White String(Up Di Book Sebelah)

White String(Up Di Book Sebelah)
Bab 34


__ADS_3


Yang diatas itu ga lucu asli


〜〜〜


Gelombang panas yang dipancarkan Phoenix memang tidak sekuat milik Qilin Langit, tapi itu bisa dengan mudah mempengaruhi pikiran seseorang jika tidak waspada.


Long Shan mulai merasakan dunia di sekitarnya melengkung sebelum berubah menjadi gelap gulita.


Dari dalam kegelapan, sepotong nyala api muncul dan membesar. Di dalam nyala api,siluet Phoenix Berkepala Tujuh perlahan-lahan semakin jelas.


Siluet Phoenix Berkepala Tujuh memancarkan tekanan yang mengancam untuk menghancurkan jiwa siapapun menjadi setitik debu.


Phoenix menepuk punggung tangannya. "Jangan khawatir. Setelah jiwamu lenyap, aku akan menggantikanmu mengambil warisan tersembunyi."


Niat Phoenix untuk mengambil alih tubuh Long Shan dengan mudah ditebak. Tapi Long Shan sendiri tidak punya niatan untuk menyerah pada keinginan Phoenix. Toh,dia tokoh utama.


Dengan jentikan jarinya,tekanan menghilang tanpa jejak. Ruangan yang gelap juga berubah menjadi seputih kapas.

__ADS_1


"Serangan jiwamu tidak berarti apa-apa bagiku," dengan lambaian tangannya,Long Shan membalikkan tekanan kepada Phoenix.


Phoenix merasakan sakit kepala berat di kepalanya. Sebuah energi aneh juga menghalanginya untuk bernapas. Walaupun dia dalam bentuk jiwa, dia merasakan bahwa itu nyata.


Di dunia nyata, Ratu Rubah yang telah tersadar kebingungan melihat wajah Phoenix yang sepucat kertas. Dia beberapa kali melihat Phoenix melakukan serangan jiwa,tapi baru kali ini ia melihat Phoenix Berkepala Tujuh sampai seperti ini.


Ratu Rubah melirik Long Shan yang matanya sama-sama terpejam. Bedanya tidak ada emosi apapun yang terukir. Seolah-olah dialah yang melakukan serangan jiwa.


Dengan hembusan nafas, Ratu Rubah memasuki alam bawah sadar mereka.Sedangkan kadal dan Qilin memilih diam di samping.


Dari salah satu sisi ruangan putih, Ratu Rubah muncul dengan ekspresi tidak percaya.


Dia memiliki pengetahuan tentang sejumlah besar kekuatan Phoenix dan tahu bahwa yang terakhir tidak lebih lemah darinya.


Para pendekar biasa tidak mau repot-repot mengolah jiwanya karena menganggap kemampuan jiwa tidak akan berpengaruh terhadap kemampuan bertempur.


Ratu Rubah bisa menerima kalau Long Shan bisa mengalahkan Raja Qilin Langit dan garis darah Naga Kuno. Tapi mengetahui dia juga memiliki jiwa yang sangat kuat membuatnya ingin mencari sebuah dinding untuk membenturkan kepalanya.


Tiba-tiba dunia di sekitar mereka kembali melengkung dan memudar.

__ADS_1


"Uhuk!Uhuk!"


Phoenix memuntahkan seteguk darah segar akibat sebagai dampak balik dari serangan jiwa. Ratu Rubah memiliki keadaan yang lebih baik,ia hanya mengalami sedikit sakit kepala dan sesak nafas.


"Apa masih ada niat untuk menghentikanku?"


Phoenix menggertakkan giginya dalam diam. Mereka berempat telah menjaga prasasti selama bertahun-tahun lamanya demi untuk warisan tersembunyi.


Melihat mereka hanya diam,Long Shan menghela napas. "Apapun yang ada di dalam warisan tersembunyi,kalian pasti akan mendapatkan bagiannya. Lagipula kalian telah menjaga tempat ini begitu lama."


Keempat siluman saling berpandangan dengan bingung. Warisan tersembunyi adalah sebuah harta yang mampu membawa mereka untuk keserakahan.


Manusia memiliki nurani,bahkan jika ia telah membantai jutaan umat manusia. Long Shan merasa tidak enak hati jika mengambil semua keuntungan untuk dirinya sendiri.


Ia harus berterimakasih kepada empat Raja Siluman. Jika bukan karena mereka,bukan tidak mungkin ada beberapa orang yang merebut warisan tersembunyi.


〜〜〜


Chapter mingguan : 1/5

__ADS_1


maapkeun Hin,huwee...


Kemaren servernya eror jadi telat up 😭😭


__ADS_2