya menyentuh White String,akar besar menembus tubuhnya.


"Uhuk...uhuk..." Yin Zeng memuntahkan seteguk darah segar."Kamu...." Yin Zeng merasakan kekuatan aneh menyedot jiwanya. Ketika dia ingin mengumpat,dia hanya bisa memuntahkan seteguk darah lagi.


"Mei'er,jangan membunuhnya dulu. Dia masih berguna untuk kita," White String berkata dengan tenang. Sosok lain berambut merah melayang di samping White String.


〜〜〜

__ADS_1


Ane sebagai Bakul Ganyong (atau bisa dipanggil Hin),akan sangat berterimakasih kepada yang bersedia berbuat kebaikan dengan men-share/mem-vote novel ini:v


__ADS_2