White String(Up Di Book Sebelah)

White String(Up Di Book Sebelah)
Bab 39 : Nenek Bei


__ADS_3

Villa Putih terasa sangat sepi. Seolah tidak ada kehidupan yang ada di dalamnya.


Long Shan mendorong pelan pintu gerbang. Halaman villa benar-benar bersih. Tidak ada daun kering yang terlihat mengotori halaman. Tapi kesunyian ini benar-benar aneh.


Pintu rumah terbuka. Bei Feng yang baru saja mengemasi selimut dan sprei sangat gembira saat melihat Long Shan kembali.


"Tuan,anda kembali!" Bei Feng melempar tumpukan selimut ke pelayan yang entah sejak kapan berada di sampingnya.


Tanpa mempedulikan statusnya, Bei Feng meluncur untuk memeluk Long Shan seperti seorang nenek yang bertemu cucunya.


"Uhuk! Bei Feng,pelukanmu terlalu erat," Long Shan sedikit merasa tidak nyaman. Tak disangka,walaupun tubuh Bei Feng terlihat lemah tenaganya sangat kuat.


Bei Feng buru-buru melepaskan pelukannya. Tapi tubuhnya masih bergetar karena gembira.


Tidak meminta ijin Long Shan,Bei Feng menarik tangannya dan mengajaknya masuk ke dalam manor.


"Saat utusan bilang anda bertarung dengan Raja Siluman,kami sangat khawatir. Semua orang menganggap lampu kehidupan anda akan padam. Tapi,tapi..."


Bei Feng mendudukan Long Shan di meja makan,sambil menyajikan teh dan makanan kecil sambil terus mengoceh.

__ADS_1


"Siapa sangka anda masih akan kembali. Orang-orang yang tidak mengetahui kekuatan anda hanya bisa bergosip..."


Long Shan hanya diam untuk menanggapi Bei Feng. Dia tahu latar belakang keluarga Bei Feng.


Keluarga Bei adalah keluarga yang berkuasa di Kota Bei. Bei Feng sendiri merupakan garis keturunan terluar. Jadi dia hanya mewarisi marga Bei dari ayahnya.


Dalam tahun-tahun pahit kultivasi,Bei Feng menikah dengan seorang anak kepala pelayan sebuah keluarga besar. Menyadari bakatnya yang buruk,ia menyerah pada jalur kultivasi dan mengabdikan dirinya menjadi kepala pelayan.


Suaminya meninggal saat sedang melayani tuannya. Ini adalah pukulan terbesar dalam hidupnya. Ia kemudian mengasingkan dirinya ke Desa Yun.


Saat bertemu Long Shan,Bei Feng tidak bisa menahan perasaan hangat. Dirinya tidak memiliki anak dan tidak pernah mengikat janji pernikahan dengan siapapun kecuali mendiang suaminya.


Hal ini mendorong Bei Feng menganggap Long Shan sebagai cucu alih-alih Tuan Muda yang ia layani. Long Shan juga tidak keberatan, toh dia tidak pernah punya nenek di kehidupan sebelumnya.


"Nenek Bei,aku baik-baik saja. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan," Long Shan tersenyum manis ke arah Bei Feng.


Dipanggil nenek oleh tuannya,Bei Feng menjadi lebih bersemangat. Dia terus tersenyum lebar ke arah orang yang ia anggap cucunya itu.


"Tuan Muda apakah perlu sesuatu? Akan aku siapkan sesegera mungkin," Bei Feng semakin terlihat menjadi nenek yang memanjakan cucunya.

__ADS_1


"Duduk dan ceritakan apa saja yang telah aku lewatkan beberapa hari ini," Long Shan menepuk tempat duduk di sampingnya.


Bei Feng duduk di samping Long Shan dan mulai bercerita hal-hal yang ia lewatkan di Villa Putih sambil sesekali menyuapi Long Shan.


Aku juga pengin punya nenek biar disuapinT_T-Hin, penulis ter-ngenes seantero Planet Namek


Abaikan curhatan penulis di atas.


"Tuan Muda,murid-muridmu sangat rajin. Baru kemarin mereka keluar untuk berburu siluman tingkat rendah. Mereka seharusnya kembali siang ini."


Long Shan cukup puas dengan hal itu. Walaupun ia sering berpergian, murid-muridnya tidak mengendur. Dalam hatinya,ia berencana memberikan pelatihan lebih kepada mereka.


Dengan begitu, mereka dapat berpasitipasi dalam festival pertarungan yang akan dilakukan musim semi mendatang.


Asal mereka mengikuti instruksi Long Shan,tingkat Pendekar Kaisar ada dalam genggaman.


〜〜〜


Nenek Bei buat ane dong😭😭

__ADS_1


Ane kan juga may manja-manjaan,di rumah ane sendiri sih😭


__ADS_2