White String(Up Di Book Sebelah)

White String(Up Di Book Sebelah)
Bab 19


__ADS_3

"Hu'uh,dia yang mengendalikan undead dan roh-roh jahat untuk menyerang kita. Kenapa kita harus membiarkannya hidup?" Ah Mei menggerutu dengan lucu di samping White String.


"Kau akan melihatnya," White String mengumpulkan energi jiwa di jarinya dan mengetuk ruang diantara alis Yin Zeng. Yin Zeng mengeluarkan teriakan memilukan saat sesuatu ditarik keluar dari jiwanya.


Sebuah berkas cahaya keluar dari glabella Yin Zeng menuju glabella White String. "Apa itu?" Ah Mei penasaran karena tiba-tiba Yin Zeng berubah linglung dengan raut wajah yang kosong.


"Bukan apa-apa,aku hanya menarik ingatan jiwanya," White String berkata dengan santai. Ingatan jiwa berisi seluruh ingatan seseorang selama hidup. Setelah itu ditarik, seseorang akan kehilangan ingatan permanen. Beberapa bahkan menjadi gila karena amnesia permanen.


Teknik ini sangat ampuh untuk investasi. Tapi karena dianggap sangat kejam dan tidak manusiawi, teknik ini secara keras dilarang. Teknik ini juga sangat sulit dikuasai, beberapa orang mungkin bingung bagaimana White String menguasai teknik tersebut.


"Kakak kejam sekali," Ah Mei bergidik ngeri. "Terserah. Aku akan menyerahkan Yin Zeng untuk diurus," White String terbang ke tengah sisa-sisa undead.


Ia menggigit jarinya dan menulis pola prasasti dengan darahnya. Dari bawah kakinya, cahaya kehijauan bersinar menyinari mayat undead. (Undead mayat,kan?)


Mayat-mayat tersebut berubah menjadi serpihan cahaya dan seberkas tipis aura jiwa membumbung ke langit. "Semoga kalian bisa bereinkarnasi dan menjadi orang baik di kehidupan selanjutnya," White String berdoa kepada Kaisar Langit.


"Tadi kau bertindak sangat kejam dengan Yin Zeng. Sekarang kau menggunakan darahmu untuk mengirim jiwa-jiwa yang terkekang ke neraka untuk bereinkarnasi. Apa itu semacam pertobatan setelah melakukan dosa?" Ah Mei sekali lagi dibuat bingung dengan White String.


"Yin Zeng membawa ribuan undead untuk menyerang Gunung Seribu Pedang. Tapi undead-undead itu sendiri tak tahu apa yang mereka lakukan. Mereka hanya digunakan menjadi boneka perang. Tapi sebelum mereka dijadikan undead, mereka masih manusia. Mereka layak untuk mendapatkan kehidupan selanjutnya," White String perlahan melepas topeng gioknya dan mengeluarkan tatapan yang dalam.


Ah Mei bisa merasakan kekaguman muncul untuk White String di lubuk hatinya. "Setelah ini,apa yang kita lakukan?" Ah Mei memandang langit yang mulai menampakkan cerahnya. Walaupun saat itu musim dingin, kehangatan bisa dirasakan saat melihat cahaya matahari bersinar dari balik awan-awan seputih kapas.


Sebagian tempat telah dihancurkan oleh serangan siluman. Belum lagi dampak serangan undead. Tapi karena jasa White String, korban jiwa saat ini dari Gunung Seribu Pedang mencapai rekor paling sedikit.


Para Tetua sibuk mengatur kembali para murid ketika White String menyibukkan diri di Ruang Bintang.


✾✾✾


Ruang Bintang


Kalender Kekaisaran Shu,

__ADS_1


Tahun 1402 bulan pertama


Setelah mencoba beberapa metode, White String belum bisa memecahkan prasasti yang didapatnya dari Kota Mo. Baru saja ia menyimpan kembali prasasti ketika Ah Mei mendatanginya.


"Kakak,kau tidak penasaran dengan apa yang kau lakukan dengan fragmen-fragmen prasasti berdebu itu?" Ah Mei sedikit cemberut karena ekspresi tidak mau tahu White String.


"Prasasti-prasasti itu peninggalan Suku Jiwa. Kau pasti telah mempelajari mereka dan menemukan sesuatu," White String memfokuskan pikirannya untuk mulai menulis kaligrafi.


"Apa kakak bisa membaca pikiran orang? Aku baru saja menemukan sesuatu," Ah Mei berusaha untuk tidak terkejut.


"Nah, memangnya apa yang kau temukan?" White String sibuk dengan kaligrafinya. Ah Mei sedikit senang karena White String akhirnya menunjukkan tanda-tanda tertarik.


"Aku jamin kau akan terkejut saat melihatnya," Ah Mei menyingkirkan peralatan melukis White String dan menariknya.


