White String(Up Di Book Sebelah)

White String(Up Di Book Sebelah)
Bab 36


__ADS_3

"Bagaimana?"


Long Shan baru menyadari ada empat makhluk lainnya di sana. "Sudah berapa lama waktu yang berlalu?" Long Shan cukup penasaran dengan perlambatan waktu dunia lain yang dimaksud oleh DiaoFei.


"Sekitar dua hari, memangnya kenapa?" Phoenix menjawab pertanyaan Long Shan dengan heran.


Dua hari. Jika ia menghitung waktu yang berlalu bersama DiaoFei,itu hanya sekitar empat puluh napas. Dengan adanya 48 jam dalam dua hari,maka perlambatan waktunya adalah sekitar seratus dua puluh kali waktu asli.


Menggelengkan kepalanya,Long Shan tidak sedang ingin memikirkannya. Aturan dunia lain ini terlalu rumit.


Ia melebarkan kesadarannya ke dalam Ruang Bintang,untuk menyadari bahwa Ruang Bintang telah berubah menjadi Alam Bintang.'Apa bedanya? Hanya berganti nama,' Long Shan mendecakkan lidahnya.


"Ayo kita lihat warisannya," dengan lambaian tangannya, ia membawa keempat Raja Siluman ke dalam Alam Bintang.


Alam Bintang tidak lagi memiliki langit gelap dengan bintang yang berkelap-kelip. Tetapi ribuan lampion yang menghiasi langit seperti perayaan festival. Bisa ditebak lampion-lampion tersebut adalah manual kultivasi dan teknik bertempur.


Daratan juga banyak berubah. Sebuah taman yang sangat indah muncul setelah penyatuan dengan warisan tersembunyi. Jika dilihat lebih teliti, keseluruhan isi taman adalah herbal langka yang berusia ribuan tahun.


Dengan energi spiritual yang lebih terkonsentrasi berkali-kali lipat dari sebelumnya, udara terasa sangat ringan dan segar. Segala kelelahan yang dialami Long Shan terasa menghilang.

__ADS_1


"Kalian bisa mengikutiku sementara waktu unt-..."


Saat Long Shan menoleh kepada keempat Raja Siluman, dia menemukan mereka telah tertidur dengan posisi saling menyenderkan punggung.


Jika dia memiliki beberapa Raja Siluman yang membantunya, ia tidak akan khawatir dengan ancaman bangsa siluman. Ia akan berbicara dengan mereka nanti jika mereka sudah bangun.


Setelah beberapa pertimbangan, Long Shan memutuskan untuk memeriksa Wu Ao, yang ia segel di Alam Bintang beberapa bab yang lalu.


✾✾✾


"Hey,itu curang!"


"Enak saja! Kau pasti curang!" 


Long Shan tidak dapat berkata-kata karena terkejut. "Di-DiaoFei? Mengapa kau ada di sini?" di Gua Bintang sebelumnya, pecahan DiaoFei segera menghilang setelah bergabung dengan Kitab Jalan Langit.


"Oh, Long Shan. Aku punya lebih banyak hawa kehadiran, sehingga bisa mempertahankan diriku. Apa kau ingin bermain Go denganku? Orang ini cukup payah," DiaoFei berkata dengan santai.


"Siapa yang kau sebut payah? Kau saja yang curang!" Wu Ao merasa tidak terima karena selalu kalah dari DiaoFei.

__ADS_1


Long Shan berpikir, bahkan jika DiaoFei tidak memiliki kemampuan bertarung yang sama seperti dulu,dia masih memiliki ingatan dari tubuh utama. Mustahil untuk mengalahkan di dalam permainan kecil seperti Go jika tubuh utama menguasai seni Go.


"DiaoFei,aku masih ada kepentingan di dunia luar. Dan Wu Ao,Guci Darah telah menghilang dari daratan ini. Apa kau mau menempuh hidup sederhana sebagai petani di sebuah desa?" Long Shan tidak memiliki keperluan khusus dengan Wu Ao.


Walaupun ia memiliki kekuatan yang hampir sama dengannya, ia masih menyerahkan pengambilan keputusan kepadanya. Ia bukan tipe orang yang suka memaksa.


Mendengar pertanyaan Long Shan,Wu Ao mendengus dingin, "Apa yang kau pikirkan? Dunia luar terlalu kejam. Lagipula aku disegel di sini."


Long Shan tersenyum masam, "Aku yang menyegelmu di sini. Lagipula segel ini tidak akan bertahan lama. Lima hari paling banyak."


"Bahkan jika segelnya telah dilepas,aku tidak akan pergi dari tempat ini. Memangnya apa hubunganmu dengan pemuda bersayap beberapa hari yang lalu?" Wu Ao mempertanyakan identitas Long Shan. Yang ia ingat adalah seorang pemuda berjubah putih yang menyegelnya.


Kedutan muncul di dahi Long Shan,tapi ia memaksakan untuk tersenyum. "Aku orang yang kemarin. Jika bukan,aku tidak akan bisa masuk kemari," Long Shan mengeluarkan tali putih dari balik lengan bajunya.


"Jadi kau memang yang kemarin. Tapi pasti kau curang, bagaimana bisa kau menang berturut-turut seperti itu?" Wu Ao langsung mengalihkan perhatiannya kepada permainan Go, tidak menghiraukan Long Shan sama sekali.


DiaoFei tertawa kecil. Menurutnya Wu Ao ini sangat payah dalam permainan Go. Wu Ao belum dapat mengalahkannya sejauh ini.


"DiaoFei,buat dirimu nyaman di sini. Aku harus kembali ke Gunung Seribu Pedang," Long Shan berpamitan sebelum keluar dari Alam Bintang.

__ADS_1


"Ya,baiklah. Jangan lupa untuk bermain Go bersamaku setelah ini," DiaoFei melambaikan telapak tangannya seolah mengantar adiknya pergi berangkat ke sekolah.


__ADS_2