
Beberapa goresan terlihat di berbagai sisi wajah datar White String. Sedangkan dua siluman tergeletak babak belur di atas tanah.
Loh? Kok udah babak belur? Karena mcnya terlampau op dan penulis malas untuk mengetik beberapa adegan.
"Hei,kau tadi ingin menjadikanku persembahan kan? Apa kau ingin mengatakan sesuatu?" White String mencengkeram erat cambuk di tangannya sambil menatap Raja Qilin Langit yang gemetar ketakutan.
"J-jangan harap kau bisa mendapatkan apapun dari kami,dasar manusia bodoh!" Qilin mengumpat keras di dalam hatinya. Ia menyesal telah meremehkan manusia yang tampak lemah di hadapannya ini.
Kadal mengalami keadaan yang jauh lebih buruk. Walaupun seluruh tubuhnya dipenuhi oleh sisik batu, ia tetap mengalami luka yang sangat parah.
Dua Raja Siluman kalah melawan seorang manusia. Mereka akan menerima ejekan seumur hidup mereka jika masih bisa hidup.
White String mencabut pedang pendek dan menyimpan cambuknya."Permata siluman kalian sepertinya berharga ya? Bagaimana jika diberikan kepadaku saja?" White String menunjukkan eyesmile-nya yang sekarang terlihat seperti senyum malaikat maut.
Qilin dan kadal sama-sama bergidik ketakutan. Permata siluman itu seperti baterai hidup mereka. Jika itu diambil paksa ketika mereka hidup, mereka akan menerima kematian yang menyakitkan.
__ADS_1
"Dasar manusia tak tahu malu!" Qilin Langit mengembunkan semua Qi-nya yang tersisa ke dalam Dantian,bersiap meledakkan dirinya sendiri.
Sesaat sebelum ledakan,Qilin merasakan ketukan lembut di kepalanya. Kemudian,semua Qi yang dikumpulkannya menghilang tanpa jejak.
"Otakmu sepertinya sedikit bermasalah. Katakan,apa yang kalian maksud dengan warisan tersembunyi," White String tetap setia memasang senyumnya.
"Warisan tersembunyi adalah peninggalan seorang pendekar hebat. Warisan tersembunyi dapat membawa kami ke alam Kaisar Siluman dalam sekali jalan," seolah terkena hipnotis,Qilin menjawab tanpa sadar.
Saat mengetuk kepala Qilin Langit, White String mengirim lonjakan Qi. Qilin Langit yang dalam kondisi setengah sadar dapat dengan mudah dikendalikan pikirannya oleh White String.
"Kau yang kadal, seluruh keluargamu adalah kadal! Aku ini naga,bangsaku sangat terpandang dibawah langit. Tapi kau manusia sial-..."
"Apa kau tahu siapa pendekar yang meninggalkan warisan tersebut? Beri tahu aku rinciannya."
"Kami tidak tahu.Setelah menyegel warisannya pada sebuah altar,dia pergi begitu saja dengan meninggalkan prasasti di dekat altar...."
__ADS_1
Kadal sekarang mengerti mengapa Qilin menjawab pertanyaan White String tanpa perlawanan. Pikirannya juga telah dikendalikan.
"Karena kalian telah mengatakan rahasia dari warisan tersembunyi, bagaimana jika kalian membawaku ke sana? Tapi sebelum itu,aku ingin menjadi tuan kalian," White String mengelus kepala dua siluman tersebut seperti mengelus kepala anak anjing.
"K-kami bersedia menjadi bawahan Tuan! Kami akan membawa Tuan kepada warisan tersembunyi."
Qilin dan kadal sama-sama tidak bisa menolak perkataan White String. Mereka terus mengatakan iya walaupun di pikiran mereka mengatakan tidak.
"Baguslah, sekarang aku akan merawat luka kalian dulu. Jangan lupa jelaskan situasi Phoenix Berkepala Tujuh dan Ratu Rubah Berekor Sembilan," Qilin dan kadal bersyukur karena senyum White String tidak semengerikan sebelumnya.
Karena mereka sudah menjadi bawahannya, mereka tidak bisa menyembunyikan apapun karena loyalitas, "Mereka berdua tidak sekuat kami berdua. Tapi mereka sangat licik dan penuh tipu daya. Untuk lebih jelasnya akan dirincikan bab depan...."
Seperti yang dikatakan kadal,eh naga tadi, bab 32 bersambung di sini. Bab ini mungkin jadi bab terakhir minggu ini yang dipublish,karena minggu depan penulis ada UAS ONLINE dan harus rajin belajar agar bisa menggapai cita-cita ╥﹏╥
Doakan UAS-nya mudah ya,readers-san. Biar penulis bisa tetep up¯(ツ)/¯
__ADS_1