Fragmen-fragmen prasasti disusun oleh Ah Mei menjadi sebuah prasasti besar. Tapi ada satu bagian bagian yang hilang.


"Lihat,ini adalah prasasti lengkap peninggalan Suku Jiwa. Tapi ini belum benar-benar sempurna, jadi aku tidak bisa mengetahui apa isi prasasti ini," Ah Mei sedikit merasa kesal.


"Hanya oh? Kakak tidak merasa terkejut?" malah ah Mei yang merasa terkejut. "Hanya sedikit yang bisa membuatku terkejut. Jika aku merasa terkejut, aku akan lebih terkejut lagi," kata-kata White String membingungkan Ah Mei.


White String kemudian mengeluarkan sebuah potongan prasasti."Bukankah itu prasasti dari Kota Mo?" Ah Mei memperhatikan pola di atas prasasti.


White String meletakkan prasasti di bagian kosong. Tanpa diketahui, prasasti tersebut malah saling melengkapi. Pola di atas prasasti bersinar terang.


"Berhasil!" White String dan Ah Mei berseru dengan gembira. Prasasti mulai menyusut dan membentuk sebuah buku yang melayang.


White String dan Ah Mei saling berpandangan. Sebelum akhirnya White String mengulurkan tangannya untuk mengambil buku tersebut.


Tiba-tiba White String merasakan dirinya jatuh ke dalam kekosongan tak berujung. Dia melayang di atas sebuah jurang tak berdasar.


Di tengah-tengah kebingungannya, pemandangan di sekitarnya berubah menjadi kedalaman laut. Gelombang terus-terusan mencoba menyapu White String, tapi ia berhasil bertahan.

__ADS_1


Dalam beberapa waktu, Qi-nya mulai bergerak secara acak ke arah meridiannya. Meridian dibagi menjadi delapan saluran besar dan seratus tiga puluh saluran kecil. Ada juga meridian kecil yang berjumlah ribuan.


White String merasakan seluruh meridian kecilnya membuka. Dalam keadaan normal, pendekar biasa hanya bisa membuka delapan saluran besar dan tujuh puluh dua saluran kecil.


Dirinya telah membuka delapan saluran besar dan seratus tiga puluh saluran kecil. Itupun sudah sangat langka dan prosesnya sangat sulit.


Mustahil membuka meridian kecil. Karena letaknya berbeda-beda setiap orang. Juga susunan membuka meridian harus benar. Jika tidak, seseorang akan meledak.


Tapi White String akhirnya menemukan jawaban kenapa meridian kecil sangat sulit dibuka. Ternyata meridian kecil yang pertama kali harus dibuka terletak tiga inci di atas Dantian-nya. Letak meridian kecil memang berbeda setiap orang, tapi susunannya sama.


Dantian-nya menjadi semakin luas. Seolah-olah Qi-nya tak terbatas. Suara krak kecil terdengar ketika sepasang sayap putih besar tumbuh dipunggungnya.


Kesadaran White String mulai kembali ke dunia nyata. "Ini..." White String tidak bisa berkata-kata dengan sayap di punggungnya.


Ah Mei membuka mulutnya lebar-lebar sampai sebuah telur bisa dimasukkan ke dalamnya. "Kau menumbuhkan Sayap Dewa!" Ah Mei tiba-tiba berseru ditengah-tengah keterkejutannya.


"Ini memang Sayap Dewa. Pasti ada kaitannya dengan buku ini," White String mengalihkan perhatiannya pada buku berjudul Ketiadaan Tanpa Akhir di tangannya.


"Nak, selamat atas keberhasilanmu mendapatkan Sayap Dewa. Mulai saat ini,kau akan mendaki jalan yang akan mengantarkanmu menuju kebenaran," suara DiaoFei bergema di dalam pikiran White String.


"Sayap Dewa hanya ada di dalam legenda. Orang yang memiliki Sayap Dewa akan memiliki kemungkinan untuk mencapai alam Dewa Sejati," Ah Mei masih merasa sangat terkejut.


"Buku ini peninggalan Suku Jiwa yang asli. Pasti ada banyak rahasia di dalamnya. Termasuk alam Dewa Sejati yang sangat misterius," White String mengangguk menyadari.


Dalam Legenda Benua Daratan Bulan,ada sebuah cerita yang sangat misterius. Itu adalah legenda tentang alam di atas alam Pendekar Langit. Dikatakan alam Dewa Sejati hanya bisa dicapai oleh orang-orang terpilih dari Kaisar Langit.


Kaisar Langit menyembunyikan banyak rahasia di bawah alam ciptaannya. Dan rahasia-rahasia tersebut telah menunggu untuk ditemukan.


〜〜〜


TBC gaez, tunggu besok yak:v

__ADS_1


__ADS_2