
Setelah kematian Qing Qin,tempat tersebut menjadi sedikit sunyi. Hanya ada ranting-ranting pohon yang ditiup angin. Karena tidak ada hal yang mendesaknya, White String melangkah pergi dari tempat tersebut.
Tapi tiga ahli Pendekar Dewa lain muncul. "Mereka benar-benar tidak kapok ya? Seharusnya kematian Qing Qin menjadi pukulan besar,tapi mereka malah mengirim tiga," White String menghela napas kasihan.
Tiga ahli Pendekar Dewa maju dengan marah. Bagaimana mereka tidak marah? White String melenyapkan ratusan ribu undead yang telah mereka buat. Ditambah lagi dia memasang Formasi Suci di sekitar Hutan Hitam.
Lalu,dia membunuh Qing Qin. Dan tentu saja, dengan sangat mudah. Jelas duel satu lawan satu tidak mungkin dilakukan jika lawannya adalah White String. Penulis pun dapat menjamin kalau ketiga Tetua tadi akan mati dengan tragis.
Beberapa waktu saat kalian masih membaca narasi, tak disadari ketiga Tetua yang merupakan ahli Pendekar Dewa tadi sudah pergi ke neraka untuk direinkarnasi.
Satu Tetua kehilangan kepalanya dan tewas seketika. Yang lain meledak menjadi genangan darah seperti Yin Qin di bab sebelumnya. Seorang lagi memiliki luka di seluruh tubuhnya akibat tusukan dari tali putih White String.
Padahal White String tidak bergerak dari tempatnya. Lain kali tolong ingatkan penulis untuk tidak membuat mc yang terlalu op karena bisa merusak keseimbangan dunia di dalam cerita.
Sesuai rencana, anggota kelompok White String yang telah selesai menjalankan tugasnya segera berkumpul di tempat yang disepakati.
__ADS_1
Saat mereka tiba, mereka berusaha menahan diri agar tidak terkejut karena White String berdiri dengan tenang padahal ada beberapa mayat Pendekar Dewa disekitarnya.
Para pendekar itu mati dengan cara yang terlalu tragis, sedangkan White String tidak tergores sedikitpun. Jika itu Pendekar Dewa lainnya, mereka mungkin telah kabur sejauh mungkin.
Di alam Pendekar Dewa,tiap terobosan kecil memiliki perbedaan bagai bumi dan langit. Walaupun begitu, memiliki ahli di tingkat kultivasi yang sama akan sedikitnya menimbulkan luka yang cukup parah.
Mereka menggelengkan kepalanya. Tidak lagi berniat membandingkan White String dengan pendekar normal lainnya. Itu hanya akan membuat mereka mati tersedak.
Anggota kelompok White String seluruhnya ada kurang dari 15 orang. Tapi mereka telah berhasil membangun sebuah formasi besar-besaran. Formasi tersebut bukan hanya Formasi Suci tentunya.
"Apa kita akan melanjutkan ke rencana B?" Qiao Qi dari sekte Bunga Perak memulai pembicaraan saat melihat semua orang telah berkumpul.
"Lalu bagaimana dengan pasukan undead?" Ah Mei sedikit khawatir karena Formasi Suci hanya mempan terhadap roh jahat.
"Tenang saja, undead-undead itu tidak akan melakukan apapun kepada kita," White String lagi-lagi tersenyum penuh makna. Yang lain hanya bisa pura-pura mengerti karena mereka memang tidak mengerti.
__ADS_1
✾✾✾
Dua belas orang termasuk Ah Mei dan Ah Yun melewati tumpukan mayat undead. Mereka kini mengerti mengapa White String mengatakan undead-undead itu tidak bisa melakukan apapun.Kecuali mereka dibangkitkan kembali oleh Pengendali Iblis, undead-undead itu hanya akan menjadi pupuk.
Tapi mereka juga bersyukur. Setidaknya mereka bisa menghemat tenaga mereka dari melawan undead-undead itu.
"Dilihat dari luka yang diderita mayat hidup ini. Kemungkinan besar yang melakukan ini adalah satu orang," salah seorang dari mereka yang telah memeriksa beberapa mayat tersenyum kecut.
"Orang itu benar-benar monster sejati!"
"Kemampuannya lebih mengerikan dari siluman ribuan tahun!"
Beberapa Tetua menambahi hingga terbentuk sebuah diskusi kecil. Ah Mei terlihat tenang-tenang saja, karena dia berusaha terbiasa dengan orang aneh itu.
Mereka terus berjalan menuju bagian utama dari sekte Guci Darah. Penulis memberi tahu kalau di dalam tanah terbang bisa berbahaya karena kemungkinan akan menabrak stalaktit.
__ADS_1
〜〜〜
Untuk yang bertanya kenapa White String memakai topeng giok daripada akar rohnya seperti di bab 1 ada satu alasan. Yaitu dia kesulitan berekspresi hanya dengan eyesmile^_^